Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Roman Reigns sang Tribal Chief Penguasa Puncak WWE

Roman Reigns sang Tribal Chief Penguasa Puncak WWE
ilustrasi sebuah pertandingan gulat profesional (pexels.com/Der_Hordt)
  • Roman Reigns, mantan pemain American football keturunan dinasti Anoa'i, masuk WWE pada 2010 dan melejit sejak debut di main roster bersama The Shield pada 2012.
  • Ia meraih sejumlah gelar sebelum vakum pada 2018 akibat leukemia kambuh, lalu kembali setelah remisi dan membangun persona dominan The Tribal Chief sejak 2020.
  • Setelah takluk dari Cody Rhodes pada 2024, Reigns memenangi Royal Rumble 2026, mengalahkan CM Punk di WrestleMania 42, dan mempertahankan gelar World Heavyweight Champion melawan Seth Rollins di SummerSlam 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Roman Reigns memperjanjang dominasinya sebagai salah satu bintang besar di panggung gulat profesional. Dalam SummerSlam 2026, Reigns sukses menumbangkan rival sekaligus mantan rekannya di The Shield, Seth Rollins. Ia mempertahankan titel juara World Heavyweight Champion di promosi gulat terkemuka, World Wrestling Entertainment (WWE). Namun, ada jalan panjang yang harus Reigns lalui sebelum akhirnya berada di puncak kariernya sekarang.

  1. 1. Setelah pensiun di American football, Reigns masuk ke WWE dan menjadi anggota The Shield

    Lahir dengan nama lengkap Leati Joseph Anoa'i di Pensacola, Florida, Amerika Serikat pada 25 Mei 1985, Roman Reigns mewarisi darah dinasti gulat legendaris Anoa'i keturunan Samoa-Amerika. Dilansir The SmackDown Hotel, sebelum menjajaki kancah gulat profesional, Reigns meniti karier sebagai pemain sepak bola Amerika di Georgia Tech. Pada 2007, ia sempat masuk skuad Minnesota Vikings dan Jacksonville Jagues dan bermain di Canadian Football League (CFL) bersama Edmonton Eskimos pada 2007.

    Setelah memutuskan pensiun dari dunia American football, Reigns mengikuti jejak keluarga besarnya dengan bergabung ke Florida Championship Wrestling (FCW), unit pengembangan talenta WWE, pada 2010. Ia memakai nama ring Roman Leakee hingga Agustus 2012 saat FCW berubah menjadi NXT. Namanya melambung secara global pada November 2012 ketika menggebrak panggung utama (main roster) sebagai bagian dari faksi The Shield bersama Seth Rollins dan Dean Ambrose (kini dikenal sebagai Jon Moxley).

  2. 2. Sempat vakum pada 2018 untuk menjalani proses pengobatan leukemia

    Roman Reigns langsung mencuri perhatian penggemar lewat gaya bertarungnya yang agresif. Dengan gerakan finishing Spear dan Superman Punch, ia mendominasi WWE bersama The Shield. Namun, setelah faksi tersebut bubar pada 2014, Reigns diorbitkan sebagai bintang utama WWE (face of the company).

    Dilansir ESPN, ia kemudian mencatatkan berbagai prestasi mentereng, mulai dari juara Royal Rumble 2015, World Heavyweight Champion 2015, United States Champion 2016, hingga Intercontinental Champion (2017). Namun, saat berada di puncak popularitas, Reigns secara mengejutkan memutuskan vakum pada 23 Oktober 2018. Ia mengumumkannya dalam siaran langsung Monday Night Raw dan menjelaskan penyakit leukemia yang diidapnya sejak usia 22 tahun kembali kambuh. Ia terpaksa melepas gelarnya dan mengumumkan berhenti sementara dari dunia gulat demi fokus menjalani pengobatan.

  3. 3. Merajai WWE dengan persona The Tribal Chief, pemimpin faksi The Bloodline pada 2020

    Setelah berjuang melawan leukemia dan dinyatakan remisi pada awal 2019, Roman Reigns kembali ke ring. Dilansir situs resmi WWE, momentum terbesarnya datang pada Agustus 2020. Setelah sempat vakum selama 5 bulan akibat pandemik COVID-19, Reigns melakukan comeback mengejutkan di SummerSlam 2020 dengan persona yang baru dan lebih bengis, yakni The Tribal Chief. Berduet dengan Paul Heyman sebagai manajer, Reigns mengubah karakternya menjadi sosok dingin, dominan, dan manipulatif.

    Reigns berhasil merebut gelar juara Universal Champion dari Bray Wyatt di Payback 2020, lalu memulai era dominasi sebagai penguasa tertinggi WWE selama lebih dari 1.316 hari. Dominasinya kian lengkap saat mengalahkan Brock Lesnar di WrestleMania 38 (2022) dan menjuarai WWE Championship. Dua gelar tersebut kemudian digabung menjadi Undisputed WWE Universal Championship. Untuk memperkuat persona The Tribal Chief, Reigns kemudian membentuk faksi The Bloodline bersama para pegulat berdarah Samoa. Anggotanya adalah Jey Uso, Jimmy Uso, dan Solo Sikoa.

  4. 4. Dikalahkan Cody Rhodes di WrestleMania XL, tetapi menjadi juara World Heavyweight Championship baru-baru ini

    Masuknya Cody Rhodes pada April 2022 yang bertepatan dengan WrestleMania 38 (2022) memulai perseteruan panjang dalam karier Roman Reigns. Rivalitas keduanya dipuji sebagai salah satu cerita (storyline) terbaik dalam sejarah modern WWE. Sempat menang di WrestleMania 39 (2023), era Reigns sebagai Undisputed WWE Universal Championship diakhiri Cody Rhodes di WrestleMania XL (2024) lewat pertarungan dramatis. Setelah takluk, ia kemudian mengubah nama personanya sebagai The Original Tribal Chief (OTC) usai Solo Sikoa membelot dan membentuk faksi The Bloodline tandingan.

    Sebagai OTC, Reigns memulai rivalitas dengan CM Punk dan Seth Rollins di WrestleMania 41 (2025). Setelah menang Royal Rumble 2026, ia memilih menantang CM Punk untuk memperebutkan gelar juara World Heavyweight Championship di WrestleMania 42. Hasilnya, CM Punk sukses ditaklukkan melalui duel sengit selama 33 menit.

  5. 5. Sebagai bintang utama WWE, Roman Reigns kemudian terlibat dalam sejumlah film

    Dilansir Encyclopedia Britannica, popularitas Roman Reigns membawa WWE ke puncak kejayaan finansial tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Angka penonton melonjak drastis, bahkan WrestleMania 38 tercatat sebagai acara pay-per-view (PPV) paling banyak ditonton dalam sejarah WWE. Status Reigns sebagai face of the company juga terlihat ketika tampil di berbagai acara televisi untuk mempromosikan ajang tahunan WWE maupun penjualan pernah-pernaik.

    Saat memegang gelar juara Universal Championship, Reigns kerap disandingkan dengan para legenda WWE seperti Hulk Hogan dan Bruno Sammartino. Lebih jauh, pria 41 tahun tersebut turut merambah dunia akting. Pada 2019, ia membintangi Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw, film spin-off Fast & Furious, bersama sepupunya, Dwayne Johnson. Ia tampil dalam film Netflix berjudul The Wrong Missy serta menjadi pengisi suara untuk serial animasi Elena of Avalor (2020) dan film kartun Zootopia 2 (2025).

    Roman Reigns masih menikmati kejayaan sebagai OTC dan juara World Heavyweight Championship. Namun, Penta akan menantangnya dalam Monday Night Raw edisi spesial Mexico City pada 14 September 2026 mendatang. Apakah akan lahir juara baru atau Reigns kembali tidak terbendung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More