Curhat Pemain dan Staf PSBS Biak Via Surat, Gaji Nunggak 3 Bulan

- Pemain dan staf PSBS Biak mengeluhkan gaji yang tertunggak tiga bulan melalui surat terbuka yang viral di media sosial menjelang akhir musim Super League 2025/26.
- Surat tersebut mengungkap dampak serius keterlambatan gaji, seperti kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, kendaraan tim ditarik, hingga latihan terganggu karena tidak ada lapangan.
- Mereka menyatakan sudah berulang kali menghubungi manajemen tanpa tanggapan dan kini meminta dukungan PSSI serta I.League agar masalah keuangan diselesaikan secara profesional.
Jakarta, IDN Times - Para pemain dan staf PSBS Biak mulai berkeluh kesah ketika Super League 2025/26 tersisa beberapa laga lagi. Mereka mengeluhkan gaji yang tertunggak sampai tiga bulan lamanya.
Keluhan itu mereka sampaikan lewat surat yang diterima IDN Times, serta viral di media sosial. Beberapa pemain PSBS pun mengunggah surat yang ditujukan ke PSSI dan I.League ini di media sosial masing-masing.
1. Apa saja yang disampaikan dalam surat itu?

Dalam surat itu, disampaikan terkait keterlambatan gaji sampai tiga bulan. Tunggakan ini mulai berdampak serius terhadap kondisi kehidupan sehari-hari para pemain dan staf klub.
Dalam beberapa kesempatan, kebutuhan dasar seperti air minum setelah sesi latihan tidak selalu tersedia. Selain itu, saat ini tidak tersedia makanan bagi pemain lokal.
Kendaraan tim juga telah ditarik, lalu pemain asing menerima pemberitahuan terkait pengosongan tempat tinggal akibat kurangnya pembayaran. Bahkan, sesi latihan dalam beberapa kesempatan tidak dapat dilakukan karena tidak tersedianya lapangan latihan.
2. Semua sudah berusaha menghubungi manajemen klub

Masih dalam surat yang sama, para pemain dan staf PSBS juga sudah menghubungi manajemen klub terkait hal ini. Namun, mereka belum memperoleh kejelasan, ketika situasi keuangan sudah kritis.
"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kami percaya bahwa situasi ini telah mencapai tingkat yang kritis. Kami juga telah beberapa kali coba menghubungi manajemen klub untuk memperoleh kejelasan mengenai situasi ini. Namun, hingga saat ini, panggilan dan pesan kami belum mendapatkan tanggapan, sehingga tidak ada komunikasi maupun arahan yang jelas," bunyi isi surat tersebut.
3. Meminta dukungan PSSI dan I.League

Lewat surat ini, pemain dan staf PSBS Biak meminta dukungan PSSI dan I.League, agar masalah serius ini bisa selesai secara profesional. Alhasil, semua pihak dapat bergerak maju dengan lebih stabil.
"Oleh karena itu, kami memohon dukungan dan bimbingan Anda (PSSI dan I.League) untuk membantu menyelesaikan masalah (di PSBS Biak) ini secara profesional dan penuh hormat, sehingga semua pihak dapat bergerak maju dengan cara yang positif dan stabil," tulis surat tersebut.

















