5 Penyerang Tengah Ternama yang Pernah Memperkuat AS Roma

AS Roma salah satu klub besar Serie A Italia. Pada 2021/2022 ini, I Lupi sukses mendatangkan penyerang tengah asal Inggris, Tammy Abraham.
Sejauh ini, Abraham tampil cemerlang bersama AS Roma dengan mencetak 24 gol dan 4 assist dari 44 pertandingan di semua kompetisi. Sebelum Abraham, AS Roma juga pernah memiliki sederet penyerang tengah ternama.
1. Mirko Vucinic

Mirko Vucinic penyerang tengah asal Montenegro. Ia bergabung dengan AS Roma pada Agustus 2006. Kala itu, ia dipinjam dari Lecce selama semusim. Pada Juli 2007, AS Roma memutuskan untuk membeli Vucinic seharga 15,75 juta euro atau saat ini sekitar Rp244 miliar.
Bersama AS Roma, Vucinic berhasil meraih 2 gelar Piala Italia dan 1 gelar Piala Super Italia. Ia menyumbang 64 gol dan 30 assist dari 203 pertandingan di semua kompetisi.
Pada Agustus 2011, Vucinic dijual AS Roma ke Juventus seharga 15 juta euro atau saat ini sekitar Rp232 miliar. Ia sudah pensiun sebagai pemain sepak bola sejak Juli 2017. Klub terakhir yang ia bela adalah Al-Jazira.
2. Adriano

Berikutnya, ada nama Adriano, penyerang tengah asal Brasil. Adriano diboyong AS Roma dari Flamengo pada Juli 2010 secara gratis.
Ia pernah mengguncang Italia dan Eropa saat dirinya berseragam Inter Milan. Bersama Inter Milan, Adriano memenangi 4 gelar Liga Italia, 2 gelar Piala Italia, dan 3 gelar Piala Super Italia. Ia mencatatkan 177 laga bersama Inter Milan dengan torehan 74 gol dan 27 assist di semua kompetisi.
Sayangnya, AS Roma tak mendapatkan servis Adriano dengan baik, berbeda dengan dirinya saat masih memperkuat Inter Milan. Sang pemain datang ke AS Roma saat performanya sudah merosot.
Bersama AS Roma, Adriano hanya tampil sebanyak 8 kali tanpa mencetak 1 gol pun. Ia meninggalkan klub pada Maret 2011 untuk bergabung bersama Corinthians dengan status bebas transfer. Pada Mei 2016, Adriano pensiun sebagai pemain sepak bola. Ia menjadikan Miami United sebagai klub terakhirnya.
3. Marco Borriello

Marco Borriello merupakan penyerang tengah asli Italia. Ia bergabung dengan AS Roma pada Agustus 2010 sebagai pemain pinjaman dari AC Milan. Pada Juli 2011, AS Roma memutuskan membeli Borriello dari AC Milan seharga 10 juta euro atau saat ini sekitar Rp155 miliar.
Bersama AS Roma, Borriello mencatatkan 65 pertandingan dengan torehan 18 gol dan 8 assist di semua kompetisi. AS Roma sempat meminjamkan Borriello ke Juventus pada Januari 2012, Genoa pada Agustus 2012, dan West Ham United pada Januari 2014.
AS Roma baru resmi melepas Borriello ke Genoa pada Februari 2015 dengan status bebas transfer. Sang pemain memutuskan gantung sepatu pada Januari 2019. UD Ibiza merupakan klub terakhirnya.
4. Edin Dzeko

Ada pula sosok Edin Dzeko, penyerang tengah asal Bosnia-Herzegovina. Dzeko bergabung dengan AS Roma pada Agustus 2015. Kala itu, ia didatangkan dari Manchester City sebagai pemain pinjaman. Pada Juni 2016, I Lupi mempermanenkan status Dzeko dengan biaya transfer sebesar 11 juta euro atau saat ini sekitar Rp170 miliar.
Dzeko tampil tajam bersama AS Roma. Ia berhasil menjadi top skor kasta tertinggi Liga Italia pada 2016/2017 dengan torehan 29 gol. Pada musim yang sama, Dzeko menjadi top skor Liga Europa dengan raihan delapan gol.
Bersama AS Roma, Dzeko bermain sebanyak 260 laga dengan torehan 119 gol dan 55 assist di semua kompetisi. Pada Agustus 2021 lalu, AS Roma resmi melepasnya ke Inter Milan dengan status bebas transfer. Dzeko kini terikat kontrak dengan Inter Milan hingga Juni 2023.
5. Patrik Schick

Patrik Schick merupakan penyerang tengah asal Republik Ceko. Ia datang ke AS Roma pada Agustus 2017 sebagai pemain pinjaman dari Sampdoria. Pada Juli 2018, AS Roma akhirnya mempermanenkan status Schick dengan harga sebesar 42 juta euro atau saat ini sekitar Rp651 miliar.
Sayangnya, Schick tampil tak konsisten di AS Roma. Ia malah makin melempem. Schick sendiri mengakui dirinya belum siap mental untuk membela klub sekelas AS Roma.
Pada September 2019, AS Roma memutuskan untuk meminjamkan Schick ke RB Leipzig. Schick tampil lebih baik bersama RB Leipzig. Ia mampu mencetak 10 gol dan 3 assist dari 28 pertandingan di semua kompetisi.
Schick pun diminati Bayer Leverkusen. Pada September 2020, AS Roma resmi menjualnya ke Bayer Leverkusen dengan harga sebesar 26,5 juta euro atau saat ini sekitar Rp410 miliar.
Saat ini, Schick menjelma menjadi penyerang tengah berbahaya di Eropa. Pada 2021/2022 ini, ia telah mencetak 20 gol dan 3 assist dari 27 pertandingan bersama Bayer Leverkusen di semua kompetisi. Schick memiliki kontrak dengan Bayer Leverkusen hingga Juni 2025.
Dari deretan pemain di atas, hanya Edin Dzeko dan Patrik Schick yang masih aktif bermain. Namun, Edin Dzeko sudah memasuki usia senja. Masa pensiunnya juga makin dekat. Praktis hanya Patrik Schick yang masih memiliki masa depan panjang. Kini, mental Schick sudah makin terbentuk. Ia siap untuk membela klub yang lebih besar lagi.



















