Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Balas Dendam ke Wolves, Liverpool Buka Asa Raih Trofi

Balas Dendam ke Wolves, Liverpool Buka Asa Raih Trofi
ilustrasi logo Liverpool (unsplash.com/alexdavidphotos)
Intinya Sih
  • Liverpool menaklukkan Wolverhampton Wanderers 3-1 di Molineux, memastikan tiket ke perempat final dan membalas kekalahan tiga hari sebelumnya.
  • Kemenangan ini menjaga peluang The Reds meraih trofi musim ini lewat Piala FA dan Liga Champions setelah kans juara Premier League tertutup.
  • Pelatih Arne Slot memuji gol Andy Robertson sebagai momentum penting, namun menyoroti masalah fokus tim yang masih muncul di menit akhir laga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Liverpool membuka asa untuk meraih trofi musim ini. Mereka baru saja memastikan diri lolos ke perempat final usai menang atas Wolverhampton Wanderers di Molineux, Sabtu dini hari WIB (7/3/2026), dengan skor 3-1.

Kemenangan ini bak balas dendam Liverpool atas Wolves. Sebab, 72 jam sebelumnya mereka sempat dikalahkan Wolves dengan skor 1-2.

1. Buka asa, masalah masih sama

Tak cuma balas dendam, Liverpool juga membuka asa untuk mengakhiri musim ini dengan raihan trofi. Ketika harapan juara Premier League musnah, mereka masih bertahan di Piala FA dan Liga Champions.

"Tentu, ini respons yang sempurna ketika melihat hasilnya. Namun, masalah kami sama. Mereka punya probabilitas mencetak gol 0,44 dan berhasil melakukannya," kata pelatih Liverpool, Arne Slot, dilansir situs resmi klub.

2. Gol Robertson jadi pembeda

Slot menyatakan, pembeda di laga kali ini dengan sebelumnya adalah gol dari Andy Robertson. Ketika sepakan jarak jauh Robertson berujung gol, The Reds mendapatkan momentum untuk meningkatkan tempo dan menambah gol.

"Semua jadi terbuka ketika Robbo melepaskan sepakan dan berujung gol. Padahal, itu bukan peluang yang bagus dan kami kesulitan cetak peluang selama 50 menit laga," ujar Slot.

3. Liverpool tetap harus berbenah

Meski begitu, pria Belanda tersebut meminta agar Liverpool berbenah. Sebab, masalah Liverpool masih sama yakni fokus yang menurun di menit-menit akhir pertandingan.

"Masalahnya masih sama karena kebobolan di injury time. Kami memang main cepat dari satu sisi ke lainnya, tapi banyak kemiripan dengan laga tiga hari lalu dari segi masalah," kata Slot.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More