Real Madrid Mau Rekrut Jose Mourinho Lagi, Gak Salah?

- Real Madrid dikabarkan ingin memulangkan Jose Mourinho sebagai manajer setelah masa interim Alvaro Arbeloa berakhir.
- Florentino Perez menilai Mourinho mampu membangun ulang tim dan membawa kembali mental juara seperti era kejayaannya dulu.
- Namun, banyak yang meragukan performa Mourinho karena minim trofi besar sejak 2015, sementara Madrid dikenal tak sabar soal hasil.
Jakarta, IDN Times - Kabar mengejutkan datang dari Real Madrid. Mereka dikabarkan akan merekrut lagi Jose Mourinho untuk mengisi posisi manajer. Tidak salah?
Dilansir The Athletic, Madrid kemungkinan besar tidak akan melanjutkan kerja sama dengan Alvaro Arbeloa, yang kini jadi pelatih interim. Kenapa Madrid ngebet ingin memulangkan Mourinho lagi?
1. Mourinho diyakini bisa membangun ulang Madrid
Mourinho sejatinya pernah menangani Madrid pada 2010 sampai 2013 silam. Selama berada di bawah asuhannya, Madrid berhasil memenangi tiga trofi, termasuk LaLiga dan Copa del Rey.
Agaknya Presiden Madrid Florentino Perez yakin Mourinho bisa membangun ulang Madrid, yang gagal meraih trofi bergengsi dalam dua musim terakhir. Apalagi Mourinho juga peletak dasar fondasi skuad Madrid yang jaya di era 2014 sampai 2022.
2. Sosok besar Mourinho jadi pertimbangan
Disebutkan juga, Mourinho adalah sosok besar dengan kepribadian kuat. Karisma yang dia miliki bisa membawa suasana kondusif di ruang ganti Madrid, yang kini sudah djpenuhi ego tinggi.
Mourinho juga tahan banting dengan tekanan besar dari berbagai penjuru. Tidak cuma itu, Madrid barangkali hendak kembali ke pola lama seperti saat merekrut kembali Carlo Ancelotti dari Everton pada 2021.
3. Keraguan akan Mourinho masih ada
Meski begitu, kembalinya Mourinho ini juga disambut suara-suara sumbang. Terakhir kali dia meraih gelar liga terjadi pada 2015 bersama Chelsea. Selanjutnya, dia jarang memenangi trofi bergengsi lagi.
Total, dalam 11 tahun setelah 2015, Mourinho hanya meraih empat trofi kala menangani Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, dan sekarang Benfica. Keraguan akan kualitasnya hadir.
Apalagi, Real Madrid juga adalah tim yang tidak sabaran soal trofi. Jika kelak Jose Mourinho memilih kembali, tentu dia harus segera bergerak mengisi lemari trofi tim yang sudah kosong dalam dua musim.

















