Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ada Peran Wonderkid dalam Anjloknya Performa Warriors

Ada Peran Wonderkid dalam Anjloknya Performa Warriors
nba.com

Jakarta, IDN Times - Di antara sederet masalah yang menimpa Golden State Warriors sepanjang NBA musim 2020/21 ini, ada James Wiseman. Rookie yang direkrut Warriors dalam sesi NBA Draft 2020 itu belum menunjukkan konsistensi dalam permainannya.

Sejauh ini, Wiseman memang menorehkan catatan yang tidak terlalu buruk. Dia mampu mencatatkan rataan 11,4 poin per laga serta 5,8 rebound per laga. Meski begitu, inkonsistensi masih kerap menghiasi permainannya, belum lagi cedera yang harus membuatnya menepi dalam beberapa laga.

Namun, pelatih Warriors, Steve Kerr, memahami hal tersebut. Meski begitu, dia masih menaruh harapan tinggi kepada pemain 20 tahun tersebut.

1. Kerr sabar tunggu ledakan Wiseman

nbcsports.com
nbcsports.com

Menurut Kerr, Wiseman sejatinya masih harus banyak belajar. Dalam beberapa momen, dia mesti belajar dari setiap kesalahan yang dilakukan, plus memahami bagaimana ketatnya kompetisi NBA.

"Kami tidak bisa memaksakan Wiseman untuk langsung bermain selama 30 menit di setiap laga, karena dia memang belum siap. Dia benar-benar butuh waktu untuk berkembang jadi lebih baik. Meski begitu, kami juga tidak bisa memaksakan Wiseman berkembang dengan cepat," ujar Kerr, dilansir ESPN FC.

2. Wiseman masih sering blunder

inc.com
inc.com

Dalam pengamatannya sebagai pelatih, salah satu alasan dari inkonsistensi Wiseman adalah karena kerap melakukan kesalahan yang berulang. Parahnya lagi, kesalahan itu melibatkan aspek pertahanan, sesuatu yang tentunya krusial bagi Wiseman yang notabene seorang center.

"Banyak aspek pertahanan yang mesti Wiseman pelajari, terutama masalah transisi menuju bertahan. Aspek itu perlu dia kembangkan, dan dengan usianya yang masih muda serta pribadi baiknya, saya berharap di masa depan dia akan jadi pemain bagus," ujar Kerr.

3. Wiseman sadar diri

nbcsports.com
nbcsports.com

Wiseman mengakui kemampuannya masih harus diasah. Menurutnya, dengan tampil di NBA, dia menyadari ada beberapa aspek permainan yang perlu ditingkatkan, seperti rebound dan transisi permainan.

"Saya sadar perlu lebih agresif lagi dalam bermain, terutama urusan rebound. Saya juga banyak berlatih fisik dan selalu bicara, terutama ketika tim sedang bertahan. Kini, saya merasa saya sudah lebih baik dari sebelumnya," ujar Wiseman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sandy Firdaus
EditorSandy Firdaus
Follow Us

Latest in Sport

See More

KSAL Cup 2026: Panggung Orbitkan Atlet Karate Nasional

04 Apr 2026, 16:02 WIBSport