Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arsenal Belum Puas, Kini Bidik Liga Champions
Suporter Arsenal merayakan gelar Premier League musim 2025/26 di depan Emirates Stadium (AFP / Brook Mitchell)
  • Arsenal baru saja menjuarai Premier League setelah 22 tahun dan kini menargetkan gelar Liga Champions untuk melengkapi musim bersejarah mereka.
  • William Saliba menyebut kepercayaan diri tim meningkat drastis setelah sukses di liga domestik, menjadi modal penting jelang final Eropa.
  • Duel final melawan PSG disebut sebagai ujian besar antara pertahanan solid Arsenal dan serangan tajam lawan, dengan tekad kuat membalikkan prediksi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Arsenal belum puas meski sudah juara Premier League. Masih ada target lain yang dibidik The Gunners usai mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menguasai Inggris.

Bek Arsenal, William Saliba, menegaskan Arsenal mau meraih double winners di musim 2025/26. Dia berharap setelah juara Premier League, Arsenal bisa menjadi penguasa Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

1. Kepercayaan diri Arsenal meningkat

Arsenal, menurut Saliba, saat ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Itu terjadi setelah Arsenal juara Premier League. Bagi pria Prancis tersebut, rasa penasaran selalu muncul ketika satu trofi sudah di tangan.

"Sangat berarti bagi kami. Sekarang, kami memulainya dengan Premier League. Itu juga jadi gelar pertama saya, jadi senang rasanya. Tapi, saya belum puas, masih mau lebih. Ada kesempatan besar pekan depan di Liga Champions, jadi kami harus memberikan segalanya," kata Saliba, dilansir Daily Mirror.

2. Yakin bisa mengakhiri nasib sial

Arsenal juara Premier League setelah mengalami kesialan selama tiga tahun beruntun. Dalam periode itu, mereka selalu finis sebagai runner-up. Maka dari itu, trofi Premier League musim ini menjadi bentuk nyata dari kerja keras dan militansi Arsenal selama bertahun-tahun.

"Ya, tentu saja. Itu mengubah segalanya. Ketika juara Premier League, kompetisi, kepercayaan diri meningkat sebelum final. Jadi, ya kami berada dalam atmosfer positif," ujar Saliba.

3. Siap membalikkan prediksi

Duel Arsenal versus Paris Saint-Germain merupakan bentuk nyata pertarungan antara tim pertahanan dan serangan terbaik di Eropa musim ini. Statistik membuktikan Arsenal sudah mencatatkan 32 clean sheets di semua kompetisi musim ini. Sementara, PSG begitu produktif dan merupakan favorit karena statusnya juara bertahan.

"Wajar saja kalau mereka jadi favorit karena juara Liga Champions musim lalu, dan sekarang kembali ke final untuk mempertahankan gelar. Kami harus berjuang, dan kalau ingin mengubah keadaan dan merebut gelar itu, harus menang," kata Saliba.

Editorial Team