Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
UEFA Investigasi Aksi Neto Dorong Ballboy saat Chelsea Dipermak PSG
ilustrasi Stamford Bridge (pexels.com/gina-bichsel)
  • Pedro Neto diduga mendorong ballboy PSG saat laga Chelsea vs PSG, memicu keributan di pinggir lapangan pada masa injury time.
  • UEFA membuka investigasi terhadap Neto atas dugaan pelanggaran disiplin sesuai Pasal 15 ayat 1a Kode Disiplin UEFA, dengan ancaman larangan bermain satu laga.
  • Neto mengakui kesalahannya dan meminta maaf langsung kepada ballboy, bahkan memberikan jersey sebagai bentuk penyesalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Insiden dorongan winger Chelsea, Pedro Neto, kepada ballboy Paris Saint-Germain dalam duel di Parc des Princes, pada Kamis dini hari WIB (12/3/2026), berbuntut panjang. Neto kini diinvestigasi oleh Komisi Disiplin UEFA atas tindakannya mendorong ballboy tersebut.

Neto memang tak dihukum wasit atas insiden itu. Namun, UEFA menilai adanya pelanggaran disiplin dalam aksinya dan mau melakukan klarifikasi atas tindakannya.

1. Sempat picu keributan

Insiden bermula ketika Neto mencoba mengambil bola yang keluar dari lapangan dengan cepat. Namun, dia merasa upayanya terhalang ballboy, dianggap terlalu lama memberikan bola. Tiba-tiba, dia mendorongnya hingga terjatuh ke papan iklan dan menciptakan keributan di pinggir lapangan pada masa injury time.

Melihat ballboy didorong, para pemain PSG mengerubungi Neto. Mereka kesal dan mendekati Neto. Situasi sempat memanas karena para pemain tuan rumah tidak terima, melihat ballboy didorong.

2. UEFA langsung gelar penyelidikan

UEFA langsung menggelar penyelidikan atas aksi Neto. Mereka menduga Neto telah melanggar Pasal 15 ayat 1a Artikel V Kode Disiplin UEFA.

"Proses investigasi terhadap pemain Chelsea, Pedro Lomba Neto, telah dimulai atas perilaku tidak sportif, sesuai dengan Pasal 15 ayat 1a Artikel V Kode Disiplin UEFA," begitu pernyataan UEFA.

Dengan dugaan pelanggaran itu, Neto terancam hukuman larangan bermain selama satu laga. Artinya, dia bisa saja absen ketika Chelsea menjamu PSG di leg 2 babak 16 besar Liga Champions pekan depan.

3. Neto sudah minta maaf

Pria Portugal itu akhirnya mengakui tindakannya salah. Dia meminta maaf kepada ballboy tersebut karena sudah melakukan tindakan yang tak patut.

"Saya bukan orang seperti itu. Saya memang menyakitinya dan langsung minta maaf. Setelah laga, saya sudah berbicara dengannya dan memberikan jersey sebagai bentuk permintaan maaf," ujar Neto dilansir TNT Sports.

Editorial Team