4 Wakil Indonesia yang Naik Peringkat Usai Singapore Open 2026

- Empat wakil Indonesia mencatat kenaikan peringkat dunia usai Singapore Open 2026, menunjukkan dampak positif dari performa mereka di turnamen BWF Super 750 tersebut.
- Alwi Farhan naik ke posisi 12 dunia setelah mencapai semifinal, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kini menempati peringkat dua dunia usai tampil di final.
- Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti naik tiga tingkat ke posisi 29, dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti naik dua tingkat ke peringkat 37 dunia.
Singapore Open 2026 selesai di Singapore Indoor Stadium, Singapura, pada 31 Mei 2026. Turnamen BWF Super 750 tersebut menjadi salah satu ajang penting bagi para pebulu tangkis yang ingin mengumpulkan poin ranking dunia. Setelah turnamen, BWF pun merilis pembaruan peringkat. Sejumlah wakil Indonesia berhasil mencatat kenaikan.
1. Alwi Farhan naik satu tingkat
Alwi Farhan menjadi salah satu wakil Indonesia yang mengalami kenaikan peringkat usai Singapore Open 2026. Pebulu tangkis tunggal putra andalan Merah Putih ini berhasil melangkah hingga semifinal dalam turnamen BWF Super 750 tersebut. Hasil itu menjadi pencapaian terbaik Alwi sepanjang tampil di turnamen level Super 750.
Langkah Alwi terhenti di semifinal setelah kalah dari Alex Lanier asal Prancis dengan skor 14-21 dan 11-21. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan keenam mereka, dengan rekor head-to-head kini 4-2 untuk keunggulan Alex. Meski gagal melaju ke final, Alwi tetap meraih kenaikan satu tingkat dan kini menempati peringkat ke-12 dunia di sektor tunggal putra.
2. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kini menduduki peringkat dua dunia
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga berhasil memperbaiki posisi mereka dalam ranking BWF terbaru. Pasangan ganda putra Indonesia tersebut tampil impresif dengan menembus partai final Singapore Open 2026. Tambahan poin dari turnamen BWF Super 750 itu membuat Fajar/Fikri naik satu tingkat dari peringkat sebelumnya.
Pada laga final, Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan pasangan terbaik India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Mereka kalah melalui pertarungan 3 game dengan skor 21-18, 17-21, dan 16-21 dalam waktu 1 jam 13 menit. Meski gagal meraih gelar juara, Fajar/Fikri tetap mencatat kenaikan peringkat dan kini menduduki posisi kedua dunia, sementara rekor pertemuan mereka dengan Satwik/Chirag menjadi imbang 2-2.
3. Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti naik tiga tingkat
Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga mencatat kenaikan peringkat dalam daftar ranking BWF terbaru. Pasangan yang akrab disapa Tiwi/Fadia tersebut naik tiga tingkat setelah Singapore Open 2026. Kenaikan itu membawa mereka menempati peringkat ke-29 dunia di sektor ganda putri.
Di Singapore Open 2026, Tiwi/Fadia menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di sektor ganda putri. Namun, langkah mereka harus terhenti pada laga perdana setelah kalah dari pasangan peringkat satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, dengan skor 15-21 dan 15-21 dalam waktu 41 menit. Hasil tersebut membuat rekor pertemuan Tiwi/Fadia dengan Liu/Tan kini menjadi 0-2 untuk keunggulan pasangan China.
4. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti kini berada di peringkat 37 dunia
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti menjadi wakil Indonesia terakhir yang mengalami kenaikan peringkat usai Singapore Open 2026. Pasangan ganda campuran tersebut naik dua tingkat dibandingkan posisi sebelumnya dalam ranking BWF. Kini, Bobby/Melati menempati peringkat ke-37 dunia.
Perjalanan Bobby/Melati di Singapore Open 2026 harus berakhir pada laga perdana. Mereka kalah dari pasangan China, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin, melalui pertandingan 3 game dengan skor 21-19, 16-21, dan 15-21 dalam durasi 55 menit. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi pertemuan pertama antara kedua pasangan di level internasional.
Kenaikan peringkat yang diraih empat wakil Indonesia menunjukkan, hasil di Singapore Open 2026 tetap memberikan dampak positif terhadap posisi mereka di ranking dunia. Alwi Farhan, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti sama-sama berhasil memperbaiki peringkat. Capaian tersebut dapat menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
Di sisi lain, hasil yang diperoleh wakil Indonesia di Singapore Open 2026 juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa ke depan. Beberapa di antaranya mampu melangkah jauh, sementara yang lain masih harus berjuang untuk meraih hasil yang lebih baik pada turnamen selanjutnya. Menarik untuk menantikan kiprah mereka dalam upaya mempertahankan, bahkan meningkatkan posisi di ranking dunia BWF.















