7 Tim Pertama Lolos dari Fase Gugur UCL meski Kalah Leg 1 di Kandang

- Tiga tim kandang kalah di leg pertama perempat final UCL 2025/2026, yaitu Real Madrid, Sporting CP, dan Barcelona, sementara PSG menang atas Liverpool.
- Dalam sejarah fase gugur UCL, hanya tujuh tim yang pernah lolos meski kalah di kandang pada leg pertama, termasuk Ajax, Inter Milan, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan PSG.
- Beberapa keberhasilan tersebut terjadi berkat aturan gol tandang yang kini sudah dihapus, membuat peluang comeback seperti itu semakin langka di era sekarang.
Tiga dari empat laga leg pertama perempat final Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 berakhir dengan kekalahan untuk tim kandang. Real Madrid takluk dari Bayern Munich (1-2), Sporting CP menyerah di tangan Arsenal (0-1), dan Barcelona tumbang di hadapan Atletico Madrid (0-2). Hanya Paris Saint-Germain yang menjadi pengecualian usai membekuk Liverpool (2-0).
Real Madrid, Sporting, dan Barcelona pun harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan ketika bermain tandang pada leg kedua. Data dari Opta menunjukkan, itu memang tugas yang sangat berat, tapi tidak mustahil. Tercatat, sebelumnya ada 115 tim dalam sejarah fase gugur UCL yang kalah di kandang pada leg pertama. Dari jumlah tersebut, terdapat tujuh yang berhasil lolos ke babak selanjutnya.
1. Ajax Amsterdam kalah 0-1 dari Panathinaikos pada leg pertama semifinal UCL 1995/1996, tapi menang 3-0 pada leg kedua
Ajax Amsterdam merupakan klub perdana yang berhasil lolos ke babak selanjutnya pada fase gugur Liga Champions meski kalah di kandang pada leg pertama. Mereka harus merelakan Panathinaikos pulang dari Olympisch Stadion Amsterdam pada 3 April 1996 dengan kemenangan 0-1. Namun, Ajax menunjukkan kualitas sesungguhnya di Olympic Stadium Athens 14 hari berselang. Mereka menang 3-0. Ajax pun merebut tiket final. Sayangnya, mereka gagal menjadi juara akibat kalah dari Juventus melalui adu penalti.
2. Inter Milan kalah 0-1 dari Bayern Munich pada leg pertama 16 besar UCL 2010/2011, tapi lolos berkat gol tandang
Setelah Ajax Amsterdam pada 1995/1996, Inter Milan menjadi tim selanjutnya yang berhasil lolos dari fase gugur Liga Champions meski kalah pada leg pertama. Namun, Inter meraihnya berkat gol tandang. Mereka kalah 0-1 dari Bayern Munich di Giuseppe Meazza pada leg pertama 16 besar UCL 2010/2011 (23/2/2011). Inter kemudian menang 3-2 di Allianz Arena pada leg kedua (15/3/2011). Nahas, langkah mereka langsung terhenti pada perempat final usai dibantai klub Jerman lain, Schalke, dengan agregat 3-7.
3. Manchester United kalah 0-2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama 16 besar UCL 2018/2019, tapi lolos berkat gol tandang
Manchester United mengulang keberhasilan Inter Milan pada 16 besar Liga Champions 2010/2011 pada babak yang sama 8 musim kemudian. Mereka kalah 0-2 di Old Trafford dari Paris Saint-Germain (12/2/2019). Setan Merah lantas menang 3-1 di Parc des Princes pada leg kedua (6/3/2019) sehingga berhak melaju ke perempat final UCL 2018/2019 berkat gol tandang. Namun, seperti Inter, MU juga langsung gugur pada perempat final. Mereka kalah dari Barcelona dengan agregat 0-4.
4. Ajax Amsterdam juga kalah di kandang pada leg pertama 16 besa UCL 2018/2019, tapi menang pada leg kedua
Selain Manchester United, Ajax Amsterdam juga berhasil lolos dari 16 besar Liga Champions 2018/2019 meski kalah pada leg pertama. Mereka kalah 1-2 dari Real Madrid di Johan Cruijff ArenA pada 13 Februari 2019. Namun, Ajax membuat kejutan besar dengan menang 4-1 di Santiago Bernabeu pada 5 Maret 2019.
5. Tottenham Hotspur kalah 0-1 dari Ajax Amsterdam pada leg pertama semifinal UCL 2018/2019, tapi lolos berkat gol tandang
Setelah menyingkirkan Real Madrid pada 16 besar Liga Champions 2018/2019, Ajax Amsterdam menang dengan agregat 3-2 atas Juventus pada perempat final. Ironisnya, mereka gagal ke final karena skenario yang sama yang membuat mereka melangkah jauh. Ajax menang 1-0 pada leg pertama semifinal di kandang Tottenham Hotspur (30/4/2019). Namun, Tottenham menang 3-2 di Johan Cruijff ArenA pada leg kedua sehingga unggul gol tandang. Sayangnya, Tottenham kalah 0-2 dari Liverpool pada partai puncak.
6. Paris Saint-Germain kalah 2-3 dari Barcelona pada leg petama perempat final UCL 2023/2024, tapi menang 4-1 pada leg kedua
Paris Saint-Germain kalah 2-3 dari Barcelona di Parc des Princes pada leg pertama perempat final Liga Champions 2023/2024 (10/4/2024). Namun, mereka berhasil membungkam Blaugrana 4-1 di Camp Nou pada leg kedua (16/4/2024). Sayangnya, Les Parisiens kalah dari Borussia Dortmund dengan agregat 0-2 pada semifinal.
7. Paris Saint-Germain kalah 0-1 dari Liverpool pada leg pertama 16 besar UCL 2024/2025, tapi lolos lewat adu penalti
Paris Saint-Germain berhasil menjuarai Liga Champions 2024/2025. Langkah mereka hampir saja terhenti pada 16 besar. PSG kalah 0-1 dari Liverpool di Parc des Princes pada leg pertama (5/3/2025). Mereka kemudian menang dengan skor yang sama di Anfield dan lolos karena berjaya saat adu penalti (15/3/2025).
Tiga dari tujuh tim di atas terbantu gol tandang. Kini, aturan tersebut tidak lagi berlaku. Terlepas dari itu, mampukah Real Madrid, Sporting, dan Barcelona menambah daftar ini usai menjalani leg kedua perempat final UCL 2025/2026?

















