Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Musim Pertama Racing Santander Bermain di LaLiga sebagai Tim Promosi

8 Musim Pertama Racing Santander Bermain di LaLiga sebagai Tim Promosi
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/ksoni11)
  • Racing Santander kembali ke LaLiga 2026/2027 setelah terakhir tampil pada 2011/2012, melanjutkan sejarah delapan musim sebelumnya sebagai tim promosi.
  • Dari delapan musim promosi, Santander umumnya bertahan di LaLiga; satu-satunya degradasi langsung terjadi pada 1973/1974 setelah finis posisi 17 dari 18 tim.
  • Pencapaian terbaik sebagai tim promosi terjadi pada 1993/1994 dengan peringkat kedelapan, sedangkan musim promosi terakhir 2002/2003 berakhir di posisi 16 dari 20 peserta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Racing Santander kembali bermain di LaLiga Spanyol pada 2026/2027. Verdiblancos terakhir kali bertarung di kompetisi teratas pada 2011/2012. Sebelumnya, ada 8 musim ketika klub yang terbentuk pada 1913 itu berstatus sebagai tim promosi di LaLiga. Seperti apa hasilnya?

  1. 1. Racing Santander berakhir di posisi sepuluh di LaLiga 1950/1951

    Racing Santander merupakan salah satu peserta musim perdana LaLiga pada 1929. Mereka mampu bertahan selama sembilan edisi beruntun. Setelah terdegradasi pada 1939/1940, Santander kemudian kembali ke LaLiga pada 1950/1951 usai menjadi juara di kasta kedua pada musim sebelumnya. Santander lantas berhasil mengakhiri LaLiga 1950/1951 dengan cukup nyaman. Mereka bertengger di posisi sepuluh dari total 16 peserta.

  2. 2. Racing Santander menempati peringkat 12 di LaLiga 1960/1961

    Racing Santander tetap bermain di LaLiga dalam empat edisi LaLiga berikutnya setelah berstatus sebagai tim promosi pada 1950/1951. Mereka kemudian membutuhkan 5 musim untuk meraih tiket promosi. Santander kembali naik kasta dengan menjuarai Segunda Division. Santander lantas bertahan di LaLiga 1960/1961 dengan duduk di peringkat 12. Sayangnya, mereka tidak mampu menghindar dari degradasi pada 1961/1962 akibat berakhir di posisi 14.

  3. 3. Racing Santander terdegradasi sebagai tim promosi di LaLiga 1973/1974

    Setelah terlempar dari LaLiga pada 1961/1962, Racing Santander bermain di Segunda Division selama 9 musim beruntun. Mereka lantas naik kasta kembali usai berakhir di posisi ketiga. Sayangnya, Santander langsung terdegradasi lagi pada akhir kompetisi. Mereka berakhir di posisi 17 dari total 18 kontestan di LaLiga 1973/1974.

  4. 4. Racing Santander bertahan di LaLiga 1975/1976 berkat duduk di posisi 12

    Meski langsung terdegradasi pada 1973/1974, manajaemen Racing Santander mempertahankan Jose Maria Maguregui sebagai pelatih untuk mengarungi Segunda Division 1974/1975. Hasilnya, pria asli Spanyol tersebut berhasil membawa klub kembali ke LaLiga sebagai runner-up. Maguregui kemudian menempatkan Santander di klasemen akhir LaLiga 1975/1976 di posisi 12.

  5. 5. Racing Santander kembali berakhir di posisi 12 sebagai tim promosi di LaLiga 1981/1982

    Jose Maria Maguregui dicopot dari jabatan pelatih Racing Santander pada akhir 1976/1977 meski kembali mampu membuat klub bertahan di LaLiga. Keputusan ini terbukti keliru. Santander terdegradasi 2 musim kemudian. Moruca lantas membawa lagi Santander ke LaLiga pada 1981/1982. Seperti pada 1975/1976, Santander selamat dari degradasi sebagai tim promosi berkat berakhir di posisi 12. Sayangnya, Santander menjadi juru kunci di LaLiga 1982/1983.

  6. 6. Racing Santander menempati posisi sebelas di LaLiga 1984/1985

    Setelah Moruca dipecat pada akhir 1982/1983, manajemen Racing Santander kembali menunjuk Jose Maria Maguregui sebagai pelatihnya. Maguregui langsung membawa klub kembali ke LaLiga. Ia lantas berhasil memimpin Santander bertahan di LaLiga 1984/1985 usai berakhir di posisi sebelas. Naas, Maguregui dipecat untuk kedua kalinya akibat gagal menyelamatkan mereka dari degradasi pada 1986/1987.

  7. 7. Racing Santander berakhir di posisi delapan di LaLiga 1993/1994

    LaLiga 1993/1994 menjadi musim terbaik Racing Santander sebagai tim promosi. Mereka berhasil menembus peringkat kedelapan. Padahal, setelah terdegradasi pada 1986/1987, mereka bukan hanya turun ke kasta kedua, melainkan juga sempat merasakan level ketiga pada 1990/1991. Javier Irureta merupakan pelatih yang mempersembahkan pencapaian impresif ini.

  8. 8. Racing Santander duduk di posisi 16 di LaLiga 2002/2003

    Musim terakhir Racing Santander bermain di LaLiga sebagai tim promosi sebelum 2026/2027 terjadi pada 2002/2003. Saat itu, mereka berhasil naik kasta sebagai runner-up. Santander lantas hampir saja terdegradasi. Mereka berakhir di posisi 16 dari 20 peserta. Hasil ini diraih setelah manajemen mengganti Manolo Preciado dengan Chuchi Cos pada paruh kedua.

    Dari 8 edisi di atas, Racing Santander hanya pernah terdegradasi dari LaLiga sebagai tim promosi pada 1973/1974. Ini jelas menjadi sinyal yang positif untuk 2026/2027. Terlebih, mereka juga tampil cukup memuaskan selama 5 pekan pertama. Tim yang kini dilatih Jose Alberto Lopez tersebut meraih 2 kemenangan, 1 keimbangan, dan menelan 2 kekalahan. Lantas, mampukah Santander selamat dari degradasi pada akhir musim nanti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More