Andoni Iraola Dinanti Tugas Berat di Liverpool, Apa Itu?

- Andoni Iraola ditunjuk menggantikan Arne Slot usai musim 2025/26, membawa modal keberhasilan mengantar Bournemouth finis keenam liga.
- Liverpool memasuki musim 2026/27 tanpa Mohamed Salah, Andrew Robertson, dan Ibrahima Konate, sementara hanya merekrut Jeremy Jacquet, Victor Munoz, serta Ronald Araujo.
- Pengamat Tim Sherwood meragukan Liverpool cukup tangguh musim ini dan menilai Iraola membutuhkan waktu, seperti saat membangun Bournemouth, untuk membangkitkan tim.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, sudah ditunggu tugas berat musim depan. Dia harus membawa tim bangkit, selepas ditinggal tiga pilar yang kerap menopang tim.
Iraola direkrut untuk menggantikan Arne Slot yang dipecat oleh Liverpool selepas musim 2025/26 lalu. Dia datang ke Anfield dengan prestasi membawa Bournemouth finis keenam di liga musim lalu.
1. Liverpool kehilangan tiga pemain kunci
Menyambut musim 2026/27, Liverpool kehilangan tiga pemain penting dan sudah berjasa besar atas kejayaan selama Juergen Klopp dan Slot berkuasa. Mereka adalah Mohamed Salah, Andrew Robertson, dan Ibrahima Konate.
Ditambah, Liverpool juga tidak aktif di bursa transfer. Mereka baru merekrut tiga pemain, yakni Jeremy Jacquet, Victor Munoz, dan Ronald Araujo.
2. Pengamat tak yakin Iraola langsung nyetel
Kondisi Liverpool sekarang membuat pengamat sekaligus eks pemain Timnas Inggris, Tim Sherwood, tak yakin Iraola bisa membawa Liverpool berprestasi musim ini. Dia merasa, kedalaman skuad Liverpool tak cukup bagus untuk menjadi salah satu penantang gelar musim 2026/27.
"Jika dilihat dari luar, apakah mereka cukup tangguh? Mungkin tidak. Menurut saya, mereka diperkirakan akan berada dalam persaingan untuk tiket Liga Champions," kata Sherwood, dilansir Sportskeeda.
3. Iraola butuh waktu bangkitkan Liverpool
Sherwood mengungkapkan, Iraola butuh waktu untuk membangkitkan Liverpool. Bersama Bournemouth, dia juga butuh waktu untuk membawa tim tersebut mampu menembus 10 besar Premier League.
"Iraola butuh waktu juga di Bournemouth. Dia tak punya tongkat sihir dan mengubah segalanya di Liverpool dalam satu musim. Namun, bagaimanapun, dia adalah manajer top," kata Sherwood.


















