Musim 2026, IBL dan Perbasi Gandeng BNN Demi Jaga Integritas Kompetisi

- Akan ada pengawasan penggunaan obat-obatan di IBL, termasuk zat psikotropika, untuk menciptakan ekosistem pertandingan yang bersih dan profesional.
- Perbasi dan IBL berkomitmen memperkuat kepercayaan publik dengan sinergi bersama BNN untuk hadirkan generasi muda basket Indonesia yang berkualitas.
- Penangkapan pemain asing Jarred Shaw karena kepemilikan narkoba pada musim 2025 mengguncang IBL, sehingga kerja sama dengan BNN diresmikan demi mencegah kejadian serupa.
Jakarta, IDN Times - Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Indonesian Basketball League (IBL) bertekad membuat integritas IBL 2026 terjaga. Alhasil, mereka menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kepala Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi Fritz Edward Simanjuntak menyebut kerja sama dengan BNN ini jadi respons atas sejumlah temuan pelanggaran musim sebelumnya, termasuk soal kasus Jarred Shaw.
"Kami tahu pengalaman apa yang terjadi di tahun 2025 (kasus Jarred Shaw) dan kami berharap hal tersebut tidak terjadi lagi di tahun 2026," kata Fritz dalam sesi jumpa pers.
1. Akan ada pengawasan penggunaan obat-obatan di IBL

Fritz mengungkapkan, lewat kerja sama dengan BNN ini, nantinya akan ada pengawasan penggunaan obat-obatan di IBL, termasuk yang berkaitan dengan penggunaan zat psikotropika, baik saat laga maupun sepanjang kompetisi.
Lewat kerja sama ini juga, Perbasi dan IBL berkomitmen menciptakan ekosistem pertandingan yang bersih, aman, dan profesional bagi seluruh pelaku olahraga. Sekaligus mengalihkan fokus tak hanya pada aspek teknis saja.
2. Upaya hadirkan generasi muda basket yang berkualitas

Fritz mengungkapkan, dengan sinergi bersama BNN ini, Perbasi dan IBL menargetkan penerapan prosedur pencegahan dan edukasi yang lebih terstruktur, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan IBL.
"Diharapkan bisa melahirkan bukan hanya pertandingan yang menyenangkan, tetapi juga generasi muda basket Indonesia yang berkualitas," ujar Fritz.
3. IBL sempat geger karena narkoba

Pada musim 2025 silam, IBL sempat digegerkan oleh penangkapan pemain asing yang mentas di Tangerang Hawks, Jarred Shaw, karena kepemilikan narkoba. Hal ini mengguncang kompetisi.
Barang terlarang itu didapatkan Shaw dari Thailand, dengan tujuan langsung kepada sosok asal Amerika Serikat itu. IBL dan Perbasi tak ingin kejadian yang sama terulang di musim 2026 ini, sehingga kerja sama dengan BNN ini diresmikan.


















