Carlo Ancelotti selaku pelatih resmi mengumumkan 26 pemain yang diberikan kesempatan mewakili Brasil di Piala Dunia 2026. Per 24 Mei 2026, ada total 8 pemain yang mengembangkan potensi di English Premier League (EPL) 2025/2026, dengan 4 di antaranya beroperasi sebagai penyerang dalam skema taktik. Para juru gedor ini tersebar membela Brentford, Manchester United, Arsenal, dan Bournemouth.
4 Penyerang Premier League yang Mewakili Brasil di Piala Dunia 2026

1. Igor Thiago menunjukkan performa produktif bersama Brentford
Igor Thiago sukses menjadi buah bibir berkat performa produktif untuk Brentford pada Premier League 2025/2026. Pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut mendapat banyak menit bermain lantaran sering diplot sebagai penyerang tengah utama. Kehadirannya memberikan teror bagi pertahanan lawan. Dirinya menggabungkan kekuatan fisik, kecerdikan dalam penempatan posisi, serta penyelesaian akhir tajam. Etos kerjanya juga tinggi sehingga rajin turun membantu membangun serangan dan melakukan pressing. Ia mengoleksi 22 gol dan 1 assist dari 37 pertandingan (3.197 menit) hingga pekan ke-37. Di berbagai kompetisi, merumput 39 kali dengan menorehkan 25 gol dan 1 assist musim ini bersama The Bees.
Thiago sendiri sedang naik daun bersama Brentford. Carlo Ancelotti kemudian memberikan kesempatan kepada ujung tombak kelahiran Gama ini untuk memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026. Kehadirannya membawa harapan meningkatkan daya gedor lini depan. Ini menjadi pengalaman pertamanya merasakan persaingan Piala Dunia. Sejak debut Mei 2026, dirinya menyumbang 1 gol dari 2 caps.
2. Matheus Cunha merupakan sosok serbabisa di lini depan Manchester United
Matheus Cunha merupakan sosok serbabisa, khususnya di lini depan Manchester United. Pemain yang kini berusia 26 tahun ini juga pernah beberapa kali dirotasi ke gelandang kiri sesuai kebutuhan taktik. Ini membuatnya sering masuk starter pada Premier League 2025/2026. Tak hanya sebagai penuntas serangan, kehadirannya dibutuhkan untuk ikut membangun serangan karena rajin turun membuka opsi umpan bagi rekan, dibekali visi bermain, kreativitas, dan keterampilan menggiring bola. Dirinya tercatat mengukir 10 gol dan 4 assist dari 33 pertandingan hingga pekan ke-37. Di berbagai kompetisi, dipasang 35 pertandingan dengan menyumbang 10 gol dan 4 assist musim ini.
Berkat kontribusinya bersama Manchester United, Cunha mendapat kesempatan emas untuk membela Brasil di Piala Dunia. Kehadirannya berpeluang memudahkan pelatih dalam meracik komposisi lini depan karena ia merupakan sosok versatile. Ini menjadi Piala Dunia pertama sepanjang kariernya bersama Selecao. Sejauh ini, pemain kelahiran Joao Pessoa tersebut mengumpulkan 1 gol dan 2 assist dari 21 caps.
3. Gabriel Martinelli lebih sering berperan sebagai penyerang sayap kiri pelapis di Arsenal
Memasuki musim ketujuh berkarier bersama Arsenal, Gabriel Martinelli lebih sering memulai pertandingan sebagai pengganti pada Premier League 2025/2026. Dirinya kalah bersaing dengan Leandro Trossard di posisi penyerang sayap kiri. Meski begitu, pemain kelahiran Guarulhos tersebut dibutuhkan guna memperdalam kekuatan karena memiliki kecepatan dan aktif bergerak membuka ruang. Selain itu, mampu membantu pressing. Dia bahkan ikut mengawal The Gunners meraih juara EPL musim ini. Hingga pekan ke-37, ia menyumbang 1 gol dan 3 assist dari 29 pertandingan. Di berbagai kompetisi, mengemas 11 gol dan 6 assist dari 51 pertandingan.
Usahanya berbuah manis, Carlo Ancelotti memboyong Martinelli untuk memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini harus siap bersaing dengan Vinicius Junior serta Raphinha demi mengisi posisi penyerang sayap kiri utama. Ia akan melakoni Piala Dunia kedua bersama Selecao. Sejak debut Maret 2022, dirinya menghasilkan 4 gol dari 22 caps.
4. Rayan Vitor diplot untuk menggantikan Antoine Semenyo di Bournemouth
Bournemouth mendatangkan Rayan Vitor dari Vasco da Gama pada musim dingin 2026. Kehadirannya saat itu diplot untuk menggantikan Antoine Semenyo yang berlabuh ke Manchester City. Pemain kelahiran Rio de Janeiro ini ternyata tidak demam panggung sehingga sering menghiasi starter pada Premier League 2025/2026. Selain penyerang sayap kanan, ia pernah dirotasi ke penyerang sayap kiri, gelandang kanan, dan penyerang tengah. Dirinya mengombinasikan kecepatan dan keterampilan dribel untuk merepotkan pertahanan lawan. Selain itu, aktif bergerak demi membuka ruang dan membantu membangun serangan. Hingga pekan ke-37, dia mencetak 5 gol dan 2 assist dari 14 pertandingan bersama The Cherries.
Meski singkat membela Bournemouth, Rayan mampu mencuri atensi sehingga masuk skuad Brasil di Piala Dunia 2026. Kehadirannya diplot untuk mendongkrak kualitas sisi kanan penyerangan. Pemain yang kini 19 tahun ini akan bersaing dengan Luiz Henrique. Sama seperti Thiago dan Cunha, ini menjadi kesempatan pertama dalam kariernya untuk merasakan atmosfer Piala Dunia. Sejauh ini, dia baru membuat satu caps saat melawan Kroasia dalam pertandingan persahabatan pada 1 April 2026.
Keempat penyerang yang berkarier di Premier League 2025/2026 ini dipanggil untuk mewakili Brasil di Piala Dunia 2026. Cunha mempunyai fleksibilitas di sektor depan. Thiago diplot memperkuat penyerang tengah. Martinelli dan Rayan beroperasi di sisi sayap penyerangan Selecao.