Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Gelandang yang Dijual AC Milan dengan Harga Mahal

5 Gelandang yang Dijual AC Milan dengan Harga Mahal
potret Ricardo Kaka (acmilan.com)

AC Milan merupakan salah satu klub berprestasi di Italia dan Eropa. Beberapa prestasi yang diraih mereka di antaranya 19 gelar juara Serie A Italia, 5 gelar Coppa Italia, 7 gelar juara Supercoppa Italiana, 7 gelar juara UEFA Champions League, dan beberapa gelar bergengsi lainnya. Banyak pemain top dunia yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah AC Milan.

Sebagai klub yang dihuni pemain-pemain top dunia, AC Milan tentunya kerap menjual pemain mereka ke klub lain. Klub berjuluk I Rossoneri juga mendapat banyak keuntungan dari penjualan para pemain itu. Dalam catatan sejarah mereka, AC Milan berhasil mendapatkan keuntungan yang signifikan dari penjualan beberapa pemain yang berposisi sebagai gelandang.

Berikut ini lima gelandang yang dijual AC Milan dengan harga mahal.

1. Ricardo Kaka dijual ke Real Madrid seharga 67 juta euro

potret Ricardo Kaka (acmilan.com)
potret Ricardo Kaka (acmilan.com)

Ricardo Kaka merapat ke AC Milan pada Agustus 2003. Pada saat itu, ia direkrut dari klub Brasil, Sao Paulo, dengan biaya transfer sebesar 8,5 juta euro atau sekitar Rp140 miliar. Kaka berperan sebagai gelandang serang.

Kiprahnya di AC Milan sangat cemerlang. Ia pun menjadi andalan di lini tengah mereka. Pada Juli 2009, AC Milan menjual Kaka kepada Real Madrid seharga 67 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun. Real Madrid rela menebus sang pemain dengan biaya besar karena tertarik dengan kualitasnya.

Kariernya justru hancur bersama Real Madrid. Saat mereka dilatih Jose Mourinho, Kaka tidak menjadi pilihan utama. Pelatih asal Portugal itu lebih memilih Mesut Oezil. Terlebih, Kaka mengalami cedera lutut yang mengharuskannya absen lama. Karier pemain Brasil itu pun makin suram.

Pada September 2013, Real Madrid akhirnya melepas Kaka ke klub lamanya, AC Milan, dengan status bebas transfer. Selama berkarier bersama AC Milan, sang pemain mencatatkan 307 penampilan dengan torehan 104 gol dan 81 assist. Kaka sudah gantung sepatu sejak Desember 2017. Klub terakhir yang ia bela adalah Orlando City SC.

2. Sandro Tonali dilepas ke Newcastle United seharga 64 juta euro

potret Sandro Tonali (acmilan.com)
potret Sandro Tonali (acmilan.com)

Langkah AC Milan dalam menjual Sandro Tonali ke Newcastle United pada Juli 2023 sangatlah mengejutkan. Bahkan, banyak pendukung mereka yang kecewa atas keputusan tersebut. Namun, AC Milan mendapat keuntungan besar dari penjualan Tonali. Gelandang bertahan asal Italia itu dihargai 64 juta euro atau sekitar Rp1 triliun. Sebelumnya, AC Milan membeli Tonali dari Brescia seharga 14,5 juta euro atau sekitar Rp239 miliar pada Juli 2021.

Saat berseragam AC Milan, Tonali mampu tampil impresif. Ia tampil reguler dengan catatan 130 penampilan serta torehan 7 gol dan 13 assist di semua ajang. Ia juga cepat beradaptasi di Newcastle United. Bersama The Magpies, Tonali sudah tampil 3 kali dengan torehan 1 gol. Tonali dikontrak Newcastle hingga Juni 2028.

3. Lucas Paqueta gagal bersinar di AC Milan, lalu dijual ke Olympique Lyon dengan 23,44 juta euro

potret Lucas Paqueta (acmilan.com)
potret Lucas Paqueta (acmilan.com)

Lucas Paqueta merupakan salah satu gelandang serang terbaik Brasil saat ini. Ia pernah menjadi bagian dari AC Milan. Ia direkrut dari Flamengo pada Januari 2019 dengan harga 38,4 miliar atau sekitar Rp633 miliar

Paqueta gagal bersinar bersama AC Milan. Kehadirannya tak mampu meningkatkan kualitas lini tengah rival sekota Inter Milan tersebut. AC Milan akhirnya memutuskan untuk melepas Lucas Paqueta ke Olympique Lyon pada September 2020.

AC Milan menjual Paqueta ke Lyon dengan harga sebesar 23,44 juta euro atau sekitar Rp386 miliar. Harga tersebut masih terbilang mahal jika melihat kontribusinya untuk AC Milan. Selama berkarier bersama mereka, Paqueta mencatatkan 44 penampilan dengan torehan 1 gol dan 3 assist.

4. Manuel Locatelli dijual ke US Sassuolo dengan harga 14 juta euro

potret Manuel Locatelli (instagram.com/locamanuel73)
potret Manuel Locatelli (instagram.com/locamanuel73)

Manuel Locatelli merupakan jebolan akademi AC Milan. Ia berhasil promosi ke tim utama pada Februari 2016. Namun, Locatelli gagal bersaing di tim utama AC Milan. Gelandang bertahan berusia 25 tahun itu kerap menjadi pemanis di bangku cadangan. Locatelli pernah dipinjamkan AC Milan ke US Sassuolo untuk 2018/2019. 

Pada musim tersebut, Locatelli mampu tampil cemerlang bersama US Sassuolo. Ia mencatatkan 31 penampilan dengan torehan 3 gol dan 4 assist di semua ajang. US Sassuolo pun tertarik untuk memermanenkan Locatelli. Pada Juli 2019, AC Milan akhirnya setuju menjual Locatelli kepada mereka dengan harga 14 juta euro atau sekitar Rp231 miliar

5. Yoann Gourcuff dilepas AC Milan dengan harga 13,5 juta euro

potret Yoann Gourcuff (uefa.com)
potret Yoann Gourcuff (uefa.com)

Yoann Gourcuff bergabung ke AC Milan pada Juli 2006. Ia dibeli dari Stade Rennais seharga 4,5 juta euro atau sekitar Rp74 miliar. Saat itu, Gourcuff berstatus wonderkid atau pemain muda berbakat. Bahkan, ia digadang-gadang sebagai penerus Zinedine Zidane.

Sayangnya, Gourcuff gagal memenuhi ekspektasi publik sepak bola. Di AC Milan, ia tak mampu bersaing dengan Kaka. Bahkan, Gourcuff dinilai tidak profesional karena tidak berusaha sekuat tenaga untuk menjadi pilihan utama di AC Milan.

Gourcuff sempat dipinjamkan ke Girondins Bordeaux pada Juli 2008. Ketika Bordeaux ingin memermanenkan Gourcuff, AC Milan langsung melepasnya dengan harga 13,5 juta euro atau sekitar Rp222 miliar. AC Milan pun mendapatkan keuntungan dari penjualan Gourcuff.

Selama menjadi penggawa AC Milan, Gourcuff mencetak 3 gol dan 7 assist dalam 54 penampilan di semua ajang. Ia sendiri sudah pensiun sebagai pemain sepak bola sejak Januari 2019. Klub terakhir yang ia bela adalah Dijon. 

Semua gelandang di atas mampu memberikan keuntungan yang besar bagi AC Milan. Pada 2023/2024 ini, AC Milan mendatangkan beberapa gelandang baru, yakni Yunus Musah, Tijjani Reijnders, dan Ruben Loftus-Cheek. Mereka direkrut untuk memperkuat lini tengah AC Milan sepeninggal Sandro Tonali. Menurutmu, akankah para gelandang tersebut sukses di AC Milan dan bisa dijual dengan harga mahal?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Royan Wijayanto
EditorRoyan Wijayanto
Follow Us

Latest in Sport

See More

Persebaya Kembali ke Jalur Kemenangan di Super League

04 Apr 2026, 21:20 WIBSport