Francesco Pio Esposito, Dari Inter Milan ke Timnas Italia

- Francesco Pio Esposito, lulusan akademi Inter Milan, berkembang pesat hingga menembus skuad utama Nerazzurri dan menjadi salah satu penyerang muda paling menjanjikan di Serie A musim 2025/2026.
- Setelah masa peminjaman produktif di Spezia dengan 20 gol dari 73 laga, Esposito kembali ke Inter dan mencatatkan 6 gol serta 3 assist dalam musim debutnya di Serie A.
- Performa impresifnya bersama Inter mengantarkan Esposito debut di Timnas Italia, mencetak tiga gol dari tujuh caps meski gagal penalti saat Italia tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2026.
Perjalanan seorang pemain muda dari akademi sebuah klub besar seperti Inter Milan selalu menarik untuk diikuti. Francesco Pio Esposito menjadi salah satunya dan saat ini mulai mencuri perhatian publik sepak bola Italia. Ia menapaki langkah awal menuju panggung besar bersama Nerazzurri.
Sebagai penyerang muda, tiap menit bermain yang didapatkan adalah sebuah pembuktian. Pio Esposito pada akhirnya berhasil meraih satu tempat di skuad utama Italia hingga menjadi salah satu andalan lini serang meski timnya sendiri gagal ke Piala Dunia 2026. Seperti apa awal perjalanan karier dan statistik seorang Francesco Pio Esposito di Serie A Italia 2025/2026 hingga akhirnya masuk timnas?
1. Memiliki mobilitas tinggi dan ketenangan dalam penyelesaian akhir
Francesco Pio Esposito lahir di Castellammare di Stabia pada 28 Juni 2005. Esposito baru berusia 20 tahun ketika menjadi mesin gol Inter Milan saat ini. Ia seorang penyerang yang mampu bersaing dengan nama-nama tenar macam Marcus Thuram dan sang kapten, Lautaro Martinez, di deretan skuad La Beneamata pada 2025/2026.
Esposito dikenal sebagai pemain dengan mobilitas tinggi dan ketenangan dalam penyelesaian akhir. Ia juga memiliki postur ideal sebagai seorang target man dengan tinggi mencapai 191 cm. Pemain berkaki dominan kanan ini telah menunjukkan kedewasaan bermain yang sering kali membuatnya menjadi ancaman serius bagi bek-bek berpengalaman di tim lawan.
2. Produk akademi Inter Milan yang pernah dipinjamkan kepada Spezia
Karier sepak bola Francesco Pio Esposito dimulai ketika menjadi bagian dari skuad Inter Youth pada 2014/2015. Usianya saat itu baru 9 tahun. Namun, perjalanannya berlanjut sampai akhirnya Pelatih Simone Inzaghi mempromosikannya ke skuad senior Inter Milan pada 2023/2024.
Tidak bermain bersama Inter Milan, Esposito rupanya mesti menjalani masa peminjaman bersama Spezia di Serie B Italia pada musim yang sama sejak dipromosikan ke skuad utama. Ia memainkan 73 pertandingan selama 2 musim membela tim yang berkandang di Alberto Picco tersebut. Catatannya cukup baik dengan raihan 20 gol dan 2 assist dari 4.555 total menit bermain.
3. Musim debut bersama Inter Milan dengan torehan 6 gol dan 3 assist
Inter Milan memanggil kembali Francesco Pio Esposito untuk bergabung bersama skuad utama sejak musim panas 2025. Cristian Chivu yang menjadi pelatih Inter Milan saat ini kerap memainkannya di posisi penyerang tengah sebagai pelapis atau pendamping Lautaro Martinez serta Marcus Thuram. Esposito telah dipercaya tampil sebanyak 30 kali di Serie A per 16 April 2026.
Penyerang seharga Rp782 miliar itu telah membuat 6 gol dari total 21 tembakan tepat sasaran dan mencetak 4 assist. Esposito juga menambahkan 234 umpan sukses dan 4 dribel sukses. Catatannya makin lengkap dengan melakukan 564 sentuhan bola dan 89 kali menang duel menghadapi pemain lawan sampai memasuki pekan 32 pada 2025/2026.
4. Bermain disiplin ketika tim melakukan transisi bertahan
Cristian Chivu sebagai pelatih Inter Milan menuntut seorang penyerang untuk mau bertahan ketika tim dalam keadaan diserang. Tak terkecuali Francesco Pio Esposito yang cukup terlihat kontribusinya dalam hal tersebut. Ia membukukan 7 tekel, 5 intersep, dan 29 recoveries.
Pemain Italia itu juga berhasil membuat 2 blok dan 12 sapuan. Ia juga hanya lima kali berhasil dilewati lawan ketika bertahan. Ini sebuah catatan yang tidak begitu buruk mengingat 2025/2026 adalah kompetisi perdananya di liga tertinggi Italia.
5. Dari Inter Milan ke panggung internasional
Kiprahnya bersama Inter Milan berhasil menarik perhatian Gennaro Gattuso sebagai pelatih Timnas Italia. Gattuso memberikan kesempatan debut ketika Gli Azzurri menang telak 5-0 menjamu Estonia di New Balance Arena. Esposito juga bermain selama 26 menit saat masuk menggantikan Mateo Retegui pada semifinal Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Italia menang dengan skor 2-0 atas Irlandia Utara dan berhak melaju ke partai penentuan. Esposito memberikan 11 sentuhan bola, 1 blok, 1 sapuan, 1 recoveries, dan 1 tembakan tepat sasaran pada laga tersebut. Performanya saat berseragam Timnas Italia terbilang cukup baik dengan torehan 3 gol dari total 306 menit bermain.
6. Gagal penalti, Italia menunda mimpi lolos Piala Dunia 2026
Italia menghadapi partai penting melawan tuan rumah, Bosnia dan Herzegovina, di Bilino Polje. Gli Azzurri dipaksa melalui adu penalti ketika skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai. Francesco Pio Esposito yang baru bermain saat masuk menggantikan Moise Kean dipercaya menjadi salah satu penendang penalti.
Esposito maju sebagai eksekutor pertama rupanya gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan pemain dengan tujuh caps tersebut melambung jauh ke atas mistar gawang. Italia harus menunda mimpinya bermain di Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 1-4.
Perkembangan Esposito menuju ke arah yang menjanjikan terlepas dari kegagalannya membawa Italia tampil di Piala Dunia 2026. Ia telah ditempa dalam sebuah atmosfer kompetitif bernama Serie A bersama La Beneamata. Tiap menit bermain yang datang dimanfaatkannya dengan maksimal untuk terus berkembang.
Kesempatan yang didapatkan ketika menembus skuad La Nazionale juga menjadi langkah besar dalam kariernya. Ia memiliki peluang untuk menorehkan pencapaian tertinggi di level internasional bersama Timnas Italia. Bukan tidak mungkin ia menjadi andalan lini depan Gli Azzurri dalam beberapa tahun ke depan.

















