Persija, Pelita Jaya, dan Jadi Lebih Jakarta Lewat Olahraga

- Pemprov DKI Jakarta memperkuat dukungan terhadap Persija dan Pelita Jaya melalui kerja sama dengan berbagai BUMD sejak musim 2025/26, sebagai bagian dari misi menjadikan olahraga identitas kota.
- Persija dan Pelita Jaya menandatangani MoU pada Februari 2026 untuk kolaborasi pengembangan brand, pertukaran pengetahuan, serta pembinaan generasi muda demi memperkuat ekosistem olahraga Jakarta.
- Gubernur Pramono Anung menantang Persija dan Pelita Jaya meraih gelar juara pada perayaan HUT ke-500 Jakarta tahun 2027 sebagai simbol kejayaan olahraga ibu kota.
Jakarta, IDN Times - Olahraga merupakan sesuatu yang melebihi fisik dan kompetisi semata. Bagi Jakarta sekarang, olahraga jadi cara mereka memperkenalkan sebuah kota. Apalagi, mereka punya Persija dan Pelita Jaya.
Sejak 2025, atau setelah Pramono Anung dilantik menjadi Gubernur Jakarta, olahraga jadi sesuatu yang sangat diperhatikan. Ternyata, ada sebuah misi yang memang dikejar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lewat Persija dan Pelita Jaya terutama.
1. Pemprov Jakarta bantu Persija dan Pelita Jaya

Per musim 2025/26, beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta membantu klub-klub olahraga di Jakarta, dalam bentuk sponsorship. Persija misal, bekerja sama dengan MRT, Transjakarta, Bank Jakarta, dan PAM Jaya.
Sementara Pelita Jaya, menjalin kerja sama dengan Bank Jakarta dan PAM Jaya. Dukungan ini mencerminkan sebuah kolaborasi antara pemerintah dengan klub olahraga dari Jakarta,
Tidak cuma membantu kedua klub tersebut, Pemprov Jakarta juga mulai mengalihkan pandangan ke sektor olahraga lain. Salah satunya adalah MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta. Mereka hadir dalam acara pembukaan MLSC Jakarta Seri 2 2025-2026.
2. Persija dan Pelita Jaya berkolaborasi

Tidak cuma itu, Pelita Jaya dan Persija juga ternyata saling berkolaborasi satu sama lain. Kolaborasi itu termaktub dalam sebuah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 12 Februari 2026 lalu.
Lahir dan tumbuh dari kota yang sama, Persija dan Pelita Jaya dipersatukan oleh semangat pejuang khas Jakarta. Persija, dengan sejarah panjang penuh prestasi di sepak bola, bertemu Pelita Jaya, simbol prestasi di dunia basket Indonesia.
"Kami percaya, dengan berjalan bersama Pelita Jaya, akan tercipta sinergi yang tidak hanya menguatkan klub, tetapi juga memberi dampak positif bagi ekosistem olahraga Jakarta secara keseluruhan," kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
"Sejak lama, Pelita Jaya dan Persija adalah satu keluarga dan hari ini kami memastikan kesinambungan itu. Kami ingin memberikan hadiah kepada warga Jakarta untuk Juara Bersama," kata Presiden Pelita Jaya, Andiko Ardi Purnomo.
Dalam implementasinya, kerja sama Pelita Jaya dan Persija ini meliputi pengembangan brand, aktivasi bersama, pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan klub profesional, serta inisiatif pembinaan generasi muda Jakarta.
3. Kenapa Jakarta alihkan pandangan ke olahraga?

Staf Khusus Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Diky Soemarno, menyampaikan dukungan Pemprov Jakarta terhadap ajang seperti ini akan terus diperkuat. Jakarta memiliki ambisi besar dalam bidang olahraga, sehingga pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi prioritas utama.
"Kami memang punya ambisi besar terhadap olahraga. Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur juga sering menyampaikan, untuk olahraga, DKI akan memberikan dukungan maksimal, karena olahraga menyatukan masyarakat," ujar Diky.
Prapanca menambahkan, masifnya kerja sama Persija dengan BUMD di musim 2025/26 ini merupakan bagian dari komitmen dari Pramono. Salah satunya, dia ingin Jakarta lebih Persija.
"Setelah Pak Gubernur dilantik, beliau menyampaikan ingin Jakarta lebih Persija. Kemudian saya dipanggil untuk membicarakan apa saja yang bisa dikolaborasikan, salah satunya kerja sama dengan BUMD,” ujar Prapanca.
4. Dapat tantangan jadi juara

Dalam acara peluncuran tim Pelita Jaya untuk Indonesian Basketball League (IBL) 2026, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jakarta, Andri Yansyah, menantang Pelita Jaya juara pada saat HUT Jakarta ke-500.
Dia menyebut, gelar itu akan jadi sesuatu yang spesial bagi Jakarta. Target itu bisa mulai diraih secara bertahap, dimulai pada 2026, dan direalisasikan pada 2027.
"Pelita Jaya dapat memberikan kado istimewa bagi warga Jakarta berupa juara yang nantinya akan genap berusia 500 tahun. Target itu bisa dipersiapkan secara bertahap, mulai 2026, 2027, hingga 2028," kata Andri dalam sambutannya.
Pramono juga udah memberikan tantangan serupa bagi Persija dalam perayaan HUT The Jakmania yang ke-28. Dia berharap Persija bisa meraih gelar juara pada 2027.
"Paling lama tahun 2027 Persija harus juara. Kenapa? Karena tahun 2027 Jakarta ulang tahun ke-500. Enggak bisa enggak, harus juara," ujar Pramono.
5. Karena Pelita Jaya dan Persija adalah Jakarta

Pelita Jaya dan Persija saat ini adalah dua tim besar yang mewakili Jakarta di kancah olahraga nasional. Yang satu bergerak di kompetisi basket bernama IBL, yang satu bergerak di sepak bola tepatnya Super League.
Baik itu Pelita Jaya dan Persija sama-sama pernah mengecap juara di kompetisi nasional basket dan sepak bola. Namun, akan lebih spesial saat Jakarta HUT ke-500, gelar juara di IBL dan Super League sukses didapat.
Tidak cuma itu, Persija dan Pelita Jaya juga jadi ejawantah nyata dari Pemprov DKI Jakarta sekarang, bahwa olahraga jadi salah satu fokus mereka. Lewat olahraga, mereka ingin membangun masyarakat jadi lebih baik.



















