4 Fakta Menarik Aston Villa Tumbang dari Wolves di Molineux Stadium

Aston Villa gagal meraih poin saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan English Premier League (EPL) 2025/2026 pekan ke-28. Skuad asuhan Unai Emery secara mengejutkan takluk 0-2 dari Wolves pada Sabtu (28/2/2026) dini hari WIB. Joao Gomes dan Rodrigo Gomes masing-masing mencetak satu gol dalam laga di Molineux Stadium.
Selain menderita kekalahan, The Villans gagal memperlebar jarak dari para pesaingnya. Mereka masih bertahan di posisi ketiga dengan 51 poin dan berpotensi dikejar Manchester United yang mengoleksi 48 serta baru akan bermain Minggu malam. Sementara, tambahan tiga poin membuat Wolves yang berada di dasar klasemen kini mengumpulkan 13 poin.
Kekalahan ini membuat Unai Emery memperpanjang catatan kurang apik saat berkunjung ke Molineux Stadium. Tak hanya itu, dominasi sepanjang pertandingan belum cukup menghadirkan kemenangan. Lebih lengkapnya, berikut empat fakta menarik usai Aston Villa menderita kekalahan atas Wolves.
1. Rekor buruk Unai Emery di Molineux Stadium
Kekalahan atas Wolves memperpanjang catatan negatif yang didapat Unai Emery sebagai pelatih Aston Villa kala bertandang ke Molineux Stadium. Ia tercatat sudah empat kali bermain di kandang Wolves dengan sekali berimbang dan tiga kekalahan. Catatan itu membuat mantan pelatih Arsenal 2018–2019 belum pernah menang di kandang Wolves.
Kemenangan terakhir Aston Villa saat melakoni laga tandang menghadapi Wolves terjadi pada masa kepelatihan Dean Smith. Pada pekan ke-12 EPL 2020/2021, The Villans menang dengan skor tipis 1-0 atas Wolves. Anwar El Ghazi berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+4 melalui tendangan penalti.
2. Dua Gomes membantu Wolves benamkan Aston Villa
Kekalahan Aston Villa tak lepas dari permainan impresif dua pemain bermarga Gomes. Gol pertama Wolves terjadi pada menit 61 berkat Joao Gomes dan membawa Wolves unggul 1-0. Dengan tenang, gelandang berusia 27 tahun itu melepaskan tendangan keras yang tak bisa diantisipasi Emiliano Martinez.
Meski tiga poin hampir dipastikan menjadi milik tuan rumah, ternyata Wolves kembali menambah keunggulan. Pada menit 90+8, Rodrigo Gomes mencatatkan namanya sebagai pencetak gol kedua. Sepakan Joao Gomes sempat diblok Morgan Rogers. Namun, bola liar jatuh di hadapan Rodrigo Gomes dan menendangnya dengan akurat ke pojok gawang.
Gol pemain berpaspor Portugal itu menjadi penutup kemenangan Wolves. Seusai laga, Joao Gomes juga dinobatkan sebagai man of the match. Ia bermain selama 90 menit, mencetak satu gol, serta berkontribusi bagi tim dengan mencatatkan 95 persen akurasi operan.
3. Efisiensi mematikan Wolves mengalahkan dominasi Aston Villa
Aston Villa sejatinya mendominasi sepanjang laga saat menghadapi Wolves. Skuad asuhan Unai Emery itu mencatatkan penguasaan bola hingga 61 persen. The Villans menciptakan 14 tembakan dengan 5 tepat sasaran. Namun, peluang yang dihasilkan belum mampu dikonversi menjadi gol.
Sedangkan, Wolves justru bermain lebih klinis. Meski hanya mencatatkan 9 tembakan dan 2 di antaranya tepat sasaran, kedua peluang tersebut berhasil menjadi gol yang membantu Wolves meraih tiga poin. Hasil tersebut menunjukkan efisiensi permainan Wolves mampu mengalahkan dominasi yang ditampilkan anak asuh Unai Emery.
4. Melampaui rekor poin terburuk Derby County
Kemenangan atas Aston Villa membuat Wolves mampu melampaui catatan poin terendah yang dialami Derby County pada musim 2007/2008. Hingga pekan ke-29 EPL musim ini, Wolves telah mengoleksi 13 poin. Raihan tersebut melewati 11 poin yang dikumpulkan Derby County pada musim tersebut.
Dari 29 laga yang dijalani, Wolves mencatatkan 2 kemenangan, 7 berimbang, dan 20 kekalahan. Kendati masih berpeluang keluar dari zona degradasi, langkah mereka terbilang cukup berat. Apalagi, skuad asuhan Rob Edwards itu belum tampil konsisten setiap pertandingan.
Empat catatan di atas menunjukkan Aston Villa masih belum konsisten dalam meraih hasil positif. Apalagi, efektivitas di sepertiga akhir lapangan masih belum berhasil meski mendominasi. Pasukan Unai Emery mesti kembali fokus di sisa laga EPL musim ini demi mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

















