Raul Fernandez Pesimistis dalam Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026

- Raul Fernandez gagal finis di MotoGP Aragon 2026 akibat masalah teknis motor, memutus rentetan podiumnya sejak GP Belanda hingga Inggris.
- Setelah start keempat, Fernandez finis kedelapan pada sprint dan hanya meraih 2 poin; ia berhenti pada lap ketujuh balapan utama karena getaran yang makin parah.
- Fernandez kini berada di posisi ketujuh dengan 186 poin, tertinggal 70 poin dari Jorge Martin, dan pesimistis meski secara matematis peluang gelar masih terbuka.
Raul Fernandez menelan pil pahit pada balapan utama MotoGP Aragon 2026. Pembalap Trackhouse Racing itu gagal menuntaskan balapan di Sirkuit Motorland Aragon karena masalah teknis pada motornya. Hasil ini sekaligus memutus rentetan podium yang berlangsung sejak GP Belanda hingga Inggris.
Fernandez bereaksi atas capaian kurang mengesankan di GP Aragon. Ia pesimistis terhadap peluangnya dalam perebutan gelar juara musim ini. Apalagi, jarak poin dengan Jorge Martin kini melebar menjadi 70 poin.
1. Raul Fernandez menorehkan hasil kurang memuaskan pada pekan balap GP Aragon 2026
Raul Fernandez datang ke Sirkuit Motorland Aragon berbekal kemenangan di GP Inggris 2026. Finis terdepan di Sirkuit Silverstone sempat membuat jarak poinnya dengan Jorge Martin terpangkas menjadi 56 poin. Situasi tersebut menempatkannya sebagai salah satu penantang gelar juara.
Fernandez memulai pekan balap GP Aragon dengan berada di posisi keenam saat sesi latihan Jumat (28/8/2026) siang waktu setempat. Ia membukukan waktu 1 menit 45,959 detik. Hasil tersebut langsung membuat Fernandez lolos kepada sesi kualifikasi kedua (Q2).
Torehan positif Fernandez berlanjut saat Q2. Pembalap bernomor motor 25 itu mengamankan posisi start keempat usai menorehkan waktu 1 menit 45,375 detik. Menempati baris start kedua membuka peluang Fernandez untuk bersaing dalam perebutan posisi podium pada balapan sprint dan utama.
Sayangnya, harapan tak selaras dengan realitas. Fernandez justru melorot ke posisi keenam pada fase awal balapan sprint. Pada akhirnya, ia harus puas menuntaskan balapan berdurasi 11 lap tersebut di posisi kedelapan.
Capaian lebih menyesakkan terjadi pada balapan utama. Rekan setim Ai Ogura itu harus masuk pit pada lap ketujuh akibat adanya masalah teknis pada motor. Alhasil, Fernandez tak meneruskan balapan sehingga gagal mendulang poin pada sesi balap tersebut.
2. Raul Fernandez tak mau membeberkan penyebab dirinya gagal finis pada balapan utama GP Aragon 2026
Raul Fernandez kecewa atas balapannya yang harus berakhir lebih cepat akibat masalah teknis motor. Namun, pembalap asal Spanyol itu tak mau menjelaskan secara rinci kendala yang muncul. Meski demikian, Fernandez tetap mengapresiasi kinerja timnya sepanjang pekan balap GP Aragon 2026.
"Aku merasa kompetitif pada sesi pagi dan berpikir kemenangan masih mungkin untuk diraih. Namun, aku memiliki masalah sejak awal dan tiap putarannya semakin parah. Getaran yang kami tidak tahu berasal dari mana memaksaku untuk berhenti," jelas Raul Fernandez dilansir Motorsport.
Trackhouse Racing sebetulnya melakukan sejumlah perubahan terhadap motor Fernandez setelah performa yang kurang oke saat balapan sprint. Usaha tersebut terlihat membuahkan hasil jika mengacu dari hasil sesi warm-up. Fernandez mampu menempati posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 47,601 detik. Akan tetapi, kendala teknis membuyarkan kans bersaing di barisan depan.
3. Raul Fernandez menyadari tidak lagi dalam persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2026 pascabalapan GP Aragon 2026
Raul Fernandez pesimistis terhadap peluangnya dalam persaingan gelar juara MotoGP 2026 usai hasil buruk di GP Aragon. Ia menyadari tidak lagi dalam persaingan mengingat jarak poinnya dari Jorge Martin yang kian melebar. Walau begitu, Fernandez tetap menaruh perhatian pada seri balap yang tersisa musim ini.
"Kami sebenarnya telah mencapai kesepakatan dengan Davide Brivio (kepala tim Trackhouse Racing) untuk terus mencetak poin pada tiap balapan dan mengakhiri musim balap dengan peluang. Kans itu lenyap kali ini meski ada peluang kecil. Tidak masalah karena ini bagian dari permainan, jadi kami akan fokus ke balapan berikutnya," ucap Raul Fernandez dikutip Motorsport.
Fernandez hanya meraup 2 poin setelah finis kedelapan pada balapan sprint di Sirkuit Motorland Aragon. Ia kini mengoleksi 186 poin dari 13 seri balap yang sudah digelar. Hasil itu membuat Fernandez turun ke posisi ketujuh dengan jarak 70 poin dari Jorge Martin.
Secara matematis, Fernandez masih masuk dalam pertarungan perebutan gelar juara MotoGP 2026. Sebab, tersisa sembilan seri balap tersisa dengan total poin yang diperebutkan sebesar 333 poin. Namun, perjuangan Fernandez terbilang berat mengingat performa Martin, Marc Marquez, dan Marco Bezzecchi yang menduduki zona tiga besar terbilang konsisten.




















