Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Fakta Menarik Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Kokoh di Puncak

3 Fakta Menarik Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Kokoh di Puncak
ilustrasi sepak bola (pexels.com/gonzalo-acuna)
Intinya Sih
  • Inter Milan menang 2-0 atas Lecce lewat gol Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji, membuat mereka makin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan 10 poin dari AC Milan.
  • Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter menjadi 14 laga beruntun di Serie A serta sembilan kemenangan tandang berturut-turut, enam di antaranya tanpa kebobolan.
  • Federico Dimarco kembali tampil gemilang dengan satu assist, menjadikannya bek pertama yang mencatat lima laga beruntun selalu memberi umpan gol dan terpilih sebagai man of the match.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah hasil negatif pada babak playoff Liga Champions Eropa 2025/2026, Inter Milan kembali meraih hasil positif dalam lanjutan Serie A Italia 2025/2026. Bertandang ke markas Lecce, I Nerazzurri sukses menang 2-0 pada Minggu (22/2/2026) malam WIB. Gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan (75’) dan Manuel Akanji (82’).

Kemenangan atas Lecce membuat Inter Milan makin kokoh di puncak klasemen dengan 64 poin, unggul 10 poin dari AC Milan yang berada di peringkat kedua. Di balik kemenangan yang diraih di Stadio Ettore Giardiniero, anak asuh Cristian Chivu menorehkan sejumlah catatan positif. Salah satunya I Nerazzurri memperpanjang tren positif saat bertandang ke markas lawan.

Ada juga Federico Dimarco yang dinobatkan menjadi man of the match ternyata mencatatkan rekor apik. Selain itu, ada fakta menarik lainnya yang tersaji setelah Inter Milan menaklukkan Lecce. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Inter Milan catatkan 14 laga beruntun tanpa kekalahan di Serie A

Kemenangan 2-0 atas Lecce memperpanjang catatan tak terkalahkan Inter Milan di Serie A 2025/2026 menjadi 14 laga beruntun. Dalam rentang tersebut, I Nerazzurri mengukir 13 kemenangan dan 1 berimbang. Satu-satunya hasil imbang terjadi kala skuad asuhan Cristian Chivu menjamu Napoli di Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) WIB.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi Inter Milan untuk terus mempertahankan tren positif di kancah domestik meski sempat terseok di Liga Champions. Selain itu, kemenangan di Serie A juga diharapkan menjadi suntikan moral yang kuat bagi anak asuh Chivu. Hasil positif tersebut bakal menjadi modal berharga jelang laga hidup mati pada leg kedua kontra Bodo/Glimt tengah pekan nanti.

2. Menang di markas Lecce, Inter Milan perpanjang rekor kemenangan tandang

Selain catatan 14 laga tak terkalahkan, Inter Milan sukses mengukir pencapaian saat melakoni laga tandang. I Nerazzurri berhasil memperpanjang tren positif mereka dengan menyapu bersih sembilan kemenangan beruntun di markas lawan. Menariknya, dalam enam laga terakhir tersebut, Lautaro Martinez dan kawan-kawan mencatatkan clean sheet. 

Terakhir kali Inter Milan gagal mencuri poin saat mereka bertandang ke markas Napoli pada giornata 8 Serie A 2025/2026. Kala itu, I Nerazzurri harus mengakui keunggulan I Partenopei dengan skor 1-3 pada Sabtu (25/10/2025) malam WIB. Namun, kekalahan pahit tersebut justru menjadi titik balik bagi pasukan Chivu untuk tampil lebih solid di laga tandang berikutnya.

3. Federico Dimarco selalu memberikan assist dalam lima laga terakhir

Di balik gol yang diciptakan Manuel Akanji pada menit 82, Federico Dimarco menjadi aktor utama lewat umpan matangnya. Berkat satu assist dalam kemenangan Inter Milan atas Lecce ini, Dimarco kini tercatat selalu menyumbangkan umpan berbuah gol dalam lima laga berturut-turut. Catatan ini membuatnya menjadi bek pertama yang mampu memberikan minimal satu assist dalam lima pertandingan beruntun.

Selain menorehkan rekor tersebut, Dimarco juga dinobatkan menjadi man of the match saat Inter Milan menaklukkan Lecce. Hingga giornata 26, bek sayap asal Italia itu masuk dalam daftar pemberi umpan terbanyak dengan koleksi 15 assist. Capaian tersebut menjadi modal positif bagi pemain berusia 28 tahun itu untuk menghadapi sisa laga di Serie A musim ini.

Ketiga catatan menarik di atas memperlihatkan Inter Milan terus konsisten menjaga tren positif di Serie A. Baik di kandang maupun tandang, I Nerazzurri tampil solid yang terbukti dari pencapaian impresif mereka dalam beberapa pekan terakhir. Terlebih lagi, performa gemilang Dimarco menjadi bukti nyata setiap pemain mampu memberikan kontribusi krusial, baik melalui assist maupun gol, demi mengantarkan kemenangan bagi tim.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More