Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Peraih Medali di Thomas Cup Edisi Terakhir, Adakah Indonesia?

Daftar Peraih Medali di Thomas Cup Edisi Terakhir, Adakah Indonesia?
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
Intinya Sih
  • China sukses merebut medali emas dan Piala Thomas ke-11 setelah menaklukkan Indonesia 3-1 di final, menandai kembalinya dominasi mereka sejak terakhir juara pada 2018.
  • Indonesia meraih medali perak usai tampil konsisten hingga final, namun harus mengakui keunggulan China 1-3 dan belum mampu mengulang kemenangan edisi 2020.
  • Malaysia dan Taiwan sama-sama membawa pulang medali perunggu setelah terhenti di semifinal, menunjukkan performa kompetitif meski gagal melangkah ke partai puncak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Thomas Cup 2026 akan segera bergulir pekan ini sebagai ajang beregu putra paling bergengsi di dunia bulu tangkis. Turnamen yang digelar setiap dua tahun sekali ini selalu menghadirkan persaingan ketat antarnegara. Indonesia pun kembali menjadi salah satu tim yang dinantikan kiprahnya mengingat tradisi kuat yang dimiliki di ajang ini.

Berkaca pada edisi sebelumnya, Indonesia tampil solid hingga berhasil melaju ke babak final setelah menang 3-0 atas Taiwan. Sementara itu, satu tiket final lainnya diperebutkan melalui laga semifinal antara China dan Malaysia yang berlangsung sengit. Lalu, negara mana saja yang berhasil meraih medali di Thomas Cup 2024?

1. China meraih medali emas dan Piala Thomas ke-11

China berhasil meraih medali emas sekaligus memastikan gelar Piala Thomas ke-11 dalam sejarah mereka. Kepastian itu didapat setelah tampil konsisten sejak babak semifinal hingga final dengan komposisi pemain yang solid. Hasil ini juga menandai kembalinya dominasi China setelah terakhir kali menjadi juara pada 2018.

Langkah China menuju podium tertinggi tidak lepas dari kemenangan 3-1 atas Malaysia di babak semifinal. Mereka kemudian kembali menunjukkan performa meyakinkan saat menghadapi Indonesia di final dan menang dengan skor yang sama, 3-1. Kini, skuad yang diperkuat Shi Yu Qi dan kawan-kawan kembali bersiap tampil di Thomas Cup 2026 dengan status juara bertahan.

2. Indonesia harus puas dengan medali perak

Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah gagal meraih gelar juara di Thomas Cup 2024. Pada laga final, tim Merah Putih harus mengakui keunggulan China dengan skor 1-3. Hasil ini membuat Indonesia belum mampu mengulang keberhasilan saat terakhir kali menjuarai turnamen pada 2020.

Sebelum mencapai final, Indonesia sebenarnya tampil konsisten sepanjang turnamen dengan keluar sebagai juara grup. Mereka juga menunjukkan performa solid saat menaklukkan Korea Selatan dengan skor 3-1 hingga melaju ke babak semifinal. Tren positif itu berlanjut saat Indonesia mengalahkan Taiwan 3-0, sebelum akhirnya terhenti di partai puncak.

3. Malaysia dan Taiwan meraih medali perunggu

Malaysia dan Taiwan harus puas berbagi medali perunggu setelah langkah mereka terhenti di babak semifinal Thomas Cup 2024. Malaysia gagal melangkah ke final usai dikalahkan China, sementara Taiwan harus mengakui keunggulan Indonesia. Meski begitu, pencapaian ini tetap menunjukkan performa kompetitif dari kedua tim sepanjang turnamen.

Sebelum terhenti, Malaysia tampil solid dengan mengalahkan Jepang 3-1 di babak perempat final. Taiwan juga menunjukkan kejutan dengan menaklukkan Denmark dengan skor yang sama untuk mengamankan tiket semifinal. Dari sisi sejarah, Malaysia sudah lima kali meraih Piala Thomas dengan gelar terakhir pada 1992, sedangkan Taiwan masih belum pernah mencicipi gelar juara hingga saat ini.

Hasil Thomas Cup 2024 menunjukkan persaingan yang merata di antara negara-negara unggulan bulu tangkis dunia. China berhasil kembali ke puncak, sementara Indonesia, Malaysia, dan Taiwan tetap menunjukkan konsistensi sebagai tim kuat. Keempat negara tersebut pun sama-sama membawa bekal penting untuk menghadapi edisi berikutnya.

Pada Thomas Cup 2026, China, Indonesia, Malaysia, dan Taiwan kembali akan bersaing untuk memerebutkan gelar juara. Setiap tim dipastikan melakukan persiapan maksimal demi memperbaiki atau mempertahankan pencapaian sebelumnya. Menarik untuk dinantikan apakah hasil edisi kali ini akan kembali didominasi oleh China atau justru menghadirkan juara baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More