Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rio Waida Ukir Prestasi Lagi, Kini Juara di Ballito Pro 2022

Rio Waida Ukir Prestasi Lagi, Kini Juara di Ballito Pro 2022
Peselancar Indonesia, Rio Waida (Instagram.com/riowaida_)

Jakarta, IDN Times - Peselancar Indonesia Rio Waida berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Atlet berdarah Jepang ini berhasil menjadi juara di ajang Ballito Pro 2022 yang berlangsung di Ballito, KwaZulu-Natal, Afrika Selatan.

Kepastian gelar juara ini didapatkan Rio saat mentas di ajang tersebut pada Minggu, 10 Juli 2022. Sebelumnya, dia tampil konsisten sejak awal turnamen Men's Challenger Series tersebut bergulir.

Gelar juara Ballito Pro 2022 jadi gelar kedua Rio Waida tahun ini setelah sebelumnya menggondol trofi di Sydney Surf Pro 2022.

1. Taklukkan sejumlah unggulan

Atlet selancar asal Indonesia Rio Waida berkompetisi dalam Heat 1 selancar putra papan pendek dalam Olimpiade Tokyo 2020 di Tsurigasaki Surfing Beach, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Lisi Niesner.
Atlet selancar asal Indonesia Rio Waida berkompetisi dalam Heat 1 selancar putra papan pendek dalam Olimpiade Tokyo 2020 di Tsurigasaki Surfing Beach, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Lisi Niesner.

Dilansir ANTARA, Rio menjuarai Ballito Pro 2022 usai mengalahkan wakil Prancis, Gatien Delahaye di babak final. Pada fase 16 besar, dia melewati wakil tuan rumah, Luke Thompson secara apik.

Sederet unggulan lain juga sukses ditumbangkan Rio Waida dalam ajang ini. Pembawa bendera Merah Putih pada Olimpiade Tokyo 2020 itu mampu mengalahkan peselancar Brazil, Mateus Herdy, yang notabene lebih difavoritkan di babak perempat final.

2. Menangkan Ballito Pro 2022, Rio Waida puncaki klasemen

Surfer Indonesia, Rio Waida di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (dok. NOC Indonesia)
Surfer Indonesia, Rio Waida di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (dok. NOC Indonesia)

Rio berhasil menjuarai Ballito Pro 2022 dengan mengumpulkan total nilai 15.50. Dia tampil apik dalam final dengan mengumpulkan banyak poin dan menyulitkan Delahaye.

Peselancar berusia 22 tahun ini mendapatkan ombak yang bagus dalam final. Dia mampu memanfaatkan kesempatan dengan menunjukkan keahliannya menguasai ombak yang dipermanis dengan teknik air reverse.

Alhasil, gelar juara ini membawa Rio menyodok ke puncak klasemen Men's Challenger Series. Rio sukses menyalip peselancar Italia, Leonardo Fioravanti.

3. Gelar kedua untuk Rio Waida

Surfer Indonesia, Rio Waida di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (dok. NOC Indonesia)
Surfer Indonesia, Rio Waida di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (dok. NOC Indonesia)

Rio Waida sendiri menorehkan catatan apik di olahraga surfing. Dia jadi atlet Indonesia pertama yang meraih gelar back to back di Men's Challenger Series.

Dia pun berpotensiu bakal mentas di ajang paling bergengsi World Surf League 2023. Syaratnya, tampil konsisten dan menjaga posisinya di peringkat 10 besar.

Dikutip laman Wolrd Surf League, usaha Rio untuk menjadi atlet olahraga tak melulu berjalan lancar. Kondisi medis membuat pertumbuhan dia sedikit terhambat. Ia bahkan harus melakukan pengobatan hormon agar pertumbuhan tubuhnya berjalan baik.

Kondisi itu sempat membuat Rio diremehkan, tetapi hal itu tak menjadikan dia frustrasi. Rio malah lebih bersemangat berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan nasional maupun internasional hingga namanya mulai diakui karena punya talenta spesial dengan usia muda di Pulau Dewata. 

Puncaknya, dia berhasil meraih prestasi menjadi juara di ajang  Quiksilver Young Guns Surf. Rio Waida bahkan meraih 10 ribu dollar atau Rp140 juta dari pencapaiannya itu. Perlahan nasib hidupnya pun terus berubah, karena dengan mengantongi duit sebanyak itu, ia bisa mendapatkan modal mengikuti kejuaraan secara mandiri. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Margith Juita Damanik
EditorMargith Juita Damanik
Follow Us

Related Articles

See More

Wakil Indonesia Berguguran di Babak 16 Besar Thailand Open 2026

14 Mei 2026, 21:10 WIBSport