Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Timur Tengah Panas, FIFA: Kami Tak Tahu Urusan Geopolitik

Timur Tengah Panas, FIFA: Kami Tak Tahu Urusan Geopolitik
Presiden FIFA Gianni Infantino. (instagram.com/fifaworldcup)
Intinya Sih
  • Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa FIFA tidak terlibat dalam urusan geopolitik dan hanya berfokus mempromosikan sepak bola sebagai sarana persatuan dan kemanusiaan.
  • Infantino menyampaikan doa serta empati bagi korban konflik di Timur Tengah, menekankan peran sepak bola untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai.
  • FIFA melalui Sekjen Mattias Grafstorm menegaskan fokus utama mereka adalah memastikan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 berjalan aman meski situasi politik antara AS dan Iran memanas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden FIFA Gianni Infantino tampak tak mau terlibat banyak soal panasnya konflik di Timur Tengah saat ini. Malah, dia menegaskan pihaknya bukan penyelesai masalah geopolitik.

"FIFA itu tak bisa menyelesaikan masalah geopolitik. Tapi, kami bisa dan harus mempromosikan sepak bola sebagai olahraga pemersatu, mendidik, dan penuh nilai kemanusiaan," ujar Infantino, dilansir BBC.

1. FIFA tetap mendoakan mereka yang berkonflik

Meski tak bisa menyelesaikan masalah geopolitik, Infantino tetap menyampaikan duka sekaligus doa bagi mereka yang terdampak di konflik Timur Tengah. Sepak bola siap hadir untuk mempersatukan dan mendamaikan.

"Kami turut berduka dan mendoakan mereka yang menderita akibat konflik yang terjadi di dunia dalam beberapa minggu terakhir. Sepak bola siap hadir untuk mendamaikan dan mempersatukan," kata Infantino.

2. FIFA sempat bungkam

Sebelumnya, FIFA melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) mereka, Mattias Grafstorm, enggan berkomentar terkait serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, yang berujung panasnya Timur Tengah.

"Masih terlalu dini untuk berkomentar secara rinci. Saat ini, kami memantau perkembangan terkait semua isu di seluruh dunia, termasuk soal isu di Timur Tengah (antara Israel, AS, dan Iran)," ujar Grafstorm, dilansir ESPN FC pada Sabtu (28/2/2026).

3. FIFA tetap berfokus pada Piala Dunia yang aman

Lebih lanjut, Grafstorm mengungkapkan sekarang fokus FIFA adalah bagaimana caranya mempersiapkan Piala Dunia yang aman di AS nanti. Apalagi, Iran dan AS juga merupakan kontestan di ajang tersebut.

"Kami mengadakan undian final di Washington di mana semua tim berpartisipasi, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan partisipasi semua tim," kata Grafstorm.

Buntut konflik Timur Tengah ini, AS dan Iran disorot sebab mereka adalah peserta Piala Dunia 2026. Sontak, hal ini membuat FIFA harus memutar otak, meski Iran sempat mempertimbangkan akan mundur.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Sport

See More