Saat Vinicius dan Mbappe Sadar Jadi Sumber Masalah di Madrid

- Vinicius Junior dan Kylian Mbappe disorot karena dianggap penyebab performa buruk Real Madrid serta pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih.
- Dalam laga kontra Alaves, keduanya mencetak gol dan membawa Madrid menang 2-1, menjaga peluang juara LaLiga musim ini.
- Meski dicemooh fans akibat kegagalan di Liga Champions, Vinicius dan Mbappe menunjukkan gestur meminta maaf setelah mencetak gol sebagai tanda kesadaran atas situasi tim.
Jakarta, IDN Times - Kylian Mbappe dan Vinicius Junior tengah jadi sorotan. Seiring performa buruk yang ditunjukkan Real Madrid, mereka dianggap sebagai sumber masalah dari semua hasil negatif itu.
Sudah bukan sekali dua kali, Mbappe dan Vinicius disebut-sebut terlalu mengontrol skuad Madrid. Pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih, disinyalir merupakan dampak dari ego kedua pemain tersebut.
Namun, agaknya mereka sekarang sudah sadar diri sebagai sumber masalah. Hal itu tampak saat Madrid menjamu Alaves di laga pekan 33 LaLiga 2025/26, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
1. Bantu Madrid meraih kemenangan
Dalam laga tersebut, Vinicius dan Mbappe membantu Madrid meraih kemenangan. Masing-masing dari mereka mencetak satu gol, membawa Madrid menang 2-1 atas Alaves di Santiago Bernabeu.
Kemenangan ini memiliki makna besar, karena menjaga asa Madrid menjuarai LaLiga musim ini. Mereka terus menjaga jarak dengan Barcelona yang berada di puncak klasemen sementara.
2. Sempat dicemooh fans Madrid
Dilansir Sport, laga lawan Alaves ini berjalan tak mudah bagi Vinicius dan Mbappe. Setiap kali mereka menyentuh bola, cemoohan pun langsung hadir untuk mereka dari fans di tribune.
Ejekan itu tidak lain sebagai teguran lantaran Madrid gagal di Liga Champions usai disingkirkan Bayern Muenchen. Selain Vinicius dan Mbappe, Eduardo Camavinga dan Alvaro Carreras juga dapat perlakuan serupa.
Kegagalan ini juga membuka borok, bahwa Vinicius dan Mbappe-lah yang sebenarnya jadi masalah di Madrid sekarang. Menyadari itu, ini sikap yang ditunjukkan keduanya
3. Tunjukkan gestur meminta maaf kepada fans
Selepas mencetak gol, Mbappe tidak merayakan golnya itu. Dia hanya tersenyum tipis sebagai gestur minta maaf, karena sadar catatan gol ini tak berarti usai Madrid gagal lagi di Liga Champions.
Berbeda dengan Mbappe, Vinicius langsung menunjukkan gestur meminta maaf kepada fans usai mencetak gol. Kesadaran ini perlu, apalagi Real Madrid kini cuma punya LaLiga sebagai trofi yang bisa mereka dapat musim ini.


















