5 Pemain Baru dengan Nilai Pasar Tertinggi di Liga Malaysia 2026/2027

- JDT mendominasi rekrutan bernilai pasar tertinggi MSL 2026/2027 dengan Dejan Petrovic senilai 1 juta euro, Matias Nahuel 700 ribu euro, dan Brad Tapp 500 ribu euro.
- Selangor FC merekrut Hugo Boumous secara gratis dengan nilai pasar 650 ribu euro, setelah gelandang Prancis-Maroko itu membukukan 2 gol dan 4 asis dalam 14 laga musim lalu.
- DPMM FC meminjam winger Guatemala Oscar Santis dari Antigua; nilai pasarnya 600 ribu euro, menyusul catatan 11 gol dan 12 asis dari 33 pertandingan pada 2025/2026.
Klub-klub kasta tertinggi sepak bola Malaysia, Malaysia Super League (MSL), sangat sibuk pada bursa transfer tengah tahun 2026. Sederet tim kontestan mendatangkan pemain berkelas secara cuma-cuma. Meski begitu, para pemain tersebut memiliki market value (nilai pasar) selangit. Siapa saja mereka menurut data Transfermarkt per 29 Agustus 2026 pukul 13:00 WIB.
1. Meski didapatkan Johor Darul Ta'zim secara gratis, Dejan Petrovic memiliki nilai pasar mencapai 1 juta euro
Johor Darul Ta'zim (JDT) salah satu klub terkaya di Asia Tenggara. Tim berjuluk Harimau Selatan tersebut belakangan mengamankan tanda tangan gelandang bertaji asal Slovenia, Dejan Petrovic, secara gratis. Mantan penggawa Rapid Wien dan HNK Rijeka ini kini memuncaki daftar rekrutan awal musim 2026/2027 dengan nilai pasar tertinggi. Harganya mencapai 1 juta euro (sekitar Rp20,6 miliar).
Pengalaman Petrovic di kompetisi Eropa menjadi modalnya sebagai pengatur lapangan tengah yang tangguh untuk JDT. Terlebih, ia menjadi opsi manajer, Xisco Munoz, untuk mengisi pos gelandang selain Nacho Mendez, Afiq Fazail, Natxo Insa, dan Hector Hevel. Musim lalu, pemain 28 tahun tersebut membela NHK Rijeka, klub papan atas Kroasia, dan mencatatkan 2 gol plus 1 asis dari 32 penampilan di semua ajang.
2. Taksiran nilai pasar winger kiri baru JDT, Matias Nahuel, mencapai 700 ribu euro
Tidak berhenti pada Petrovic, JDT juga memperkuat lini serang mereka dengan memboyong Matias Nahuel secara gratis. Winger lincah berpaspor Spanyol ini berada di urutan kedua daftar ini dengan taksiran nilai pasar mencapai 700 ribu euro (sekitar Rp14,46 miliar). Berbekal pengalaman panjang di Liga Spanyol bersama Villarreal dan Real Betis, Nahuel diproyeksikan menjadi mesin penggedor di sektor sayap kiri.
Di sisi lain, mantan pemain Spanyol U-21 tersebut juga bisa dimainkan sebagai gelandang serang. Alhasil, Xisco Munoz sebagai pelatih JDT bisa leluasa menggunakan Nahuel untuk menyegarkan lini depan dalam situasi genting. Musim lalu, Nahuel yang lahir di Argentina bermain untuk dua klub, yakni Maccabi Haifa (Israel) dan Jagiellonia Bialystok (Polandia), dengan status pinjaman dari Haifa. Total 27 penampilan ia catatkan sepanjang 2025/2026, termasuk 2 gol dan 1 asis.
3. Selangor FC tak mau kalah dengan mendatangkan Hugo Boumous, pemilik nilai pasar 650 ribu euro
Pesaing JDT, Selangor FC, juga tidak tinggal diam. Tim berjuluk Gergasi Merah tersebut mendapatkan gelandang serang kreatif berpaspor Prancis-Maroko, Hugo Boumous, secara cuma-cuma. Pemain yang sempat dipinjamkan dari Odisha FC ini diperkirakan memiliki nilai pasar sebesar 650 ribu Euro (sekitar Rp13,43 miliar).
Pelatih Selangor, Kim Pan Gon, agaknya kebelet segera mengamankan jasa Boumous setelah melihat penampilannya pada putaran kedua 2025/2026. Saat itu, pemain 31 tahun tersebut menorehkan 2 gol dan 4 asis dari 14 penampilan di semua ajang, termasuk di ASEAN Club Championship. Visi bermain serta kemampuan Boumues mengkreasi peluang menjadi modal penting Selangor FC untuk merusak dominasi JDT.
4. Dipinjam DPMM FC dari Antigua, Oscar Santis ditaksir memiliki nilai pasar sebesar 600 ribu euro
Klub asal Brunei Darussalam yang berkompetisi di MSL, DPMM FC, membuat kejutan besar di bursa transfer. Mereka berhasil mendaratkan penyerang sayap andalan Timnas Guatemala, Oscar Santis, dengan status pinjaman selama 1 musim dari Antigua GFC. Pemain berusia 27 tahun ini ditaksir memiliki nilai sebesar 600 ribu euro (sekitar Rp12,39 miliar).
Pada 2025/2026, Santis mencatatkan 11 gol dan 12 asis dari 33 pertandingan dan membawa Antigua menjadi juara kasta tertinggi Liga Guatemata. Kehadiran pemilik postur 1,72 meter tersebut diharap mampu mendongkrak performa DPMM FC yang kurang bertenaga sepanjang musim lalu. Saat itu, anak asuh Jamie McAllister tersebut hanya finis di peringkat 10 klasemen dan cuma mencatatkan 6 kemenangan dari 24 pertandingan.
5. Bek baru JDT berdarah Australia-Malaysia, Brad Tapp, memiliki nilai pasar 500 ribu euro
Melengkapi daftar ini, JDT menyumbang nama ketiga lewat perekrutan bek tengah Australia berdarah Malaysia, Brad Tapp. Jebolan Academy Central Coast Mariners (CCM) tersebut ditaksir memiliki nilai pasar sebesar 500 ribu euro (sekitar Rp10,33 miliar). Masih berusia 25 tahun, Tapp turut andil saat CCM meraih gelar ganda A-League Australia dan AFC Cup (kini AFC Champions League Two) 2023/2024.
Kedatangannya diyakini memperkuat kedalaman skuad JDT sekaligus menjadi bukti kekuatan finansial yang mereka miliki. Pos bek tengah Harimau Selatan sendiri sudah melimpah dengan nama-nama tenar, antara lain: Antonio Glauder, Kevin Medina, Shane Lowry, Junior Eldstal, serta Jon Irazabal. Lebih jauh, Tapp juga sudah mengantongi kewarganegaraan Malaysia sejak 21 Agustus 2026.
Kehadiran lima pemain ini diharap bisa mendongkrak performa masing-masing tim barunya. Menarik untuk menanti sepak terjang mereka sepanjang musim 2026/2027. Apakah Dejan Petrovic, Matias Nahuel, dan Brad Tapp bisa langsung mendapat trofi bersama JDT? Patut ditunggu!




















