Magis Piala FA: Saat Tim Non-Liga Jungkalkan Crystal Palace

- Macclesfield FC, klub non-liga, kalahkan juara bertahan Crystal Palace di Piala FA.
- Crystal Palace tampil dominan dengan 61% penguasaan bola, namun gagal menciptakan peluang berbahaya.
- Kemenangan Macclesfield menjadi sejarah setelah 125 tahun klub non-liga sukses mengalahkan juara bertahan di Piala FA.
Jakarta, IDN Times - Piala FA kembali menunjukkan magisnya pada Minggu dini hari WIB (11/1/2026). Raksasa yang berlaga di Premier League sekaligus juara bertahan, Crystal Palace, tumbang di tangan klub non-liga, Macclesfield FC.
Dalam duel ini, Palace sebenarnya tampil begitu dominan. Mereka mencatatkan 61 persen penguasaan bola, sayangnya gagal menciptakan peluang-peluang yang berbahaya.
Sebaliknya, Macclesfield malah tampil efektif. Mereka bahkan unggul lebih dulu lewat akis Paul Dawson di menit 43, lalu menggandakan keunggulan lewat Isaac Buckley-Rickets pada paruh kedua. Sementara, Palace cuma sekali bisa membalasnya lewat Yeremy Pino saat laga memasuki menit-menit akhir.
1. Sejarah tercipta dari kekalahan Palace
Hasil yang memalukan buat Palace. Sebab, Palace duduk 117 kasta lebih tinggi atas Macclesfield.
Selain itu, dilansir Football London, ini juga menjadi sejarah yang muncul setelah 125 tahun lamanya ketika ada klub non-liga sukses menyingkirkan juara bertahan di Piala FA.
2. Disambut reaksi spontan suporter yang masuk lapangan
Reaksi suporter ketika peluit akhir berbunyi begitu gila. Mereka masuk ke lapangan, menyambut para pemain tim kesayangannya dan memberikannya selamat, seperti pahlawan yang baru saja pulang dari perang.
"Tak bisa dipercaya. Saya tidak memiliki kata-kata. Inilah mimpi yang terus kami usung," kata pemilik Macclesfield, Rob Smethurst, dilansir Daily Mirror.
3. Macclesfield luar biasa
Smethurst menyanjung performa para pemain Macclesfield saat menghadapi Palace. Baginya, seluruh pemain tampil luar biasa dan begitu heroik.
"Melihat fans Macc berlari ke lapangan, membuktikan seberapa penting klub ini buat semua orang dan saya, yang membelinya lima tahun lalu. Saya tidak pernah membayangkan hal seperti ini terjadi," ujar Smethurst.
















