Kesalahan Elementer yang Bikin Persija Kalah dari Persib

- Persija Jakarta kalah 1-2 dari Persib Bandung di pekan ke-32 Super League 2025/26 meski tampil dominan di Stadion Segiri, Samarinda.
- Dua gol Persib dicetak Adam Alis akibat kesalahan individu pemain Persija, seperti antisipasi buruk Van Basty Sousa dan pengawalan lemah Dony Tri Pamungkas.
- Pelatih Mauricio Souza menyoroti banyaknya kesalahan serta rendahnya efektivitas serangan, dengan 19 tembakan Persija hanya menghasilkan satu gol.
Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta menorehkan hasil negatif dalam laga pekan 32 Super League 2025/26. Jumpa Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) sore WIB, mereka kalah 1-2.
Sejatinya, Persija bermain apik dalam pertandingan ini. Mereka menguasai laga sedemikian rupa. Namun, sama seperti pertemuan pertama, kesalahan elementer bikin Persija kalah lagi.
1. Dua gol yang berawal dari kesalahan

Dua gol yang dicetak Persib di laga ini sebenarnya bisa dicegah. Sebab, dua gol yang ditorehkan Adam Alis itu berawal dari kesalahan individu yang dilakukan para pemain Persija.
Gol pertama hadir karena salah antisipasi Van Basty Sousa, yang berujung bola dikuasai Adam Alis. Gol kedua berawal dari kesalahan Dony Tri Pamungkas dalam mengawal Adam Alis. Dua-duanya berujung gol.
2. Akui banyak kesalahan berujung gol

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui banyaknya kesalahan dari para pemainnnya berujung gol bagi Persib. Ditambah lagi, kesalahan-kesalahan ini terjadi di momen yang tidak tepat.
"Sekali lagi kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi. Tetapi saya tidak akan keluar dari sini dengan mengatakan bahwa tim kami bermain buruk," kata Souza dalam sesi jumpa pers pasca laga.
3. Efektivitas yang juga jadi masalah

Selain kesalahan, efektivitas Persija juga masih jadi masalah di laga ini. Persija menorehkan 19 tembakan, berbanding tujuh milik Persib. Sayangnya dari 19 tembakan itu, hanya satu yang jadi gol.
"Kami tidak ingin hanya unggul dalam statistik, tetapi angka-angka tersebut menjadi tolok ukur dari kerja yang kami lakukan. Sayangnya, kami tidak cukup efektif untuk memenangkan pertandingan," kata Souza.
Hasil ini membuat catatan buruk Persija setiap jumpa Persib dalam enam pertemuan terakhir di Super League tetap bertahan. Rinciannya, mereka imbang dua kali dan kalah empat kali.


















