Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mencetak Bintang Renang di Indonesia Short Course Emerging Series 2026

Mencetak Bintang Renang di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 siap dihelat. (Dok. KONI)
Intinya Sih
  • Indonesia Short Course Emerging Series 2026 resmi diluncurkan sebagai ajang kolaborasi FAI dan KONI untuk mencetak bintang renang baru serta memperkuat ekosistem pembinaan nasional.
  • Ajang ini menjadi bagian dari roadmap Akuatik Indonesia menuju Olimpiade 2032, dengan fokus pada pembinaan usia dini dan pengembangan atlet jangka panjang melalui konsep LTAD.
  • Penyelenggaraan kompetisi ini juga menonjolkan komitmen keberlanjutan lingkungan lewat pengurangan jejak karbon, efisiensi material, dan penerapan prinsip event ramah lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Indonesia Short Course Emerging Series 2026 resmi diperkenalkan. Ajang ini merupakan hasil kolaborasi bersama Federasi Akuatik Indonesia (FAI) dan KONI, untuk mencetak bintang renang baru.

Mengusung tema Emerging, ajang ini juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ekosistem pembinaan renang Indonesia. Rencananya, ajang ini digelar pada 4–6 Juni 2026 di Stadion Akuatik GBK.

1. Fokus regenerasi atlet dan kompetisi berkelanjutan

Beberapa pria mengenakan kemeja putih dan batik berbicara kepada wartawan dengan mikrofon dari berbagai media di sebuah acara pers.
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 siap dihelat. (Dok. KONI)

Indonesia Short Course Emerging Series 2026 hadir sebagai platform pembinaan jangka panjang, bukan sekadar kompetisi musiman. Konsep ini dibuat untuk memberi ruang bertanding yang lebih luas bagi atlet usia muda.

Hadirnya ajang ini menegaskan kebutuhan mendesak akan sistem kompetisi short course yang konsisten di Indonesia. Dia mendorong lahirnya jalur pembinaan yang tidak terputus.

"Dengan meningkatkan kualitas pembinaan renang, ke depan saya harapkan, mulai SEA Games hingga Olimpiade, atlet-atlet renang kita bisa membuat bangga karena prestasinya," ujar Ketua Umum KONI, Marciano Norman, dalam keterangannya.

2. Akuatik Indonesia dukung penuh

Seorang pria berbicara memegang mikrofon di depan kolam renang dalam acara persiapan Indonesia Short Course Emerging Series 2026.
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 siap dihelat. (Dok. KONI)

Ketua Harian FAI, Harlin Rahardjo, mendukung Indonesia Short Course Emerging Series 2026. Menurutnya, ajang ini turut mendukung roadmap Akuatik Indonesia menuju Olimpiade 2032.

"Kami sudah menyusun roadmap menuju Olimpiade 2032. Pembinaan harus dimulai dengan pembinaan usia dini dan dilanjutkan dengan Long Term Athlete Development (LTAD)," ujar Harlin.

3. Komitmen sustainability di dunia olahraga

Kontingen Renang Indonesia di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025
Kontingen Renang Indonesia di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025 (Instagram.com/akuatikindo)

Selain aspek kompetisi, Indonesia Short Course Emerging Series 2026 juga membawa misi keberlanjutan lingkungan dalam penyelenggaraannya. Hal itu jadi komitmen KONI, FAI, dan Chandra Asri.

Penyelenggara bersama mitra mendorong pengurangan jejak karbon, efisiensi penggunaan material, serta penerapan prinsip event ramah lingkungan dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Indonesia Short Course Emerging Series 2026 ini nantinya diproyeksikan bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai mesin regenerasi atlet yang akan mengangkat prestasi renang Indonesia ke level internasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More