Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Insiden Arteta Semprot Wonderkid Arsenal yang Tuai Kecaman
Manajer Arsenal, Mikel Arteta (AFP / Carlos Jasso)
  • Arsenal tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah dari Fleetwood Town pada putaran keempat.

  • Mikel Arteta dikritik karena memarahi Max Dowman, pemain Arsenal berusia 16 tahun, setelah kartu merah.

  • Arteta menyebut persoalan kedisiplinan, sementara Jobi McAnuff dan Paul Merson menyoroti sikap tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (28/10/2026) dini hari WIB

Arsenal disingkirkan Fleetwood Town di putaran keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris 2026/27. Hasil itu memicu drama di lorong stadion.

menit ke-86

Max Dowman menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Fleetwood Town.

jelang laga

Arteta mencoba menenangkan situasi dalam jumpa pers dan mengatakan ingin menonton ulang insiden kartu merah sebelum memberikan penilaian akhir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Arsenal disingkirkan Fleetwood Town di putaran keempat Carabao Cup, lalu muncul drama antara Mikel Arteta dan Max Dowman.
  • Who?
    Mikel Arteta, Max Dowman, Fleetwood Town, Jobi McAnuff, dan Paul Merson terlibat dalam peristiwa serta tanggapan terkait.
  • Where?
    Drama Arteta dan Dowman terjadi di lorong stadion saat berjalan menuju ruang ganti.
  • When?
    Arsenal tersingkir pada Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Kartu merah Dowman diterima pada menit ke-86.
  • Why?
    Arteta mengisyaratkan amarahnya dipicu pelanggaran kedisiplinan yang telah dibahas sebelum pertandingan.
  • How?
    Arteta tertangkap kamera memarahi Dowman setelah pemain berusia 16 tahun itu diusir wasit karena respons berlebihan usai mendapat pelanggaran keras.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Arsenal kalah dari Fleetwood Town dan keluar dari Piala Liga Inggris. Setelah itu, Mikel Arteta memarahi Max Dowman, pemain Arsenal yang baru berusia 16 tahun, karena mendapat kartu merah. Banyak orang mengkritik Arteta. Arteta bilang masalahnya tentang disiplin, sedangkan Paul Merson merasa kasihan kepada Dowman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perdebatan ini menunjukkan adanya perhatian terhadap cara pemain muda diperlakukan dalam pertandingan. Arteta menyatakan persoalan tersebut berkaitan dengan kedisiplinan yang sudah dibahas tim, sementara McAnuff dan Merson menyampaikan pandangan berbeda tentang respons serta hukuman yang diterima Dowman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Arsenal keok dari Fleetwood Town di putaran keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris 2026/27, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Hasil memalukan itu ternyata memicu drama di lorong stadion

Drama tersebut melibatkan manajer Arsenal, Mikel Arteta, dan Max Dowman. Arteta mendapat sorotan tajam karena reaksinya dinilai berlebihan saat menegur pemain berusia 16 tahun itu, yang diduga berkaitan dengan kartu merah yang diterimanya pada menit ke-86.

1. Dikritik tak punya empati pada anak-anak

Dowman diusir wasit atas respons berlebihannya setelah mendapat pelanggaran keras dari pemain Fleetwood. Alih-alih merangkul Dowman, Arteta justru tertangkap kamera memarahinya secara frontal saat berjalan menuju ruang ganti.

Reaksi keras Arteta di pinggir lapangan langsung memantik kecaman dari berbagai pihak, termasuk pengamat sepak bola, Jobi McAnuff. Dia mengaku sangat terkejut melihat sikap manajer asal Spanyol itu yang seolah lupa kalau Dowman masih anak-anak.

"Saya tidak bisa memahami reaksi Mikel Arteta, saya sama sekali tidak menyukainya," ujar McAnuff, dikutip dari Daily Mirror.

2. Pembelaan Arteta singgung soal kedisiplinan

Menyadari tengah menjadi sasaran kritik, Arteta mencoba menenangkan situasi dalam jumpa pers jelang laga. Arteta juga berdalih ingin menonton insiden kartu merah tersebut melalui tayangan ulang secara detail sebelum memberikan penilaian akhir. Namun, Arteta mengisyaratkan amarahnya itu dipicu oleh pelanggaran kedisiplinan yang sebenarnya sudah dibahas tim sebelum pertandingan dimulai.

"Itu adalah sesuatu yang telah kami diskusikan sebelum laga," ungkap mantan asisten Pep Guardiola tersebut.

3. Legenda Arsenal ikut merasa iba

Eks pemain Arsenal, Paul Merson, turut angkat suara atas drama Arteta dengan Dowman. Merson menilai hukuman kartu merah langsung untuk tindakan sekecil itu terasa sangat kejam bagi pemain yang baru berusia 16 tahun.

"Saya merasa kasihan pada anak itu. Dia sedang frustrasi dan jika ada VAR, mereka mungkin akan membatalkannya," ujar Merson.

Curated For You

Editorial Team

Related Article