Jakarta, IDN Times - Dugaan match fixing dalam Piala Dunia 2026 kembali menyeruak. Kali ini, sebuah badan konsultasi yang melawan aksi match-fixing, The Group of Copenhagen, mengendus adanya praktik kotor dalam turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut
Dilansir The Athletic, organisasi independen ini memonitor 104 pertandingan di Piala Dunia 2026. Mereka meninjau apakah ada anomali dalam seluruh pertandingan tersebut dengan meninjau perilaku publik dalam bursa taruhan.
