Pesan Salah Untuk Liverpool: Tolong, Musim Depan Juara Lagi, Ya!

- Mohamed Salah resmi berpisah dengan Liverpool dan meninggalkan pesan agar klub kembali meraih gelar juara musim depan.
- Salah mengaku sangat emosional saat perpisahan di Anfield, menilai setiap momen bersama fans sebagai kenangan berharga.
- Didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah menutup kariernya di Liverpool dengan sembilan trofi dan status legenda klub.
Jakarta, IDN Times - Mohamed Salah akhirnya berpisah dengan Liverpool. Seiring kepergian sosok asal Mesir itu, sebuah pesan langsung hadir, yang bernada harapan sekaligus pengingat akan besarnya status 'The Reds'.
"Liverpool adalah klub terbaik di dunia ketika kamu mempersembahkan gelar untuknya, sekaligus yang terburuk ketika kamu tak dapat apa-apa. Jadi, tolong, musim depan juara lagi ya," ujar Salah, dilansir This Is Anfield.
1. Menang bersama Liverpool itu beda rasanya
Salah mengungkapkan, meraih sesuatu bersama Liverpool itu sangat berbeda dibandingkan klub-klub lain. Dia menyebut, bisa mendapatkan gelar dan menang laga bersama Liverpool adalah hal terbaik dalam hidup.
"Satu lagi yang ingin saya katakan, menjadi bagian dari Liverpool, memenangi gelar maupun laga untuk Liverpool, adalah hal terbaik yang bisa terjadi dalam hidup," kata Salah.
2. Emosionalnya Salah di momen perpisahan
Salah begitu emosional saat momen perpisahannya dengan fans Liverpool di Anfield. Air matanya bahkan perlahan jatuh kala fans menyanyikan'You'll Never Walk Alone' untuknya.
"Saya sangat mengapresiasi setiap momen yang saya alami di klub ini. Saya menikmati masa-masa saya bermain di sini, dan ini akan jadi kenangan manis yang bakal saya bawa di masa depan," kata Salah.
3. Dari diragukan, Salah menjelma legenda
Salah didatangkan Liverpool dari AS Roma pada awal musim 2017/18. Awal kedatangannya sempat memantik ragu, apalagi dia pernah gagal bersama Chelsea di Premier League.
Namun, yang terjadi sebaliknya. Sembilan musim di Liverpool, Mohamed Salah meraih sembilan gelar, termasuk trofi Premier League dan Liga Champions. Dia mencetak 257 gol dari 442 laga, pergi dari klub sebagai legenda.



















