5 Kegagalan Menang Pertama Marseille di Ligue 1 pada 2026

- Olympique Marseille yang sebelumnya finis runner-up Ligue 1 2024/2025, mengalami penurunan performa signifikan pada awal tahun 2026 dengan lima kegagalan menang dari tujuh laga pertama musim baru.
- Kekalahan mengejutkan dari FC Nantes, hasil imbang dramatis melawan Paris FC dan Strasbourg, serta kekalahan telak 0-5 dari PSG memperburuk posisi Marseille di klasemen sementara.
- Akibat rentetan hasil buruk tersebut, Marseille turun ke peringkat empat dan kini hanya unggul tipis tiga poin dari tim-tim pesaing di bawahnya dalam perebutan posisi papan atas Ligue 1.
Olympique Marseille finis sebagai runner-up Ligue 1 Prancis pada 2024/2025. Meski tertinggal jauh dari Paris Saint-Germain (PSG) di klasemen akhir, Marseille tetap merupakan tim terbaik kedua di Ligue 1 musim lalu. Les Olympiens pun diunggulkan untuk kembali bersaing dengan PSG pada 2025/2026.
Awalnya, Marseille memang mampu tampil apik di Ligue 1 musim ini. Hingga akhir 2025, mereka masih cukup dekat dengan puncak klasemen. Namun, performa Marseille mulai anjlok setelah pergantian tahun. Dalam 7 laga pertama di Ligue 1 pada 2026, Marseille 5 kali gagal menang. Inilah kelima kegagalan tersebut.
1. Marseille dikejutkan FC Nantes pada laga Ligue 1 pertama setelah tahun baru
Pertandingan pertama Olympique Marseille pada 2026 adalah laga pekan 17 Ligue 1 melawan FC Nantes. Marseille saat itu berada di peringkat ketiga, sedangkan Nantes terpuruk di posisi 17. Ditambah status tuan rumah, Marseille jelas lebih diunggulkan menang. Namun, mereka malah dikejutkan Nantes dengan kekalahan 0-2.
Kekalahan Marseille tak lepas dari dua kartu merah yang diterima pemain mereka. Setelah Arthur Vermeeren diusir wasit pada menit 26, Marseille kebobolan gol pertama. Bilal Nadir yang masuk sebagai pemain pengganti lalu mendapat kartu merah pada menit 56. Nantes pun memanfaatkan situasi dengan mencetak gol pengunci kemenangan pada menit 88.
2. Marseille tertahan di markas Paris FC pada pekan 20 meski sempat unggul dua gol
Setelah dipermalukan FC Nantes, Marseille sempat bangkit. Mereka memenangi laga pekan 18 dan 19, termasuk atas RC Lens yang sedang memuncaki klasemen. Namun, Marseille gagal melanjutkan rentetan kemenangan. Mereka hanya bermain imbang 2-2 dengan Paris FC pada pekan 20 meski sempat unggul dua gol.
Bermain di Paris, Marseille mencetak dua gol lebih dulu via Mason Greenwood dan Pierre-Emerick Aubameyang. Sayangnya, kemenangan di depan mata sirna jelang laga usai. Jonathan Ikone memperkecil ketertinggalan Paris FC pada menit 82. Ilan Kebbal lalu mencetak gol penalti pada menit 94 yang memaksa Marseille harus puas dengan satu poin.
3. Marseille dipermalukan di kandang PSG dengan skor 0-5
Pada pekan 21, Marseille kembali harus bertamu ke Paris. Kali itu, mereka bertandang ke markas PSG, sang rival yang sedang memuncaki klasemen. Marseille memang berhasil memukul PSG pada pertemuan pertama di Ligue 1 musim ini. Namun, mereka belum pernah mencuri poin di markas PSG sejak 2020.
Bukannya memutus rekor buruk tersebut, Marseille malah melanggengkannya. Mereka bahkan tak sekadar kalah, tetapi terbantai 0-5. PSG unggul segalanya, termasuk dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan. Selain dipermalukan, kekalahan itu juga membuat Marseille turun ke peringkat empat klasemen karena tersalip oleh Olympique Lyon.
4. Marseille lagi-lagi gagal menang usai unggul 2-0 saat menjamu RC Strasbourg
Marseille gagal merespon kekalahan telak dari PSG dengan kemenangan. Menjamu RC Strasbourg pada pekan 22, Marseille tertahan imbang 2-2. Parahnya, mereka lagi-lagi membuang keunggulan dua gol seperti saat melawan Paris FC. Sudah begitu, Les Olympiens kecolongan saat laga hampir berakhir.
Mason Greenwood dan Amine Gouiri membawa Marseille unggul 2-0 hingga laga memasuki 20 menit terakhir. Meski kebobolan pada menit 73, Marseille masih tetap di atas angin. Namun, mereka terkena hukuman penalti pada menit 97. Joaquin Panichelli maju sebagai eksekutor Strasbourg dan membuat Marseille kehilangan tiga poin yang sudah di depan mata.
5. Marseille terancam makin terkejar tim-tim di bawahnya usai dilibas Stade Brestois
Terbaru, Marseille terkapar saat melawat ke kandang Stade Brestois alias Brest pada pekan 23. Tim tamu memulai laga dengan buruk hingga kecolongan dua gol dalam 30 menit pertama. Keduanya tercipta melalui proses yang mirip, yaitu sundulan Ludovic Ajorque meneruskan umpan silang Hugo Magnetti.
Marseille terus menggempur pertahanan Brest selama sisa laga untuk mencari gol balasan. Mereka punya peluang emas saat mendapat hadiah penalti pada menit 82, tetapi eksekusi Mason Greenwood digagalkan kiper lawan. Kalah 0-2, Marseille masih menempati empat besar klasemen. Namun, mereka kini hanya berjarak tiga poin dari dua tim di bawanya.
Olympique Marseille terancam gagal memenuhi harapan untuk jadi pesaing PSG di Ligue 1 2025/2026. Deretan kegagalan menang pada awal 2026 membuat mereka makin jauh dari puncak klasemen. Bisakah Marseille bangkit pada sisa musim ini atau malah makin terpuruk?

















