Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arbeloa Amuk Wasit Usai Real Madrid Diimbangi Betis
Real Madrid saat diimbangi Getafe (AFP / Cristina Quicler)
  • Alvaro Arbeloa mengecam keputusan wasit setelah Real Madrid ditahan imbang Real Betis 1-1 di Estadio de la Cartuja, menilai performa pengadil lapangan merugikan timnya.
  • Arbeloa menyoroti dua momen kontroversial: dugaan pelanggaran terhadap Ferlan Mendy sebelum gol penyama Betis dan indikasi handball pemain Betis yang tak diganjar penalti.
  • Meskipun kecewa pada wasit, Arbeloa mengakui kelemahan timnya karena kembali kebobolan di menit akhir, menjadi pola berulang dalam beberapa laga terakhir Madrid.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengecam performa wasit usai anak-anak asuhnya diimbangi Real Betis di Estadio de la Cartuja, Sabtu dini hari WIB (25/4/2026). Menurut Arbeloa, Madrid gagal menang karena performa buruk dari wasit.

Dalam duel ini, Madrid sebenarnya unggul lebih dulu di menit 17. Vinicius Junior berhasil menjebol gawang Betis usai memanfaatkan bola muntah hasil blok kiper Alvaro Valles atas tembakan Fede Valverde.

Namun, Madrid malah kebobolan di menit-menit akhir. Kemelut di depan gawang Andriy Lunin berhasil dimanfaatkan oleh Hector Bellerin lewat tembakannya.

Gol Betis inilah yang dikecam oleh Arbeloa. Dia merasa, Betis tak layak mendapatkan gol penyeimbang karena ada insiden yang seharusnya jadi pelanggaran. Seperti apa kejadiannya?

1. Mendy ditarik, seharusnya gol Betis gak sah

Para pemain Real Madrid tampak terpukul usai diimbangi Getafe (AFP / Cristina Quicler)Para pemain Real Madrid tampak terpukul usai diimbangi Getafe (AFP / Cristina Quicler)

Pada masa injury time babak kedua, Madrid ditekan oleh Betis. Saat itu, mereka harus menahan gempuran para pemain Betis dan ada insiden ketika Ferlan Mendy terjatuh usai bersinggungan dengan Antony.

Wasit tak meniup peluit tanda pelanggaran. Justru, dari sinilah terjadi kelengahan yang membuat Bellerin berhasil mencetak gol penyeimbang.

"Bagi saya itu jelas pelanggaran. Tak ada waktu untuk melakukan stabilisasi tubuh, dan Anda harus bergerak. Makanya, Anda perlu mengerti sepak bola dan mereka punya masalah sangat serius terhadap orang-orang yang berkuasa atas aturan. Mereka harus mengambil keputusan. Mereka tahu atau tidak paham," ujar Arbeloa, dilansir Football Espana.

2. Ada juga indikasi handball di babak pertama

Keputusan wasit yang bikin Arbeloa marah adalah ketika ada indikasi handball saat pemain Betis mencoba memblok sepakan Brahim Díaz. Dalam momen itu, menurut Arbeloa seharusnya Madrid mendapatkan penalti.

"Jelas itu penalti, dengan tangan yang bergerak dari sepakan Brahim. Saya gak tahu apa yang Anda mau. Kemudian, ketika terakhir Mendy memenangkan posisi, mereka malah menariknya. Keputusan-keputusan ini memengaruhi laga dengan begitu besar," kata Arbeloa.

3. Madrid sering kecolongan

Meski begitu, secara teknis Arbeloa mengakui Madrid tampil buruk. Mereka kembali kebobolan di menit-menit akhir, yang berujung pada kegagalan meraih kemenangan, dan sudah terjadi empat kali dalam enam laga terakhirnya.

"Lagi-lagi kekecewaan di menit akhir, yang sering terjadi pada kami. Saya rasa, kami tak layak menerimanya," ujar Arbeloa.

Editorial Team