5 Kunjungan Terakhir Arsenal ke Italia di UCL per 19 Januari 2026

- Arsenal kalah di kandang AS Roma pada babak 16 besar UCL 2008/2009, tetapi menang adu penalti
- Arsenal dihajar AC Milan 0-4 pada leg pertama babak 16 besar UCL 2011/2012
- Arsenal kalah 0-2 di Napoli pada laga penutup fase grup Liga Champions 2013/2014
Arsenal sempurna dalam enam laga pertama fase liga UEFA Champions League (UCL) 2025/2026. The Gunners menyapu bersih keenam laga dengan kemenangan. Anak asuh Mikel Arteta pun kokoh di puncak klasemen sementara. Mereka hanya butuh 1 poin dalam 2 laga sisa untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
Kepastian tersebut bakal dikejar Arsenal pada matchday 7 fase liga. Namun, The Gunners wajib hati-hati karena mereka harus bertamu ke markas Inter Milan. Nerazzurri punya kualitas untuk mencoreng kesempurnaan Arsenal di UCL musim ini. Lima kunjungan teranyar Arsenal ke Italia di UCL juga berakhir dengan hasil minor.
1. Arsenal kalah di kandang AS Roma pada babak 16 besar UCL 2008/2009, tetapi menang adu penalti
Pertama, ada lawatan Arsenal ke kandang AS Roma di UCL 2008/2009. Latar laga itu adalah leg kedua babak 16 besar. Arsenal terbang ke Italia bermodal kemenangan 1-0 dalam duel pertama di London. Mereka pun hanya butuh hasil imbang dalam 90 menit untuk lolos ke perempat final.
Target itu gagal dicapai Arsenal. AS Roma balas menang 1-0 berkat gol Juan pada awal babak pertama. Skor agregat 1-1 pun memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti. Beruntung, Arsenal keluar sebagai pemenang dengan skor 7-6. The Gunners pun melaju dan akhirnya mencapai semifinal sebelum dikandaskan Manchester United.
2. Arsenal dihajar AC Milan 0-4 pada leg pertama babak 16 besar UCL 2011/2012
Arsenal kembali bertemu wakil Italia pada babak 16 besar Liga Champions 2011/2012. Mereka berjumpa AC Milan, klub yang baru menjuarai Serie A Italia musim sebelumnya. Kali itu, Arsenal lebih dulu bermain tandang pada laga pertama. Mereka bertamu ke San Siro dan babak belur dihajar 0-4.
Berturut-turut, gawang Arsenal dibobol Kevin-Prince Boateng, Robinho (2 gol), dan Zlatan Ibrahimovic. Peluang Arsenal untuk membalikkan keadaan pun terbilang tipis. The Gunners memang berhasil membuat kejutan pada laga kedua dengan mengungguli AC Milan 3-0. Sayangnya, mereka gagal menemukan gol keempat hingga tetap kalah agregat 3-4.
3. Arsenal kalah 0-2 di Napoli pada laga penutup fase grup Liga Champions 2013/2014
Berikutnya, ada laga di markas Napoli yang dilakoni Arsenal pada fase grup UCL 2013/2014. Pasukan Arsene Wenger bertandang ke San Paolo pada matchday terakhir Grup F. Sebelum laga, Arsenal sedang memuncaki klasemen dengan 12 poin. Mereka unggul tiga poin atas Borussia Dortmund dan Napoli.
Ternyata, Napoli sukses menyamai poin Arsenal usai meraih kemenangan 2-0. Gol-gol tuan rumah dicetak Gonzalo Higuain pada menit 73 dan Jose Callejon pada menit 93. Borussia Dortmund juga menang dan menyalip Arsenal di puncak klasemen. Beruntung, Arsenal tak tersalip pula oleh Napoli karena masih unggul selisih gol.
4. Arsenal mengawali fase liga UCL 2024/2025 dengan skor kacamata di markas Atalanta
Pada 2024/2025 lalu, Arsenal sempat dua kali melakoni laga tandang di Italia. Keduanya terjadi pada fase liga. Mereka mengawali fase liga dengan melawat ke kandang Atalanta. Itu adalah pertemuan kompetitif pertama kedua klub sepanjang sejarah.
Hasilnya, Arsenal yang diunggulkan malah lebih banyak tertekan. Mereka bahkan hampir kebobolan gara-gara terkena hukuman penalti pada menit 51. Beruntung, eksekusi Mateo Retegui bisa digagalkan kiper David Raya. Skor kacamata pun terus bertahan hingga akhir. Meski gagal menang, Arsenal setidaknya masih membawa pulang satu poin.
5. Arsenal kalah di kandang Inter Milan pada matchday 4 fase liga UCL 2024/2025
Setelah tertahan oleh Atalanta, Arsenal memenangi dua laga beruntun di fase liga UCL 2024/2025. Salah satunya kemenangan atas Paris Saint-Germain yang belakangan jadi juara. Namun, Arsenal kembali tersandung saat harus bertandang ke Italia untuk kedua kali. The Gunners dibekuk Inter Milan di Giuseppe Meazza dengan skor 0-1.
Seperti saat melawan Atalanta, Arsenal kembali terkena hukuman penalti. Namun, kali itu kiper David Raya tak bisa menahannya. Eksekusi Hakan Calhanoglu tepat sebelum turun minum sukses mengecoh Raya. Arsenal lalu habis-habisan menggempur pertahanan Inter Milan, tetapi tetap kalah karena tak bisa mencetak gol.
Arsenal tak pernah memenangi laga 90 menit dalam lima kunjungan terakhir mereka ke Italia di UCL. Catatan buruk itu akan membayangi mereka saat bertamu ke Inter Milan pada Rabu (21/1) dini hari WIB mendatang. Mampukah The Gunners mengatasinya dan memastikan diri lolos langsung ke babak 16 besar?

















