Audisi Umum PB Djarum 2026: Peraih Super Tiket di Kudus Sudah Muncul

- Memasuki hari keempat Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus, tim pencari bakat mulai mengantongi kandidat Super Tiket dari sektor putra berdasarkan skill, gaya bermain, postur, dan proyeksi perkembangan.
- Jethro Alexander Kemas, peserta KU-11 asal Palembang yang mengikuti audisi untuk ketiga kalinya, menang pada fase turnamen dan melaju setelah mengalahkan pemain yang menyingkirkannya tahun lalu.
- Tim pencari bakat juga menilai daya juang peserta, termasuk yang gugur di 32 besar; penerima Super Tiket diumumkan pada hari terakhir turnamen sebelum tahap karantina.
Jakarta, IDN Times - Perebutan Super Tiket dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus semakin mengerucut. Memasuki hari keempat yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (12/9/2026), sejumlah atlet muda mulai masuk radar tim pencari bakat.
Peluang mendapatkan Super Tiket tidak hanya terbuka melalui jalur turnamen. Peserta yang gagal melangkah lebih jauh tetap berpeluang mendapat Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat, khususnya bagi mereka yang dinilai memiliki potensi.
1. Hastomo Arbi sudah kantongi sejumlah kandidat

Semarak pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus. (Dok. Megapro) Legenda bulu tangkis PB Djarum sekaligus anggota Tim Pencari Bakat PB Djarum, Hastomo Arbi, mengatakan pengamatan terhadap para peserta dilakukan secara menyeluruh.
Selama empat hari berada di tepi lapangan dan menyaksikan langsung penampilan para pebulu tangkis muda, peraih Piala Thomas 1984 itu mengaku sudah mengantongi sejumlah bakat dari sektor putra.
"Saya mengantongi beberapa nama karena saya lihat skill mereka itu bagus sekali. Dari cara bertandingnya ada yang berbeda dari pemain lain dan juga dari postur tubuh," kata Hastomo dalam keterangannya.
Namun, kemampuan teknis bukan satu-satunya faktor yang menjadi pertimbangan. Tim Pencari Bakat juga melihat potensi perkembangan seorang atlet dalam jangka panjang.
"Tapi penilaian yang terpenting ialah bagaimana kami bisa memproyeksikan apakah mereka bisa diasah dan menjadi atlet berkualitas di masa mendatang," ujar Hastomo.
2. Jethro sudah tiga kali ikut audisi

Semarak pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus. (Dok. Megapro) Salah satu peserta yang mencuri perhatian pada fase turnamen Sabtu (12/9/2026) adalah Jethro Alexander Kemas. Atlet putra KU-11 asal Palembang itu berhasil meraih kemenangan dan melangkah ke babak berikutnya.
Bagi Jethro, tahun ini merupakan partisipasi ketiganya dalam Audisi Umum PB Djarum. Kemenangan kali ini terasa semakin spesial karena Jethro berhasil menaklukkan pemain yang mengalahkannya pada audisi tahun lalu.
"Saya sudah tiga kali ikut Audisi Umum PB Djarum. Waktu pertama kali ikut saya langsung kalah di pertandingan pertama. Tahun lalu sempat masuk karantina tetapi akhirnya gagal lolos karena waktu itu saya sakit, jadi kondisinya agak kurang maksimal," kata Jethro.
Jethro memiliki alasan kuat untuk terus mengejar kesempatan bergabung dengan PB Djarum. Dia ingin menjadi pemain hebat sekaligus membalas perjuangan orang tuanya yang selama ini mendukung kariernya di bulu tangkis.
"Saya mau masuk PB Djarum supaya bisa menjadi pemain hebat. Terus juga bisa bikin bangga orang tua yang sudah banyak berkorban untuk saya latihan bulu tangkis," tutur Jethro.
3. Daya juang peserta jadi sorotan

Semarak pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus. (Dok. Megapro) Dari sektor putri, anggota Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Maria Kristin Yulianti, juga mengaku sudah memiliki sejumlah pemain muda yang masuk dalam kandidat penerima Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat.
Menurut peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu, hasil pertandingan bukan satu-satunya dasar penilaian. Semangat dan daya juang peserta ketika berada di lapangan juga menjadi faktor penting.
"Biasanya, kandidat peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat ini berasal dari peserta yang gugur di babak turnamen di 32 besar. Kami melihat kerja keras dan daya juang mereka di lapangan, jadi tidak hanya hasil akhir semata," tutur Maria.
Rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus dimulai dengan fase screening pada Rabu (9/9/2026) dan Kamis (10/9/2026). Di tahap ini, para atlet muda akan diuji kemampuannya sesuai gender dan kategori usia melalui laga satu gim berdurasi 21 poin tanpa sistem deuce atau setting.
Selanjutnya, proses seleksi melaju ke fase turnamen yang dihelat selama tiga hari yakni Jumat (11/9/2026) hingga Minggu (13/9/2026). Di hari terakhir turnamen, akan diumumkan peserta yang berhak meraih Super Tiket dan meneruskan perjuangannya ke tahap karantina Audisi Umum PB Djarum 2026.




















