Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Fakta Mengagumkan Elang Dada Hitam, Raksasa Pesaing Kondor Andes

7 Fakta Mengagumkan Elang Dada Hitam, Raksasa Pesaing Kondor Andes
tampak dekat elang dada-hitam (commons.wikimedia.org/Stauss)
Intinya Sih
  • Elang dada-hitam adalah burung pemangsa besar asal Amerika Selatan dengan rentang sayap dua meter dan bulu abu-abu kebiruan kontras putih yang membuatnya dijuluki elang biru Chili.
  • Burung ini gemar terbang meluncur berjam-jam di udara menggunakan arus panas, membutuhkan wilayah luas seperti lereng dan punggung bukit untuk aktivitas terbangnya.
  • Sebagai predator puncak, elang dada-hitam memangsa kelinci hingga rubah, kadang berebut bangkai dengan kondor Andes, serta membangun sarang besar di tebing atau pohon tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bicara elang terbesar, kita selalu berpikir elang botak atau elang harpy. Tahukah kamu kalau di Pegunungan Andes ada jenis elang berukuran besar yang sering berkompetisi dengan kondor andes? Namanya, elang dada-hitam.

Elang dada-hitam atau black-chested buzzard-eagle merupakan jenis burung pemangsa berukuran jumbo asli Amerika Selatan. Predator ini jadi favorit karena kegagahan dan warna bulunya yang unik. Menariknya, ia berkompetisi makanan dengan kondor andes, loh. Yuk, cari tahu lewat tujuh fakta unik burung elang dada-hitam atau black-chested buzzard-eagle yang perlu kamu tahu berikut ini

1. Sayapnya membentang dua meter

Elang dada-hitam mengepakkan sayap lebarnya di udara.
Elang dada-hitam mengepakkan sayap lebarnya di udara. (commons.wikimedia.org/SIHYTA COL)

Elang dada-hitam atau black-chested buzzard-eagle (Geranoaetus melanoleucus) merupakan jenis burung pemangsa besar dan bersayap lebar. Marga Geranoaetus bagian dari subfamili Buteoninae yang memang diisi oleh burung-burung pemangsa berukuran besar dan bersayap lebar. Contohnya, ada elang botak dan elang laut Steller.

Nah, elang dada-hitam sendiri dikenal karena tubuhnya yang besar dan kuat. Menurut laman Oiseaux Birds, burung ini memiliki berat 1,7—3,2 kilogram. Rentang sayapnya mencapai 2 meter. Meski bukan termasuk elang sejati, postur tubuhnya yang besar ini membuat elang dada-hitam dinamakan elang.

2. Dijuluki elang biru

tampak sekujur tubuh elang dada-hitam
tampak sekujur tubuh elang dada-hitam (commons.wikimedia.org/Avda)

Gak cuma tubuhnya yang kekar, elang dada-hitam juga dikenal karena warna bulunya yang elegan. Bagian atasnya berwarna abu-abu gelap agak kebiruan yang kontras dengan bagian bawah berwarna putih. Di Chili, elang dada-hitam sampai dinamakan Chilean blue eagle atau elang biru chili saking uniknya. Sementara nama ilmiahnya, melanoleuceus, diambil dari bahasa Yunani Kuno yang merujuk pada kontras mencolok pada bulunya.

3. Umum di Amerika Selatan

Elang dada-hitam hendak mendarat.
Elang dada-hitam hendak mendarat. (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Elang dada-hitam merupakan burung asli Amerika Selatan. Ia salah satu burung pemangsa berukuran besar yang cukup umum dijumpai di benua tersebut. Menurut laman eBird, burung ini tersebar dari wilayah ketinggian di Pegunungan Andes sampai ke dataran rendah di Tierra del Fuego. Habitat yang disenangi biasanya daerah pegunungan atau perbukitan yang jarang ditumbuhi vegetasi sampai wilayah berhutan.

4. Hobi meluncur berjam-jam

Elang dada-hitam terbang luncur di udara.
Elang dada-hitam terbang luncur di udara. (commons.wikimedia.org/Sevensad2607)

Elang dada-hitam punya hobi. Ia senang terbang luncur (soaring). Dengan memanfaatkan kolom udara naik (thermal updraft), elang dada-hitam bisa habiskan berjam-jam membumbung dan meluncur tinggi di udara tanpa mengepakkan sayap.

Elang-dada hitam terkadang memang terbang luncur untuk mencari mangsa dari ketinggian. Namun, perilaku terbang luncur ini lebih sering dilakukan untuk melindungi wilayah kekuasaan atau mempererat hubungan dengan pasangan. Bahkan, menurut laman Animalia, ada unsur bermain di balik perilaku terbang luncur ini. Kalau kamu punya sayap lebar, kamu mungkin juga akan terbang meluncur berjam-jam seperti elang dada-hitam.

5. Perlu wilayah luas untuk hidup

tampak dekat elang dada-hitam
tampak dekat elang dada-hitam (commons.wikimedia.org/Andy Morffew)

Untuk bisa memenuhi kebutuhannya meluncur di udara, elang-dada hitam perlu wilayah yang luas. Burung ini gak bakalan muncul di habitat yang cocok kalau kurang luas. Menurut laman Animalia, elang dada-hitam senang tempat yang memberikan kondisi terbang luncur yang baik, seperti lereng dan punggung bukit yang menghadap utara dan barat.

6. Suka makan kelinci, tapi bisa berburu rubah

Elang dada-hitam berseteru dengan kondor andes.
Elang dada-hitam berseteru dengan kondor andes. (commons.wikimedia.org/Ezequiel Racker)

Elang dada-hitam merupakan predator puncak di seluruh wilayah sebarannya. Hewan apa pun tak luput dari paruh dan cakar tajamnya. Ia bakal menyantap mamalia, burung, ular, kadal, serangga, sampai bangkai. Namun, menurut informasi dari laman Oiseaux Birds, elang dada-hitam paling suka makan hewan pengerat degu dan kelinci.

Elang dada-hitam merupakan predator yang sangat tangguh. Menurut laman Earth Life, elang dada-hitam bisa menaklukkan mangsa setangguh rubah kelabu (Urocyon cinereoargenteus) yang dua hingga tiga kali lebih berat darinya. Perilaku makan bangkainya juga gak jarang membuatnya berkompetisi makan bangkai dengan kondor andes yang merupakan burung pemangsa terbesar di dunia.

7. Sarang besar untuk burung besar

tampak dekat elang dada-hitam
tampak dekat elang dada-hitam (commons.wikimedia.org/Mauro Angiolini)

Elang dada-hitam membangun sarang berukuran besar. Menurut laman Animalia, sarang elang dada-hitam memiliki diameter 85 sentimeter. Sarang besar ini dibuat dari ranting, biasanya diletakkan di puncak pohon tinggi atau tebing.

Menariknya, menurut laman Peregrine Fund, anakan elang dada-hitam gak punya bulu halus (down feather) yang biasa dimiliki sebagian besar anakan burung pemangsa lain setelah menetas. Bulunya tumbuh sebulan setelah menetas. Setelah sekitar 50 hari, anakan elang dada-hitam mulai belajar terbang untuk pertama kalinya.

Sungguh burung yang unik, ya? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung elang dada-hitam atau black-chested buzzard-eagle? Apa kamu tertarik untuk melihat keindahan burung pemangsa ini secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira

Related Articles

See More