Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Andrea Kimi Antonelli Tetap Membumi di Puncak Klasemen F1 2026
Kimi Antonelli berselebrasi usai memenangi balapan utama GP China 2026. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • Kimi Antonelli memimpin klasemen Formula 1 2026 dengan 242 poin, unggul 59 poin atas George Russell dan Lewis Hamilton setelah meraih enam kemenangan dari 12 seri.
  • Di musim keduanya, pembalap Mercedes berusia 20 tahun itu menegaskan tetap fokus karena perebutan gelar belum selesai, meski menikmati pencapaian paruh pertama musim.
  • Antonelli menjaga ketenangan lewat interaksi santai dengan kru Mercedes dan nasihat Roger Federer; ia selanjutnya membalap di GP Italia, Monza, pada 4–6 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perebutan titel juara Formula 1 2026 berlangsung ketat. Mengacu data Formula 1 per 4 September 2026 pukul 4:00 WIB, Andrea Kimi Antonelli berada di puncak lewat perolehan 242 poin. Pembalap Mercedes itu unggul 59 poin atas George Russell dan Lewis Hamilton.

Terlibat dalam pertarungan gelar juara bukanlah hal mudah bagi Antonelli. Apalagi, itu terjadi pada musim keduanya di F1. Alih-alih jemawa, Antonelli justru tetap membumi menghadapi seri balap tersisa.

1. Andrea Kimi Antonelli tidak ingin terbawa suasana atas pencapaiannya sepanjang paruh pertama Formula 1 2026

Performa Andrea Kimi Antonelli mengalami peningkatan pada musim kedua di Formula 1. Pembalap bernomor mobil 12 itu telah mengantongi 6 kemenangan dari 12 seri balap 2026. Semua kemenangan tersebut terjadi pada paruh pertama musim ini.

Antonelli membukukan lima kemenangan beruntun di China, Jepang, Miami, Kanada, dan Monako. Kemudian, ia naik podium tertinggi di Belgia. Torehan tersebut menempatkan Antonelli sebagai pembalap Italia dengan kemenangan terbanyak kedua di F1. Berdasarkan data StatsF1 per 4 September 2026 pukul 4:00 WIB, Antonelli berjarak tujuh kemenangan dari Alberto Ascari.

Andrea Kimi Antonelli senang atas pencapaiannya, terutama pada paruh pertama musim ini. Ia mengaku menyaksikan kembali sejumlah balapan yang telah dilakoni saat menghabiskan waktu pada jeda musim panas bersama keluarga dan temannya. Namun, hal tersebut tak lantas membuatnya terlena. Antonelli justru memanfaatkannya sebagai cara agar tetap fokus kepada gelar juara.

"Kamu tentu harus senang atas hal tersebut. Namun, jangan sampai terbawa suasana dan tetap menjaga fokus. Pekerjaan ini belum selesai. Kami baru setengah jalan. Masih ada banyak hal yang perlu dilakukan dan harus tercapai," kata Antonelli dilansir situs Formula 1.

2. Andrea Kimi Antonelli punya pendekatan tersendiri tiap menghadapi pekan balap Formula 1

Andrea Kimi Antonelli memiliki cara tersendiri saat menghadapi seri balap. Pembalap yang kini berusia 20 tahun itu berusaha menikmati pekan balap semaksimal dengan menjaga intensitas fokusnya. Di sisi lain, Antonelli tidak ingin ketegangan merusak konsentrasinya saat melaju di lintasan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Antonelli berupaya membangun interaksi menyenangkan dengan kru Mercedes. Ia meluangkan waktu untuk berbincang dengan mekanik tentang berbagai hal. Bahkan, ia juga bercanda dengan kru saat senggang.

"Tiap Kamis, aku selalu masuk ke garasi dan menghabiskan waktu selama 30 menit bersama semua mekanik untuk membicarakan banyak hal. Itu sesuatu yang aku sangat sukai sekaligus membantuku agar tidak membebani pikiran. Aku berusaha menjaga level yang baik dan tetap rileks. Namun, aku menjadi orang berbeda ketika masuk ke mobil," jelas Antonelli masih dari kutipan situs Formula 1.

3. Andrea Kimi Antonelli mengingat kembali nasihat Roger Federer guna mengarungi persaingan di Formula 1

Andrea Kimi Antonelli mendapat banyak nasihat dari sejumlah atlet papan atas, termasuk Roger Federer. Legenda tenis asal Swiss tersebut menyarankannya untuk selalu menjadi diri sendiri dan bisa menikmati tiap momen yang ada. Antonelli telah merasakan dampak nyata dari nasihat tersebut.

Ia mengaku dapat mengemudi dengan lebih rileks. Hal ini turut memengaruhi performanya di atas lintasan. Selain itu, Antonelli berusaha tetap fokus dan melihat sisi positif dari tiap balapan yang dijalaninya.

"Saat kamu mengejarnya dan mengemudi dengan tegang, maka itu menjadi perbedaan besar. Namun, aku tentu saja berusaha menjadi diri sendiri, selalu fokus kepada tujuan, dan mencoba melihat sisi positif meski dalam situasi buruk. Sebab, selalu ada hal positif yang bisa dipetik meski ada hal buruk yang terjadi. Itu bisa ditemukan dan bisa membantumu untuk berkembang," papar Andrea Kimi Antonelli dilansir situs Formula 1.

Andrea Kimi Antonelli mesti menghadapi pekan balap GP Italia di Sirkuit Monza pada 4--6 September 2026. Ia akan tampil di hadapan publik negaranya sendiri. Antonelli tentu ingin mempersembahkan hasil terbaik demi memperbesar kans meraih titel juara musim ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article