Faktor Nonteknis yang Bantu Raymond/Joaquin di Hylo Open

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengalahkan wakil Jerman pada babak 32 besar Hylo Open 2026 setelah bangkit dari kekalahan di game pertama.
Penyesuaian permainan dan perubahan dari sisi nonteknis membantu ganda putra Indonesia merebut dua game berikutnya.
Raymond/Joaquin menjaga fokus, pikiran, dan ekspektasi agar tetap terkontrol selama pertandingan.
Jakarta, IDN Times - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, membuka perjuangan di Hylo Open 2026 dengan hasil positif. Mereka lolos ke babak 16 besar setelah membungkam wakil tuan rumah Jerman, Jonathan Dresp/Simon Krax, dengan skor 17-21, 21-15, 21-15.
Sempat tertinggal di game pertama, Raymond/Joaquin mengaku banyak belajar dari pertandingan ini. Salah satunya adalah memanfaatkan faktor nonteknis untuk disalurkan menjadi energi demi menjalani turnamen BWF Super 500 ini.
1. Raymond/Joaquin bangkit setelah kehilangan game pertama

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di semifinal French Open 2026 (dok.PP PBSI) Raymond/Joaquin mengawali pertandingan dengan hasil kurang maksimal dan kalah 17-21 di game pertama. Kekalahan di game pertama, diakui keduanya terjadi karena belum bisa menemukan permainan terbaiknya dan gagal mengantisipasi permainan energik lawan.
Menurut Raymond, proses adaptasi dengan kondisi lapangan turut memengaruhi penampilan mereka pada awal pertandingan. Untungnya, mereka bisa bangkit dan menyesuaikan permainan agar bisa memberikan perlawanan lebih efektif pada game berikutnya.
"Pertandingan tadi kami masih beradaptasi dengan lapangan dan tadi mainnya masih belum langsung in. Lawan memiliki keunggulan pada smes yang kencang. Kunci kemenangan hari ini, fokus poin per poin dan fokus di bola no lob-nya," kata Raymond.
2. Nonteknis jadi kunci kemenangan di dua game berikutnya

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di semifinal French Open 2026 (dok.PP PBSI) Sementara itu, Joaquin mengakui permainan mereka pada game pertama kurang didukung oleh faktor nonteknis. Joaquin merasa kehilangan suasana dan energi yang dibutuhkan untuk tampil maksimal. Perubahan yang dilakukan pada dua game selanjutnya ternyata lebih ke arah nonteknis dan malah terbukti membantu Raymond/Joaquin mengunci kemenangan.
"Yang terjadi di game pertama, permainan kami sedang kehilangan hawa untuk bermain dan kurang greget. Dan di game kedua, perubahan yang kami lakukan lebih mencoba dari sisi nonteknisnya dulu, lebih greget mainnya, hawanya ditingkatkan lagi. Puji Tuhan, itu berjalan lancar dan kami juga menerapkannya di game ketiga hingga bisa melewatinya dengan kemenangan," kata Joaquin.
3. Fokus jaga pikiran dan ekspektasi

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di semifinal French Open 2026 (dok.PP PBSI) Raymond/Joaquin cukup memberikan perhatian pada aspek mental di lapangan. Demi bisa tampil maksimal, Raymond/Joaquin berfokus untuk menjaga pikiran dan ekspektasi mereka di lapangan selama menjalani laga.
"Tadi sudah berbicara juga dengan coach Chafidz Yusuf tentang bagaimana caranya untuk menjaga pikiran, fokus, dan tentunya lebih menjaga ekspektasinya selama pertandingan supaya tetap terkontrol dan mohon dukungannya, para badminton lovers," kata Joaquin.




















