3 Rekor Memukau Cape Verde Usai Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

- Cape Verde memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai debutan, menjadi tim pertama sejak 2010 yang lolos ke fase gugur pada penampilan perdananya.
- Tim berjuluk Blue Sharks ini menempati peringkat ke-64 dunia, menjadikannya negara dengan ranking FIFA kedua terendah yang berhasil melaju ke babak 32 besar.
- Dengan populasi kurang dari 500 ribu jiwa, Cape Verde mencatat sejarah sebagai negara dengan jumlah penduduk terkecil yang pernah mencapai fase gugur Piala Dunia.
Jakarta, IDN Times - Cape Verde lagi-lagi mencuri perhatian dunia. Debutan Piala Dunia 2026 ini dipastikan lolos ke putaran 32 besar Piala Dunia 2026.
Kepastian tersebut membuat Cape Verde mencetak sejarah dan memecahkan rekor. Tak hanya satu, ada sedikitnya 3 rekor yang dibukukan Cape Verde dengan melaju ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Cape Verde menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah memastikan lolos ke babak 32 besar. Debutan asal Afrika itu tak hanya mencetak sejarah pada penampilan perdananya, tetapi juga mengukir tiga rekor fantastis yang membuat namanya menjadi sorotan dunia sepak bola.
Keberhasilan Cape Verde lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian bersejarah. Blue Sharks mampu bersaing dengan tim-tim yang lebih diunggulkan dan kini tercatat dalam sejarah berkat sederet rekor, mulai dari catatan di fase grup, ranking FIFA, hingga status sebagai negara dengan populasi terkecil yang pernah melaju ke babak gugur Piala Dunia.
Berikut tiga rekor bersejarah yang diukir Cape Verde setelah lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
1. Debutan pertama sejak 2010 yang lolos ke babak gugur Piala Dunia

Cape Verde mengawali kiprahnya di Grup H dengan performa yang konsisten. Meski tidak meraih satu pun kemenangan, Blue Sharks juga tidak pernah menelan kekalahan sepanjang fase grup.
Tiga pertandingan Cape Verde berakhir imbang. Tiga poin yang dikumpulkan sudah cukup mengantarkan mereka lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pencapaian tersebut membuat Cape Verde menjadi tim pertama yang lolos dari fase grup Piala Dunia dengan tiga hasil imbang sejak Chile pada edisi 1998.
Tak hanya itu, Cape Verde juga menjadi tim debutan pertama yang berhasil menembus fase gugur Piala Dunia sejak Slovakia melakukannya pada edisi 2010. Rekor ini menegaskan status merekaa sebagai salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
2. Jadi tim dengan ranking FIFA kedua terendah yang lolos ke babak 32 besar

Perjalanan Cape Verde semakin istimewa jika melihat posisinya dalam ranking FIFA. Mereka bukan datang sebagai unggulan, tetapi justru mampu menyingkirkan sejumlah tim yang lebih difavoritkan.
Hingga 27 Juni 2026 sore WIB, Cape Verde menempati peringkat ke-64 dunia dalam ranking FIFA. Posisi tersebut menjadikan mereka sebagai negara dengan ranking FIFA kedua terendah yang berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Hanya Ghana yang memiliki ranking lebih rendah. Tim asal Afrika Barat itu berada di peringkat ke-65 dunia dan juga berhasil mengamankan tiket ke fase gugur.
3. Negara dengan populasi terkecil yang pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia

Cape Verde kembali mencatatkan rekor bersejarah di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan yang dihuni kurang dari 500 ribu penduduk itu menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah berhasil menembus babak gugur Piala Dunia.
Catatan tersebut membuat kisah Cape Verde semakin istimewa. Di tengah persaingan dengan negara-negara besar sepak bola dunia, Blue Sharks mampu membuktikan bahwa kualitas dan semangat juang dapat mengalahkan segala keterbatasan.
Perjalanan Cape Verde belum berakhir. Pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur.
Jika mampu kembali menciptakan kejutan, Cape Verde berpeluang melanjutkan kisah dongeng paling sensasional sekaligus memperpanjang sejarah yang telah mereka ukir di Piala Dunia 2026.
















