4 Pemain Prancis Piala Dunia 2018 yang Masuk Skuad pada 2026

- Didier Deschamps umumkan 26 pemain Prancis untuk Piala Dunia 2026, termasuk empat alumni juara 2018: Lucas Hernandez, N’Golo Kante, Kylian Mbappe, dan Ousmane Dembele.
- Keempat pemain berpengalaman itu kembali dipercaya karena performa stabil di klub masing-masing serta kontribusi besar mereka pada edisi 2018 yang membawa Prancis meraih trofi.
- Kehadiran kombinasi pemain senior dan talenta muda diharapkan menjaga keseimbangan tim Les Bleus agar tetap kompetitif menghadapi Irak, Norwegia, dan Senegal di fase grup.
Tim Nasional Prancis akhirnya mengumumkan komposisi pemain untuk bersaing di Piala Dunia 2026. Didier Deschamps memasukkan 26 nama ke timnya. Demi meraih hasil maksimal, Sang Pelatih menyertakan beberapa pemain berpengalaman. Itu termasuk empat nama yang menjadi bagian tim saat meraih trofi pada 2018 di Rusia.
1. Lucas Hernandez bikin assist pada final Piala Dunia 2018
Lucas Hernandez menjadi salah satu pemain dengan peran krusial saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Sebagai seorang bek sayap muda, ia telah mampu mendapat kepercayaan menjadi bek kiri utama tim sepanjang turnamen. Dirinya selalu bermain dalam tujuh laga Les Bleus mulai laga pertama fase grup hingga final. Kepercayaan itu dijawab dengan torehan dua assist dengan salah satunya tercipta dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia pada final.
Dengan usia 30 tahun pada 2026 ini, Hernandez masih memiliki peluang untuk kembali menjadi andalan tim. Apalagi, performanya tengah membaik dengan menjadi bek sayap andalan Paris Saint-Germain di Ligue 1 Prancis. Di posisi yang sama, ia harus bersaing dengan Theo Hernandez dan Lucas Digne.
2. N’Golo Kante hampir tak tergantikan di Piala Dunia 2018
N’Golo Kante menjadi pilar penting Prancis di Piala Dunia 2018. Bekerja sama dengan Paul Pogba di lini tengah, ia tampil solid dengan stamina yang terjaga sepanjang turnamen. Setelah selalu bermain selama 90 menit mulai laga pertama fase grup hingga semifinal, ia merumput selama 55 menit pada laga final.
Piala Dunia 2026 akan menjadi momen comeback baginya. Sebab, ia tak bermain dalam satu laga pun pada 2022 karena cedera. Pada 2026 ini, pemain berusia 35 tahun tersebut berpeluang menjadi salah satu opsi di lini tengah berkat pengalaman serta performanya yang masih solid di level klub bersama Fenerbahce.
3. Kylian Mbappe mencetak satu gol pada final Piala Dunia 2018
Kylian Mbappe membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang muda dengan prospek menjanjikan di Piala Dunia 2018. Ia menjadi top skor tim bersama Antoine Griezmann dengan sama-sama mengoleksi empat gol. Salah satu golnya tercipta dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia pada final.
Dengan konsistensi performa yang terjaga di level klub, pemain berusia 27 tahun itu berpeluang besar menjadi andalan sekaligus kapten Les Bleus di Piala Dunia 2026. Mbappe akan bekerja sama dengan beberapa penyerang berkualitas, seperti Michael Olise dan Ousmane Dembele. Turnamen ini juga berpeluang menjadi momen balas dendam Mbappe usai gagal membawa Prancis meraih gelar juara pada 2022 meski mencetak hattrick pada final.
4. Ousmane Dembele mendapat menit bermain minim pada 2018
Ousmane Dembele belum menunjukkan kemampuan terbaiknya di Piala Dunia 2018. Setelah selalu bermain dalam tiga laga fase grup, ia hanya dimainkan selama 2 menit pada fase gugur, yakni saat Prancis bertemu Uruguay pada perempat final. Dari empat kali kesempatan bermain, dirinya tak mencetak gol atas assist.
Dembele akan datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Sepanjang 2024/2025, ia melewati periode apik dengan meraih treble winner bersama Paris Saint-Germain hingga mendapatkan Ballon d’Or 2025. Sedangkan, pada 2025/2026 ini, Dembele berpeluang membawa timnya mengawinkan gelar juara Ligue 1 dan Liga Champions Eropa.
Hadirnya empat pemain di atas menegaskan keseriusan Timnas Prancis untuk merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026. Dengan pengalaman meraih trofi pada 2018, mereka diharapkan mampu menjadi panutan bagi para pemain muda sekaligus menjaga stabilitas permainan Les Bleus di tengah tekanan turnamen. Kombinasi pengalaman, kualitas individu, dan kedalaman skuad membuat Prancis kembali menjadi salah satu kandidat terkuat untuk melangkah jauh.
















