Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sejarah, Veda Ega Gabung Red Bull Blue and Silver Athlete

Sejarah, Veda Ega Gabung Red Bull Blue and Silver Athlete
Potret Veda Ega di atas lintasan. (Dok. Red Bull).
Intinya Sih
  • Veda Ega Pratama resmi bergabung dengan Red Bull Blue and Silver Athlete, menandai pencapaian bersejarah bagi pembalap muda asal Yogyakarta di dunia balap internasional.
  • Meski sibuk latihan setiap sore hingga malam, Veda tetap menyeimbangkan pendidikan dan karier balapnya demi hasil maksimal di musim 2026.
  • Debut Moto3 2026 berjalan impresif dengan finis kelima di Thailand, kini Veda fokus mempersiapkan diri untuk seri Brasil dan Amerika Serikat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta IDN Times - Pembalap muda potensial asal Yogyakarta, Veda Ega Pratama, baru saja menorehkan sejarah di dunia balap tanah air. Veda masuk dalam jajaran elite Red Bull Blue and Silver Athlete, sebuah ekosistem pembinaan olahraga kompetitif di dunia.

Pencapaian ini membuka jalan bagi Veda untuk sejajar dengan bintang dunia hasil didikan Red Bull, macam Marc Marquez. Namun, di balik senyum bangganya mengenakan logo banteng merah, terselip kisah perjuangan keras yang pernah ditempuh.

1. Pagi sekolah, sore digeber latihan balap

-
Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull).

Menjadi seorang pembalap memang cita-cita Veda sejak kecil. Karena itu, dia berlatih keras setiap harinya untuk mewujudkan impiannya tersebut, tanpa menomorduakan pendidikan, hingga sampai saat ini.

Rider berusia 17 tahun harus melahap pelajaran sekolah pada pagi harinya, kemudian menggeber motor pada sore hari. Pola latihan itu berulang setiap hari, demi memantapkan hasil musim 2026.

"Saya berlatih keras, bahkan saat musim dingin. Namun, saya tetap harus bersekolah di pagi hari. Jadi, saya baru mulai berlatih dari sore hingga malam hari. Sekolah bukan alasan untuk tidak berlatih maksimal," ujar Veda Ega dalam keterangan resminya.

2. Veda merasa bersyukur

-
Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull).

Bagi Veda, menjadi bagian dari Red Bull Blue and Silver bukan sekadar untuk gaya-gayaan. Atribut tersebut bak sebuah simbol pengakuan global atas bakatnya dalam mengendarai si kuda besi di atas lintasan.

"Banyak mungkin yang bermimpi untuk menjadi atlet Red Bull Blue and Silver, dan itu juga mimpi saya dari kecil. Mimpi saya terwujud. Pastinya ini membuat saya lebih bersemangat lagi untuk latihan dan meraih mimpi-mimpi lain," kata Veda Ega.

3. Debut solid di Moto3, kini tatap seri Brasil

-
Potret Veda Ega di atas lintasan. (Dok. Red Bull).

Kerja keras Veda langsung membuahkan hasil positif pada laga debutnya di Moto3 2026. Ia finis di posisi kelima saat mengaspal di seri pembuka, Thailand, awal Maret lalu.

Fokus Veda tahun ini adalah bersaing di baris depan Moto3. Kini, ia tengah mempersiapkan diri untuk seri berikutnya di Brasil pada 20–22 Maret 2026 dan Amerika Serikat pada 27-29 Maret 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More