Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menilik Performa Rookie of The Year Moto3 dalam 5 Tahun Terakhir

ilustrasi balap Moto3
ilustrasi balap Moto3 (unsplash.com/Sara Ruffoni)
Intinya sih...
  • Pedro Acosta menjadi rider pertama yang berstatus Rookie of The Year sekaligus juara dunia Moto3 2021
  • Diogo Moreira paling konsisten di antara para rookie Moto3 musim 2022
  • David Alonso bertengger di peringkat ketiga klasemen Moto3 2023
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Performa rookie Moto3 dalam 5 tahun terakhir terbilang menawan. Bagaimana tidak, meski debutan, mereka bisa bersaing memperebutkan posisi terdepan dengan para seniornya di lintasan. Beberapa di antaranya bahkan bisa konsisten merengkuh poin sehingga diganjar status Rookie of The Year.

Sejak 2021 hingga 2025, peraih Rookie of The Year punya prestasi mumpuni. Ada yang pernah menang balapan, ada yang menempati peringkat ketiga klasemen, bahkan ada debutan yang langsung jadi juara dunia. Bagaimana performa para rookie terbaik di Moto3 dalam 5 tahun terakhir? Yuk, simak ulasannya!

1. Pedro Acosta jadi rider pertama yang berstatus Rookie of The Year sekaligus juara dunia Moto3 2021

Nama Pedro Acosta bakal melegenda di Moto3. Pasalnya, rider yang pada 2021 berseragam tim Red Bull KTM Ajo ini bisa menyandingkan dua titel sekaligus. Selain meraih titel Rookie of The Year, Acosta juga merengkuh status juara dunia Moto3 2021 dengan raihan 259 poin.

Aksi-aksi Acosta di lintasan memang kerap membuat decak kagum. Rider asal Spanyol ini bisa merebut 1 pole position dan 8 podium dengan rincian 6 kemenangan, 1 runner-up dan 1 peringkat ketiga. Dari jumlah tersebut, 4 podium di antaranya ia raih pada 4 balapan pertamanya. Salah satu kemenangannya yang spektakuler terjadi di seri Doha kala ia start dari pitlane, tetapi tetap jadi kampiun.

2. Diogo Moreira paling konsisten di antara para rookie Moto3 musim 2022

Diogo Moreira tampil konsisten sepanjang musim debutnya di Moto3 musim 2022. Pembalap yang kala itu memperkuat tim MT Helmets – MSI ini langganan finis enam besar dengan hasil terbaiknya finis P5 di Malaysia. Pada akhir musim, ia berstatus Rookie of The Year dan menempati peringkat kedelapan klasemen dengan capaian 112 poin.

Moreira berhasil mencetak prestasi unik kala merebut pole position di Sirkuit Silverstone, Inggris. Dengan hasil ini, ia jadi pembalap asal Brasil pertama yang jadi polesitter di kelas ringan. Moreira jadi bintang baru andalan Negeri Samba di ajang Grand Prix.

3. David Alonso bertengger di peringkat ketiga klasemen Moto3 2023

Memasuki musim 2023, Moto3 kedatangan rookie spektakuler lainnya. David Alonso yang berseragam GASGAS Aspar Team bisa mengoleksi 4 pole position dan 8 podium dengan rincian 4 kemenangan dan 4 runner-up. Pada akhir musim, Alonso bertengger di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 245 poin.

Aksi Alonso kala berkompetisi di lintasan terbilang ciamik. Di Sirkuit Silvertone, misalnya, ia memulai balapan dari urutan ke-28 di grid dan tetap bisa menang. Itu merupakan kemenangan pertamanya sekaligus kemenangan pembalap asal Kolombia pertama di ajang Grand Prix. Alonso kelak jadi juara dunia Moto3 musim 2024 yang mencetak rekor 14 kemenangan dalam semusim.

4. Angel Piqueras jadi rookie pemenang di kompetisi kelas ringan musim 2024

Angel Piqueras tampil memukau sebagai rookie Moto3 musim 2024. Kepiawaiannya di lintasan terlihat jelas saat beraksi di seri San Marino. Piqueras yang berbaju Leopard Racing bisa menang dengan gap tipis 0,035 detik.

Kemenangan pertamanya di ajang Grand Prix itu harus ia raih dengan perjuangan hebat. Piqueras harus menjalani double long lap penalty sehingga sempat melorot ke posisi ke-17 di grid dan tertinggal 4 detik dari pemimpin balapan. Meski begitu, Piqueras tetap tenang lalu secara bertahap comeback ke barisan depan.

Dalam semusim, Piqueras mengumpulkan 153 poin kejuaraan. Ia berhasil mencatatkan 1 pole position dan 4 podium yang terdiri dari 1 kemenangan, 1 runner-up, dan 2 peringkat ketiga. Rider asal Spanyol ini bertengger di peringkat kedelapan klasemen.

5. Maximo Quiles sering naik podium dan raih peringkat ketiga klasemen Moto3 2025

Maximo Quiles jadi rookie paling fantastis di Moto3 musim 2025. Pembalap muda CFMOTO Aspar Team itu tampil begitu ganas di lintasan. Tak hanya bisa berduel dengan rider lebih senior, Quiles malah bisa mencuri beberapa kemenangan.

Rider Spanyol ini tak mengikuti musim secara penuh. Karena belum cukup umur pada 2 seri pertama dan didera cedera pada 2 seri lainnya, Quiles hanya mengikuti 18 dari 22 seri balap yang dilombakan. Meski begitu, ia mampu meraih 2 pole position dan 9 podium yang terdiri dari 3 kemenangan, 5 runner-up, dan 1 peringkat ketiga. Ia menghuni peringkat ketiga klasemen dengan raihan 274 poin.

Pedro Acosta, Diogo Moreira, David Alonso, Angel Piqueras, dan Maximo Quiles adalah para peraih Rookie of The Year dari musim 2021 hingga 2025. Kelimanya mengukir pretasi mentereng di Moto3. Bisakah rookie lain menyusul pencapaian mereka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Gol Bukayo Saka di EPL pada 2025, Menurun setelah Cedera

02 Jan 2026, 12:34 WIBSport