3 Kekalahan Pertama AS Roma di UCL dengan Kondisi Sempat Unggul 2 Gol

- AS Roma kalah 2-3 dari Manchester United di Old Trafford pada Liga Champions 2026/2027, setelah sempat unggul 2-0 lewat Matias Soule dan Donyell Malen.
- Manchester United membalikkan keadaan melalui penalti Bruno Fernandes serta dua gol Matheus Cunha pada menit akhir, meski Cunha kemudian menerima kartu kuning kedua.
- Kekalahan ini menjadi kali ketiga Roma tumbang di Liga Champions setelah unggul dua gol, menyusul kekalahan dari Real Madrid pada 14 Oktober 2026 dan 28 September 2004.
AS Roma menyerah 2-3 dari Manchester United (MU) di Old Trafford, Manchester, Inggris, pada matchday keempat fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027, Selasa (3/11/2026). Hasil tersebut sangat mengecewakan karena mereka sempat memimpin 2-0. Menurut Opta, ini menjadi kekalahan ketiga I Giallorossi di UCL dengan kondisi sempat unggul dua gol.
1. AS Roma kalah 2-3 dari Manchester United pada 3 November 2026
AS Roma memimpin 2-0 pada babak pertama ketika kalah 2-3 dari Manchester United pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/2027. Matias Soule membungkam publik Old Trafford untuk pertama kali pada menit 11. Winger asal Argentina itu mengontrol umpan panjang dari Rodrigo Mora setelah Ayden Heaven gagal melakukan intersep. Soule kemudian dengan mudah menaklukkan Senne Lammens dalam duel 1 lawan 1. Gol kedua AS Roma tercipta 6 menit berselang. Donyell Malen sukses mengesekusi hadiah penalti yang berasal dari handball Heaven. Naas, AS Roma kecolongan tiga gol pada babak kedua.
MU mendapat gol pertamanya dari tendangan penalti Bruno Fernandes pada menit 58. Tim tuan rumah menerima hadiah ini berkat pelanggaran Gianluca Mancini kepada Matheus Cunha. Eksekusi Fernandes sebetulnya bisa dimentahkan Devis Vazquez. Namun, wasit Jesus Gil Manzano mengulangnya karena ada banyak pemain AS Roma yang berada di kotak penalti sebelum Fernandes melepaskan tendangan. Kapten MU itu kemudian menjalankan tugas untuk kedua kalinya dengan sempurna. MU pada akhirnya merebut kemenangan berkat brace Cunha pada menit 83 dan 86. Sebagai catatan, Cunha menerima kartu kuning kedua pada menit 90+1.
2. AS Roma kalah 3-4 dari Real Madrid pada 14 Oktober 2026
Sebelum kalah 2-3 dari Manchester United pada 3 November 2026, AS Roma baru saja tumbang secara comeback dengan skor 3-4 dari Real Madrid pada 14 Oktober 2026. Mereka sempat unggul 3-1 dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, Italia, ini. Marten de Roon mencetak gol pembuka pada menit 20. Gelandang asal Belanda itu menghajar umpan dari Matias Soule dengan tembakan keras di luar kotak penalti pada sentuhan pertama. AS Roma kemudian kehilangan keunggulan 5 menit berselang akibat gol Kylian Mbappe. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
AS Roma lantas menjauh pada awal babak kedua. Donyell Malen berhasil menorehkan brace. Striker Timnas Belanda tersebut menyelesaikan umpan dari Rodrigo Mora pada menit 51 dan Soule pada menit 57. Real Madrid kemudian menyamakan kedudukan lewat kombinasi tiga pemain pengganti. Carlos Espi menyontek bola rebound yang berasal dari sundulan Endrick pada menit 83. Endrick lantas menanduk umpan sepak pojok Arda Guler 2 menit berselang. Real Madrid akhirnya menang berkat aksi Antonio Ruediger pada menit 90. Mantan pemain AS Roma itu menyundul umpan sepak pojok dari Guler.
3. AS Roma kalah 2-4 dari Real Madrid pada 28 September 2004
Kekalahan pertama AS Roma di Liga Champions dengan kondisi sempat unggul dua gol terjadi pada 28 September 2004. Saat itu, mereka melawat ke Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, untuk menjalani matchday kedua fase grup UCL 2004/2005. Daniele De Rossi mampu membobol gawang Real Madrid yang dijaga Iker Casillas ketika laga baru berjalan 2 menit. Ia berhasil menyontek umpan lob dari Traianos Dellas. Antonio Cassano kemudian menggandakan skor setelah menyelesaikan umpan pendek dari Simone Perrotta dengan tembakan kaki kiri first-time pada menit 21.
AS Roma lantas kebobolan satu gol sebelum babak pertama berakhir. Tembakan Raul Gonzalez pada menit 39 melob Ivan Pelizzoli setelah mengalami defleksi. Real Madrid kemudian menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Luis Figo pada menit 53. Raul membawa Los Blancos berbalik memimpin pada menit 72. Kapten tim itu memotong tendangan mendatar yang dilepaskan Figo sehingga bola berubah arah dan mengecoh Pelizzoli. Real Madrid akhirnya menang 4-2 usai Roberto Carlos meluncurkan sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit 79.
Dua dari tiga kekalahan di atas terjadi pada 2026/2027. Ini jelas harus menjadi perhatian serius bagi pelatih AS Roma sekarang, Gian Piero Gasperini. Jika dibiarkan, skenario serupa berpotensi menjadi kebiasaan yang hanya akan merugikan mereka.






















