Jakarta Pertamina Enduro Ditinggal Pelatih Usai Juara Back to Back

- Jakarta Pertamina Enduro sukses mempertahankan gelar juara Proliga 2026 putri setelah menumbangkan Gresik Phonska Plus di laga final dengan format best of three di Yogyakarta.
- Pelatih Bulent Karslioglu mencapai targetnya membawa JPE meraih gelar back-to-back, sekaligus mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat dan kerja keras para pemain sepanjang musim.
- Usai mencetak sejarah bersama JPE, Karslioglu berpamitan kepada tim dan suporter melalui media sosial, menyampaikan rasa syukur serta kenangan manis sebelum resmi meninggalkan klub.
Jakarta, IDN Times - Jakarta Pertamina Enduro baru saja mengunci gelar Proliga 2026 putri. Kepastian itu diraih setelah mereka mengalahkan Gresik Phonska Plus di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Kemenangan kemarin merupakan yang kedua buat JPE atas Gresik Phonska. Dengan format best of three, JPE pun berhak atas gelar juara musim ini.
Ini menjadi gelar kedua buat JPE yang diraih secara beruntun. Tentunya, kesuksesan itu juga tak lepas dari kejelian pelatih Bulent Karslioglu untuk meramu skuad.
1. Pamitan ke seluruh elemen JPE

Tapi, Karslioglu belum bisa dipastikan menangani JPE musim depan. Dia telah berpamitan dengan JPE dan fans, setelah melayangkan salam perpisahan lewat akun Instagram resminya, @bulent_karslioglu.
"Juara, perjalanan ini telah berakhir. Cerita yang luar biasa telah kami tulis. Sejak hari pertama hingga peluit akhir, setiap momen dibangun atas dasar kepercayaan, kerja keras, dan persatuan," begitu pernyataan Karslioglu dalam akun Instagram-nya.
2. Target Karslioglu tercapai
Karslioglu sebenarnya sudah memperpanjang kontrak pada 2025 lalu dan kala itu memang menargetkan untuk mengantarkan JPE menjadi juara back-to-back di Proliga menjadi target utamanya. Dia mengaku bangga dengan Megawati Hangestri dan kawan-kawan, karena ambisinya berhasil diwujudkan.
"Saya bangga dengan tim ini, gairahnya, dan kompetisi ini. Kami tidak cuma memenangkan gelar, tapi menciptakan momen tak terlupakan," ujar Karslioglu.
3. Selamat tinggal dari Karslioglu
Setelah mencetak sejarah dengan JPE, Karslioglu akhirnya memutuskan untuk cabut. Perpisahan kali ini, menurut pria Turki tersebut, tak diselimuti oleh kesedihan, tapi rasa syukur karena berbagai prestasi telah diraihnya bersama JPE.
"Sekarang, waktunya ucapkan sampai jumpa. Bukan dengan kesedihan, tapi rasa syukur. Terima kasih kepada semua orang, yang jadi bagian dari perjalanan ini, pemain, staf, suporter. Kalian yang membuat perjalanan ini sangat spesial. Saya pergi sebagai juara, dengan rasa hormat, bangga, dan kenangan ini akan bertahan selamanya. Terima kasih, JPE never walk alone, terima kasih," ujar Karslioglu.


















