Untuk memahami makna Tembok Ratapan, kita perlu melihat kembali sejarah Bait Suci Yahudi. Bait Suci Pertama dibangun oleh Raja Salomo dan menjadi pusat ibadah bangsa Yahudi hingga akhirnya dihancurkan oleh bangsa Babilonia pada 587 hingga 586 SM. Beberapa dekade kemudian, Bait Suci Kedua didirikan kembali dan selesai sekitar tahun 516 SM. Peristiwa ini menandai kebangkitan kembali kehidupan religius umat Yahudi di Yerusalem.
Berabad-abad setelahnya, pada masa pemerintahan Raja Herodes, Bait Suci Kedua diperluas secara besar-besaran hingga menjadi kompleks keagamaan yang sangat megah. Dalam proyek inilah dibangun dinding-dinding penahan raksasa untuk menopang perluasan area Bukit Bait Suci. Tembok Ratapan merupakan bagian dari dinding penahan tersebut. Meski bukan bagian dari ruang utama ibadah, tembok ini menjadi sisa fisik terdekat dari pusat spiritual yang pernah berdiri di sana.
Secara geografis, tembok ini terletak di sisi barat Bukit Bait Suci yang kini juga mencakup kompleks Masjid Al Aqsa. Karena posisinya yang paling dekat dengan lokasi Bait Suci kuno, tempat ini diyakini memiliki tingkat kesucian yang sangat tinggi. Dalam tradisi rabinik bahkan disebutkan bahwa kehadiran ilahi tidak pernah meninggalkan Tembok Barat.
Itulah sebabnya Tembok Ratapan memiliki makna spiritual yang begitu mendalam. Tempat ini bukan sekadar susunan batu berusia ribuan tahun, tetapi simbol ketahanan iman, identitas, dan harapan umat Yahudi sepanjang sejarah. Tempat ini menjadi pengingat akan kehancuran yang pernah terjadi sekaligus keyakinan yang tetap bertahan hingga hari ini.
Itulah sejarah Tembok Ratapan di Yerusalem, dari asal-usul hingga perannya bagi umat Yahudi. Tempat ini menyimpan nilai sejarah dan spiritual yang dalam, jauh melampaui sekadar fenomena yang viral di media sosial. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Apa itu Tembok Ratapan? | Tembok Ratapan adalah sisa dinding penahan kompleks Bukit Bait Suci di Yerusalem yang menjadi situs suci bagi umat Yahudi. |
Mengapa disebut Tembok Ratapan? | Nama ini berasal dari pengamatan pelancong Eropa yang melihat umat Yahudi meratapi kehancuran Bait Suci saat berdoa di sana. |
Apa fungsi Tembok Ratapan saat ini? | Saat ini, Tembok Ratapan menjadi tempat ibadah, doa, dan ziarah umat Yahudi dari seluruh dunia, serta lokasi berbagai upacara keagamaan. |
Referensi
"Western Wall". Britannica. Diakses Februari 2026.
"Western Wall in Jerusalem (Wailing Wall) Brief History". Slava Bazarsky. Diakses Februari 2026.
"What You Need to Know About the Wailing Wall or Western Wall". ThoughtCo. Diakses Februari 2026.