Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Jebolan Akademi PSG Terbaik yang Pernah Bermain di Serie A 

5 Jebolan Akademi PSG Terbaik yang Pernah Bermain di Serie A
Mike Maignan (twitter.com/acmilan)

Sebelum era Nasser Al-Khelaifi, Paris Saint-Germain merupakan tim papan tengah Ligue 1 Prancis yang sering memberikan kejutan. Ketimbang dipandang sebagai tim berprestasi, PSG lebih akrab dipandang sebagai tim penghasil pemain hebat.

Mereka sukses menciptakan deretan pemain dari tim akademi yang beberapa di antaranya cukup bersinar di Serie A Italia. Berikut jebolan akademi PSG terbaik yang pernah bermain di Serie A.

1. Houssine Kharja

Houssine Kharja (uefa.com)
Houssine Kharja (uefa.com)

Meski telah pensiun sejak 2016, Houssine Kharja masih tercatat sebagai jebolan akademi Paris Saint-Germain dengan catatan pertandingan terbanyak di Serie A. Ia berhasil mencetak 13 gol dan 12 assist dari 177 pertandingan.

Catatan tersebut cukup banyak dan masuk akal jika mengingat Kharja yang pernah membela lima tim Serie A. Ia pernah membela Siena, Genoa, Fiorentina, Inter Milan, dan AS Roma.

2. Adrien Rabiot

Adrien Rabiot (juventus.com)
Adrien Rabiot (juventus.com)

Dibandingkan dengan Houssin Kharja, Adrian Rabiot lebih diandalkan ketika berkiprah di Serie A. Gelandang berkebangsaan Prancis ini telah mencatat 116 pertandingan sejak membela Juventus pada awal musim 2019/2020.

Rabiot sendiri pernah menjadi bagian dari tim akademi PSG selama 2 tahun. Promosi pada awal musim 2012/2013, Rabiot pernah membela tim senior PSG selama 6 tahun sebelum pindah ke Juventus.

3. Ishak Belfodil

Ishak Belfodil (tsg-hoffenheim.de)
Ishak Belfodil (tsg-hoffenheim.de)

Ishak Belfodil merupakan seorang penyerang berkebangsaan Aljazair yang sangat sering bergonta-ganti tim. Belfodil juga pernah berlaga di Serie A untuk 4 tim berbeda, yakni Parma, Livorno, Bologna, dan Inter Milan.

Untuk keempat klub tersebut, Ishak Belfodil mencatatkan 9 gol dan 9 assist dari 89 laga. Kebanyakan ia catatkan bersama Parma. Jauh sebelum itu, Belfodil pernah 2 tahun (2003—2005) jadi bagian dari tim akademi PSG.

4. Patrice Evra

Patrice Evra (juventus.com)
Patrice Evra (juventus.com)

Setelah 8 tahun (2006—2014) mengabdi bersama Manchester United, Patrice Evra pun merasakan atmosfer Liga Italia. Pada awal musim 2014/2015, Evra memilih bergabung bersama Juventus secara gratis.

Saat berseragam Juventus, Evra bermain cukup baik, meski tak selalu jadi andalan. Selama 2,5 musim, ia yang berposisi sebagai bek kiri ini sukses mencatakan 53 penampilan dengan sumbangan 3 gol dan 5 assist untuk Juventus di Serie A.

5. Mike Maignan

Mike Maignan (twitter.com/acmilan)
Mike Maignan (twitter.com/acmilan)

Sebelum menjadi pesepak bola profesional, Mike Maignan pernah 6 tahun (2009—2015) menjadi bagian dari tim akademi PSG. Namun, ia tak bisa bersinar ketika dipromosikan ke tim utama pada 2013.

Setelah bermain apik bersama LOSC Lille, Mike Maignan pun pindah ke AC Milan pada awal musim 2021/2022. Ia kini dikenal sebagai salah satu kiper hebat karena penampilannya yang luar biasa bersama tim asal Lombardia ini.

Beberapa pemain top jebolan akademi PSG lain juga pernah merumput di Serie A. Sebut saja Kingsley Coman, Nicolas Anelka, Jonathan Ikone, Steven Nzonzi, dan Moussa Diaby. Namun, mereka tak masuk daftar di atas karena tak memiliki kiprah yang tak terlalu menonjol di Serie A.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Chivu yang Sempurna Bersama Inter Milan di Italia

14 Mei 2026, 21:52 WIBSport