Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hal yang Bikin HP Kamu Diretas, Jangan Asal Instal Aplikasi

5 Hal yang Bikin HP Kamu Diretas, Jangan Asal Instal Aplikasi
ilustrasi peretasan (unsplash.com/Mika Baumeister)
Intinya Sih
  • Peretasan HP bisa terjadi karena keamanan perangkat yang lemah dan kebiasaan pengguna yang kurang hati-hati dalam menginstal aplikasi atau membuka situs mencurigakan.
  • Lima penyebab utama HP diretas meliputi instal aplikasi sembarangan, unduh berkas bajakan, klik link mencurigakan, buka file asing, serta keamanan akun yang lemah.
  • Pencegahan peretasan bergantung pada pengguna dengan cara menjaga kehati-hatian, memperkuat kata sandi, dan hanya menggunakan sumber aplikasi terpercaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Penyerangan siber atau peretasan menjadi hal yang ditakuti oleh banyak orang. Peretasan tidak menyerang secara fisik, tetapi efek yang diakibatkan bisa sangat fatal. Salah satu perangkat yang rentan terhadap peretasan adalah HP atau smartphone. Hal tersebut bisa terjadi karena keamanan di HP tak sekuat di komputer.

Ada beberapa hal yang bisa bikin HP kamu diretas, seperti menginstal aplikasi sembarangan dan masuk ke situs web mencurigakan. Semua hal tersebut memang bisa dicegah, tapi pencegahan sangat bergantung pada pengguna itu sendiri. Masih bingung gimana cara mencegah peretasan di HP? Sebelum itu, kenali dulu lima hal yang bikin HP kamu diretas.

1. Instal aplikasi sembarangan

ilustrasi instal aplikasi
iilustrasi instal aplikasi (unsplash.com/Viralyft)

Laman dfndr menerangkan bahwa menginstal aplikasi sembarangan (dari luar App Store atau Google Play Store) sangat berisiko dan tidak aman. Beberapa risikonya adalah risiko keamanan dan kemungkinan aplikasi disusupi malware atau virus. Alhasil, HP bisa diretas, data pribadi dicuri, bahkan HP kamu bisa diambil alih oleh pihak luar. Jika ingin menginstal aplikasi dari pihak luar, kamu harus memperhatikan tiga hal, yaitu unduh dari situs web terpercaya, baca review pengguna, dan segera hapus aplikasi jika terindikasi ada kegiatan mencurigakan.

2. Mengunduh berkas bajakan

ilustrasi mengunduh file
ilustrasi mengunduh file (unsplash.com/Zulfugar Karimov)

Pembajakan menjadi masalah digital yang sangat serius. Pembajakan adalah kegiatan ilegal karena melanggar hak cipta dan secara langsung merupakan pelanggaran hukum. Bagi pengguna HP, mengunduh berkas bajakan seperti video, foto, dan software juga sangat berisiko. Dilansir SecureITWorld, berkas bajakan bisa menjadi alat bagi peretas untuk melakukan peretasan. Mereka bisa membobol keamanan perangkat hingga mencuri data pribadi dari HP kamu. Situs web bajakan juga sangat berbahaya, bahkan jika kamu tidak mengunduh apa pun.

3. Mengekllik link mencurigakan

ilustrasi link mencurigakan
ilustrasi link mencurigakan (unsplash.com/Erik Mclean)

Di internet ada banyak link mencurigakan yang bertebaran. Semua link tersebut bisa disembunyikan lewat postingan media sosial, video di internet, hingga dikirim secara langsung lewat email atau SMS. Ketelitian pengguna menjadi benteng utama untuk mencegah kehadiran link mencurigakan. Dilansir CyberPilot, jika kamu mengeklik link mencurigakan, maka malware, ransomware, dan virus akan dengan mudah masuk ke perangkat. Link mencurigakan hadir dalam berbagai bentuk, seperti link scam hingga phishing.

4. Membuka berkas mencurigakan dari orang asing

ilustrasi membuka file
ilustrasi membuka file (unsplash.com/Docusign)

Modus penipuan, peretasan, dan pencurian data sudah naik ke level yang lebih tinggi. Laman Cyber Academy menjelaskan kalau terdapat satu modus yang sedang marak, yaitu peretasan lewat berkas atau file mencurigakan yang dikirim lewat WhatsApp. Biasanya, berkas tersebut akan dikirim oleh nomor asing atau bahkan melalui kontak WhatsApp. Formatnya beragam, mulai dari foto (.jpg) hingga aplikasi (.apk). Saat berkas tersebut dibuka, HP menjadi eror, rusak, diretas, sampai mati total. Modus ini umumnya menyasar pengguna yang gagap teknologi (gaptek) seperti orang tua.

5. Keamanan akun yang lemah

ilustrasi situs web
ilustrasi situs web (unsplash.com/V H)

Smartphone modern selalu terhubung dengan akun, entah itu media sosial, email, atau game. Akun dilindungi oleh beberapa hal, seperti enkripsi, verifikasi dua langkah, hingga kata sandi yang kuat. Peretas mampu meretas akun dan mengendalikan HP menggunakan akun tersebut. Untuk itu, keamanan akun harus diperkuat. Dilansir VERVOCITY, salah satu caranya adalah dengan menggunakan kata sandi yang kompleks. Gunakan perpaduan antara huruf kapital, angka, hingga tanda seru. Hindari kata sandi sederhana seperti 1235678, nama kamu, atau tanggal lahir.

Keamanan siber merupakan hal yang penting bagi semua pengguna HP. Jika gak tahu hal yang bikin HP kamu diretas dan tidak hati-hati, peretasan bisa dengan mudah terjadi. Pengguna yang bijak akan mengamankan HP dengan berbagai cara. Ketelitian dan kecermatan juga harus menjadi tumpuan. Keamanan HP juga sangat bergantung pada kebiasaan dan bagaimana pengguna menggunakan HP-nya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More