Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

76 IDH 2026 Siap Digelar, Hadirkan Banyak Inovasi dari Segi Trek

76 IDH 2026 Siap Digelar, Hadirkan Banyak Inovasi dari Segi Trek
76 Indonesia Downhill masuki putaran kedua di Kudus. (Dok. 76 Rider)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • 76 Indonesia Downhill 2026 hadir dengan inovasi baru di lintasan yang lebih panjang, curam, dan berkecepatan tinggi untuk meningkatkan standar teknis serta tantangan bagi para pembalap.
  • Bukit Hijau Bike Park di Bantul dipilih sebagai lokasi seri perdana karena menawarkan medan alami yang curam, licin, dan penuh obstacle menantang dibanding trek tahun sebelumnya.
  • Kompetisi akan berlangsung dalam tiga seri di Yogyakarta, Kudus, dan Pasuruan dengan sepuluh kelas lomba, termasuk tiga kategori utama bersertifikasi internasional UCI C1.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - 76 Indonesia Downhill 2026 (76 IDH 2026) akan segera bergulir. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada beberapa inovasi yang akan dihadirkan pihak penyelenggara, termasuk dari sisi trek.

Event Director 76 IDH, Aditya Nugraha, mengungkapkan hadirnya inovasi ini tak lepas dari lompatan kualitas kompetisi dan para peserta dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dia menyebut, ragam inovasi ini dilakukan demi menjaga konsistensi serta standar kualitas teknis kompetisi. Setiap pembalap dituntut untuk berani mengambil resiko lebih besar jika ingin menjadi yang terbaik di musim ini.

“Tahun ini lintasan lebih panjang, minimal 1.600 meter, berbanding tahun lalu yang hanya minimal 1.250 meter. Kecuramannya juga bertambah sehingga lebih high speed dan less pedaling track. Jadi kecepatannya secara average akan lebih tinggi dibanding tahun lalu,” ujar Aditya dalam keterangannya.

1. Akan dimulai dari Bukit Hijau Bike Park

Persiapan 76 Indonesia Downhill 2023 (dok. Istimewa)
Persiapan 76 Indonesia Downhill 2023 (dok. Istimewa)

Perubahan dibanding tahun sebelumnya juga terlihat usai Bukit Hijau Bike Park jadi lokasi pertama digelarnya 76 IDH 2026. Tahun lalu, kompetisi berlangsung Bukit Klangon.

Aditya menjelaskan dipilihnya trek baru yang berada di Bantul itu didasarkan pada bentang alam dan karakteristik medan yang menawarkan tantangan baru yang autentik dan lebih menantang.

“Bukit Hijau Bike Park sebagai tempat perhelatan seri pertama 76 IDH 2026 di antaranya karena memiliki karakter lintasan lebih curam, obstacle lebih natural, dan tanah kering berkerikil yang licin,” beber Aditya.

2. Seiring prestasi downhill Indonesia yang membaik

c7ec9cbc-36d1-4783-a23c-fac19fdfae6a.jpg
Rendy Sanjaya juara di seri kedua 76 IDH 2025, Minggu (10/8/2025). (Dok. 76Rider).

Agnes Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara meyakini perkembangan ekosistem dan prestasi downhill Indonesia kini bergerak ke arah yang tepat. Banyak atlet Indonesia moncer di kancah internasional.

Torehan prestasi sejumlah atlet downhill Indonesia seperti Rendy Varera Sanjaya dan Riska Amelia di SEA Games 2025 jadi salah satu parameternya. Hal itu juga jadi salah satu alasan berbagai inovasi yang diterapkan di 76 IDH 2026.

“Menyambut musim 2026 ini kami melakukan sejumlah penyesuaian baru mulai dari pemilihan lokasi hingga tantangan-tantangan yang makin ekstrem yang menuntut setiap rider untuk push the limit kemampuan masing-masing. Tujuannya supaya kualitas downhiller Indonesia semakin tinggi,” ungkap Agnes.

3. Ada tiga seri yang dipertandingkan di 76 IDH 2026

f086710e-9d96-4126-bac2-3a70125bc2b7.jpg
Dimas Aradhana di sesi seeding run 76 IDH 2025, Sabtu (9/8/2025). (Dok. 76Rider).

76 IDH 2026 ini total akan bergulir sebanyak tiga seri. Untuk seri perdana akan dihelat di Bukit Hijau Park, Yogyakarta pada 22 sampai 24 Mei. Seri kedua akan digelar di Ternadi Bike Park, Kudus, 22 sampai 23 Agustus.

Untuk seri ketiga sekaligus seri terakhir, akan dihelat di Arjuno Bike Park, Pasuruan, 16 sampai 18 Oktober. Persaingan sengit bakal kembali terjadi dari para downhiller top nasional.

Untuk kategori lomba, 76 IDH 2026 tetap membuka 10 kelas. Tiga kelas prestasi (Men Elite, Women Elite, dan Junior) kembali jadi fokus utama dengan label internasional bersertifikasi UCI C1.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More