4 Pelatih yang Gagal Meloloskan Italia ke Piala Dunia per 2026

- Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia & Herzegovina di final play-off zona Eropa, membuat Gennaro Gattuso mundur dari kursi pelatih.
- Empat pelatih tercatat gagal membawa Italia ke Piala Dunia: Alfredo Foni (1958), Gian Piero Ventura (2018), Roberto Mancini (2022), dan Gennaro Gattuso (2026).
- Kegagalan beruntun ini menandai absennya Italia dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut, menjadi catatan kelam bagi tim dengan empat gelar juara dunia tersebut.
Italia dipastikan tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Gli Azzurri takluk dari Bosnia & Herzegovina melalui adu penalti pada final play-off zona Eropa. Sebelumnya, mereka hanya menempati peringkat kedua fase grup kualifikasi di bawah Norwegia.
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia membuat Gennaro Gattuso mundur dari kursi pelatih. Gattuso menjadi pelatih keempat yang gagal meloloskan Italia ke Piala Dunia per 2026.
1. Alfredo Foni gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 1958
Alfredo Foni merupakan salah satu bek terbaik yang dimiliki Italia ketika masih aktif sebagai pemain. Foni merupakan salah satu punggawa Italia ketika menjuarai Piala Dunia 1938. Ia juga merupakan kapten Italia ketika ketika meraih medali emas Olimpiade Berlin 1936.
Sayang, kecemerlangan Foni sebagai pemain gagal terulang ketika menjabat sebagai pelatih Italia. Ia gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 1958. Italia tergabung di Grup 8 kualifikasi Piala Dunia zona Eropa bersama Irlandia Utara dan Portugal. Gli Azzurri gagal lolos karena hanya menempati peringkat kedua di bawah Irlandia Utara.
Hasil tersebut membuat Foni langsung dipecat dari kursi pelatih. Menariknya, Foni akhirnya bisa tampil di Piala Dunia sebagai pelatih pada 1966. Namun, kali itu ia tak menukangi Italia melainkan Swiss.
2. Gian Piero Ventura tak mampu membawa Italia tampil di Piala Dunia 2018
Gian Piero Ventura ditunjuk sebagai pelatih Italia pada 2016 menggantikan Antonio Conte. Pemilihan tersebut cukup mengejutkan mengingat sepak terjang Ventura yang lebih sering menangani tim papan tengah Serie A Italia. Satu-satunya trofi yang pernah ia raih hanyalah juara Serie C Italia bersama Lecce.
Pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Italia tergabung di Grup G bersama Spanyol, Albania, Israel, Makedonia Utara, dan Liechtenstein. Italia yang hanya menempati urutan kedua di bawah Spanyol harus bermain putaran kedua menghadapi Swedia.
Pada leg pertama di kandang Swedia, Italia kalah 0-1 melalui gol tunggal Jakob Johansson. Pada leg kedua, Italia hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Hasil tersebut membuat Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1958. Ventura akhirnya dipecat atas kegagalan tersebut.
3. Roberto Mancini gagal meloloskan Italia ke Piala Dunia 2022 setelah menjuarai Euro 2020
Italia menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih pada 2018. Di bawah arahan Mancini, Gli Azzurri berhasil menjuarai Euro 2020 dengan mengalahkan Inggris di final. Italia bahkan sempat tak terkalahkan dalam 37 pertandingan yang merupakan rekor di kancah internasional.
Sayang, hasil positif tersebut tak berlanjut di kualifikasi Piala Dunia 2022. Italia tergabung bersama Swiss, Irlandia Utara, Bulgaria, dan Lithuania di Grup C. Gli Azzurri gagal lolos langsung karena hanya menempati peringkat kedua di bawah Swiss.
Pada putaran kedua, Italia bertemu Makedonia Utara pada semifinal. Lawan yang seharusnya tak menyulitkan. Namun, mereka justru takluk 0-1 melalui gol menit akhir yang dicetak Aleksandar Trajkovski.
Mancini tak langsung mundur setelah kegagalan tersebut. Ia masih memimpin Italia ketika kalah 0-3 dari Argentina di Finalissima 2022. Mancini baru memutuskan mundur pada Agustus 2023.
4. Gennaro Gattuso mundur setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026
Italia dipimpin oleh Luciano Spalletti pada awal kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Namun, mantan pelatih Napoli tersebut dipecat setelah Italia kalah dari 0-3 Norwegia. Posisi Spalletti kemudian diisi oleh Gennaro Gattuso.
Gattuso hanya mampu membawa Italia menempati peringkat kedua Grup I di bawah Norwegia. Mereka harus melalui play-off untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Pada semifinal, Gli Azzurri berhasil mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0.
Sayang, Italia gagal lolos setelah kalah pada final play-off dari Bosnia & Herzegovina melalui adu penalti. Kekalahan tersebut membuat Italia gagal tampil dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Kegagalan tersebut membuat Gattuso memutuskan mundur dari kursi pelatih.
Empat pelatih di atas gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia. Sebuah hasil mengecewakan bagi tim yang memiliki empat gelar juara. Tak heran jika mereka memutuskan mundur setelahnya, kecuali Roberto Mancini.



















