Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil 3 Lawan Persib di Fase Grup AFC Champions League Two 2026/2027
Kondisi lapangan GBLA saat Persib melawan PSM, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Debbie Sutrisno)
  • Persib Bandung menghadapi FC Seoul, Melbourne Victory, dan The-Cong Viettel di fase grup ACL Two 2026/2027, dengan tiga lawan yang membawa karakter permainan berbeda.
  • FC Seoul mengandalkan pressing tinggi agresif dan serangan dari tengah maupun sayap, sementara Melbourne Victory menekankan pertahanan rapat, transisi cepat, duel udara, serta bola mati.
  • The-Cong Viettel bermain terstruktur dengan formasi 4-4-2, membangun serangan dari belakang dan memanfaatkan sisi kiri, sehingga Persib perlu mengantisipasi variasi ancaman ketiganya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Langkah Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dipastikan tidak akan mulus. Sang juara Indonesia tersebut harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh asal Korea Selatan, Australia, hingga sesama wakil Asia Tenggara, Vietnam. Mengusung misi kembali melangkah jauh di kompetisi Asia, Persib Bandung wajib mewaspadai ketiga pesaingnya.

1. FC Seoul mengandalkan strategi high-block pressing berintensitas tinggi ketika bertanding

Meski mengakhiri K.League 1 2025 di peringkat 6, FC Seoul tetap menjadi ujian yang akan menyulitkan Persib Bandung. Dilansir Chosun, juara K.League 1 sebanyak 6 kali tersebut memiliki skema permainan andalan yang berintensitas tinggi. Mereka menggabungkan variasi serangan berlapis dengan skema high-block pressing yang sangat agresif saat kehilangan bola.

Lebih jauh, pemain sayap seperti Anderson dan Jeong Seung Won kerap merangsek masuk dari sisi lapangan untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain. Ini membuat klub berjuluk Dark Red Warriors tersebut bisa menyerang dari tengah dan sisi sayap secara bersamaan. Kombinasi tekanan konstan ini dipastikan akan menguji daya tahan dan ketenangan lini belakang Persib sepanjang 90 menit.

Profil per September 2026

  • Manajer: Kim Gi Dong

  • Stadion: Seoul World Cup Stadium (66.704 orang)

  • Pemain andalan: Gu Sung Yun, Lee Seung Mo, Jeong Seung Won, Juan Antonio Ros, Hrvoje Babec

  • Rekrutan baru: Jeong Hyeon Woo, Kim Min Joon

2. Melbourne Victory memadukan para pemain veteran dan talenta lokal berkualitas dalam skuadnya

Lawan Persib selanjutnya datang dari Negeri Kanguru, Melbourne Victory. Mereka mendapat tiket ke fase grup ACL Two setelah mengunci peringkat empat A-League 2025/2026. Di bawah asuhan pelatih Giovanni Savarese, wakil Australia ini mengusung skema permainan yang mengutamakan efektivitas ketimbang penguasaan bola.

Berdasarkan analisis Sofascore, tim berjuluk Big V tersebut berfokus pada padatnya pertahanan dan transisi cepat ke area pertahanan tim lawan. Selain itu, mereka kerap menyajikan ancaman dalam situasi duel udara dan bola mati. Kombinasi para pemain veteran berpengalaman, seperti bek kanan Philipp Ziereis dan gelandang serang Juan Mata, dengan talenta lokal berkualitas membuat Melbourne Victory diyakini bisa berbicara banyak di fase grup.

Profil per September 2026

  • Manajer: Giovanni Savarese

  • Stadion: Melbourne Rectangular Stadium (30.050 orang)

  • Pemain andalan: Keegan Jelacic, Matthew Grimaldi, Santos, Jordi Valadon, Juan Mata

  • Rekrutan baru: Tom Lockyer, Philipp Ziereis, Harry Sawyer, Harry Shillington

3. The-Cong Viettel membangun serangan dari belakang sembari mencari celah di pertahanan lawan

Wakil Vietnam, The-Cong Viettel FC, lolos ke ACL Two 2026/2027 sebagai runner-up V.League 1 2025/2026. Dilansir Scouting Stats, tim asuhan Velizar Popov ini mengandalkan formasi 4-4-2 yang terstruktur. Prioritas mereka adalah membangun serangan yang terukur, tetapi tetap disiplin dengan menumpuk pemain di area tengah lapangan.

Saat menyerang, mereka memanfaatkan area sayap kiri yang ditempati oleh Phan Tuan Tai dan Trieu Viet Hung. Lebih jauh, gelandang Le Quoc Nhat Lam bermain cenderung lebih melebar untuk membantu aliran serangan di sisi kiri. Ini lantaran Popov meminta para bek dan gelandang bekerja sama untuk mengalirkan bola sembari mencari celah terbuka di lini pertahanan lawan. Tak pelak, klub berjuluk The Red Tornado ini berpotensi membuat tim-tim lawan kerepotan.

Profil per September 2026

  • Manajer: Velizar Popov

  • Stadion: My Dinh Stadium (40.200 orang)

  • Pemain andalan:

  • Rekrutan baru: Junior Brandao, Lawrence Caruso, Lucas Alves, Rimario Gordon, Trieu Viet Hung

Bisa dibilang, Persib menghadapi tiga tim dengan gaya bermain bervariasi di fase grup ACL Two 2026/2027. Mampukah anak asuh Igor Tolic tersebut meredam lawan dan kembali melaju ke babak gugur seperti yang mereka lakukan musim lalu? Yang jelas, Marc Klok dan kawan-kawan akan berusaha semaksimal mungkin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article